11.

7.3K 264 1

Hari ini adalah hari pertunangan antara Aurel Dan Kafka.

"aurel,nanti kamu pakai baju yang bunda siapin ya. nanti kamu terserah mau makeup atau ga. ingat ya jam 7kita udah harus siap semuanya" ucap bunda nya

"iya bun" aurel hanya pasrah saja. ia masi tidak yakin dengan semuanya tapi mau bagaimana lagi,nasi telah menjadi bubur.

sekarang sudah jam 6, orang orang dirumah sibuk menyiapkan segalanya. dirumah juga ada Bang Davin,Tasya,dan bila. mereka ingin membantu katanya.

ohiya,waktu aurel menceritakan semuanya kepada tasya dan bila,mereka kaget dan shock. mereka tidak menyangka kalau aurel akan menikah dengan orang yang tiap harinya beradu mulut dengan aurel, tapi mereka tetep men-support aurel,mereka yakin aurel pasti bisa menghadapi semuanya.

aurel yang tengah sibuk menonton film,ia mendengar hpnya berbunyi karna ada telp dari Mba rini.

"halo mba" ucap aurel

"bu,hari ini tunangan ya? maaf ya bu,saya tidak bisa hadir di hari special ibu" ucap mba rini

"today is a bad day,mba bukan special day. btw kenapa gabisa hadir?" ucap aurel

"adik saya sakit bu,dirumah tidak ada yang menjaganya. kan gamungkin saya tinggal sendiri bu, tapi tenang. saya sudah menyiapkan sesuatu buat ibu" ucap mba rini

"apa itu?" tanya aurel penasaran

"tunggu aja bu,nanti saya minta anterin go*ek ya hehehe"ucap mba rini sambil tertawa

"ah aneh aneh aja mba" ucap aurell tertawa

"hahaha,sekali lagi saya minta maaf ya bu" ucap mba rini

"iya gapapa. makasi ya mba" ucap aurel dan menutup telfon nya.

sekarang waktunya aurel untuk bersiap siap,aurel langsung bangkit dari tempatnya dan masuk kekamar mandi.

setelah 20menit dikamar mandi,aurel keluar dan berpakaian. aurel hanya bermakeup tipis saja.

sekarang sudah jam7,namun keluarga aditama belum juga datang. semua orang sudah menunggu.

Kafka Pov.

"maa,sepatu kafka dimana?"ucap kafka yang tengah sibuk mencari sepatunya

"yaampun kafka,kita ini udah telat, kamu si bukannya dari tadi juga disiapin semuanya.kamu malah main game gaingat waktu. udah kamu pakai aja itu sepatu kamu yang warna hitam" omel mamanya

"papa ayo,berangkat" teriak mamarose

"okey,let's go!" ucap papa kevin

"kafka,kamu udah bawa cincinnya kan?" tanya mamanya

"udah" ucap kafka dan langsung menaiki mobil nya. semua kembali hening. sampai 20menit perjalanan mereka telah sampai dikediaman Baer.

"Selamat Datang" ucap ayah aurel

"terima kasih" ucap papa

"ayo silahkan masuk semuanya" ucap bunda aurel sambil tersenyum

"gamteng sekali kamu malam ini kafka" ucap bunda aurel

"makasi bun" ucap kafka sambil tersenyum

kafka tidak melihat adanya aurel diruang tamu. mungkin dia sedang bersiap siap.

kok gue gugup ya,batin kafka

"sebentar ya,saya panggilkan aurel dulu"ucap bunda

"iyaa" ucap mama

bundanya pun langsung naik keatas dan mengetuk ngetuk pintu kamar aurel.

tak lama kemudian aurel turun memakan dress berwarna biru,dengan rambut yang sudah ditata rapi,punggungnya yang mulus  sangat terlihat,ditambah dengan dress nya yang indah dan dipakai oleh wanita cantik seperti aurel

gila anjir,cantik bgtt.batin kafka

kafka melihat aurel dari atas sampai bawah tak berdekip membuatnya tidak sadar dengan semua orang yang ada disekitarnya

"hei,kedip dong. kesambet kamu entar" ucap mama

"gapernah liat bidadari si dia,makanya kaya gini" ucap papa

"engga ih" ucap kafka tak terima

semua orang hanya tertawa melihatnya. aurel hanya diam saja karna aurel merasa deg deg an.

"mari kita mulai saja" ucap bunda dan diangguki semua orang

setelah itu kafka memakaikan cincin kepada aurel,begitupun sebaliknya.

Aurell pov.

aurel sudah terikat dengan kafka walaupun belum sah. sebentar lagi aurel akan menjadi milik kafka sepenuhnya.

"minggu depan kalian akan menikah" ucap bunda yg membuat aurel kaget. kafka yang mendengarnya hanya diam saja.

kafka juga kaget,tapi dia tidak sekaget aurell.

"bun,aurel itu masi sekolah loh. masa iya uda nikah aja si" keluh aurel

"5bulan lagi,kamu udah lulus aurel,jadi lebih cepat lebih baik." ucap bunda

"soal kebutuhan kalian nanti,ayah sama papa yang bakal menuhin semuanya. tapi kalau kafka udah kerja diperusahaan,ayah sama papa sudah tidak bisa memenuhi kalian lagi" ucap ayah

"tempat tinggal sudah papa siapin juga. tapi kalian belum bisa melihatnya sekarang. tunggu  nanti setelah kalian sudah menikah" ucap papa dan diangguki semua orang. aurel dan kafka hanya diam saja mendengarkan.



SELAMAT MEMBACA!
JANGAN LUPA VOTE YA!
ILOVEU!

maafin ya kalau ceritanya ini gajelas,banyak typo,bertele tele,ganyambung,dan sebagainya. kalau kalian
punya saran. kalian bisa kok komen dibawah ini!

terima kasih!

 MY EVERYTHINGTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang