Su Xiaomi begitu mencintai Yanyan. Itu lah faktanya. Yanyan sudah seperti pusat kehidupannya. Setiap hari kesehariannya selalu saja berada disekitar Yanyan. Tapi Xiaomi ini,setiap hari menjadi semakin tidak bisa diatur. Seperti hari ini,Xiaomi terlihat sibuk dengan teman temannya bermain mahjong. Ia tidak bisa menolaknya,ia terlalu bosan dirumah sendirian. Selama beberapa hari karena Yanyan sibuk keluar kota,Xiaomi pun diam diam sering keluar rumah untuk bermain. Tapi jangan lupakan siapa Yanyan,sudah pasti ia memiliki banyak mata-mata untuk mengawasi tingkah laku Xiaomi walaupun ia sedang berada di luar kota.
Hari ini Xiaomi sedang beruntung. Terdengar suara pintu yang diketuk. Teman Xiaomi yang duduk dekat dengan pintu pun segera bergegas membukakan pintu. Ketika pintu dibuka,terlihat seorang pria tampan berdiri didepan pintu.
"Apa Xiaomi disini?!",tanya Yanyan dengan nada suara kesal."Kau sampai harus pergi sejauh ini hanya untuk bermain mahjong Xiaomi??",gerutu Yanyan.
Pria yang membukakan pintu untuk Yanyan terlihat kaget. Ia dengan segera menunjuk kearah Xiaomi duduk yang terlihat sedang senang bermain mahjong. Xiaomi tidak melihat kalau yang datang adalah Yanyan karena saat itu posisi duduknya membelakangi pintu. Xiaomi terlihat menyipitkan matanya sedikit memilih kartu yang akan ia gunakan. Ia tidak menang dengan kartunya tapi ia terlihat bersemangat.
Yanyan kini sudah berdiri tepat di belakang Xiaomi. Menatap tajam kearah Xiaomi.ketiga pemain lainnya terus berusaha memberikan tanda pada Xiaomi,tetapi Xiaomi sepertinya tidak sadar dengan tanda yang mereka berikan. Salah satu dari teman Xiaomi itu mengenal Yanyan,dengan terbata bata ia pun memanggil Xiaomi,
"Su..Xiao..Mi.,yan..yan.."
"Yan?apa yang Yan?! Jangan menyebut nama itu ketika kita sedang bermain,itu akan membuat mood ku jelek. Bukannya aku bersikap sombong,walaupun ia berdiri dibelakang ku sekalipun,aku akan..."
"Akan apa?",tanya Yanyan.
Su Xiaomi terlihat terkejut. Kedua bola matanya melebar dan punggungnya mulai terasa gemetar. Ia mencoba untuk memasang wajah ceria dan berbalik menghadap Yanyan.
"Aku merindukanmu!! Bagaimana kau bisa tau kalau aku sedang merindukan mu? Ketika aku sedang memikirkan mu,eh kau sudah muncul disini."
"Bermain Mahjong?"
"Aku hanya sedang berusaha untuk menang banyak untuk mu"
Yanyan mencubit pipi Xiaomi.
"Aku lihat kau sepertinya begitu bersemangat"
"Tidak~ aku begitu rendah hati."
Yanyan menarik Xiaomi keluar dari tempat tersebut dan dengan garang memperingati ketiga teman Xiaomi yang berada disitu,
"Jika diantara kalian berani mengajak dia bermain lagi,meja mahjong ini,aku akan membuat kalian menelannya nanti. Kalian dengar?!"
Ketiga teman Xiaomi tersebut pun mengangguk ketakutan. Xiaomi mengusap usap pipinya yang sakit karena cubitan Yanyan tadi.
"Akhir akhir ini kau begitu sibuk bekerja. Kau bahkan tidak punya waktu bersama dengan ku. Aku sangat bosan dirumah jadi aku mencari kesibukan lain sehingga aku tidak akan begitu merindukan mu."
Xiaomi cepat cepat memberikan alasan pada Yanyan agar Yanyan tidak memarahi nya lagi.
"Kau ingin aku temani kemana?"
KAMU SEDANG MEMBACA
[Spesial Chapter] I Want To Be Your Man (Bahasa Vers) (boyxboy)
FanfictionSpesial Chapter from I Want To Be Your Man ^^ hope you all enjoy it ^^ Author : Angelina Bahasa trans : Reiichunnie
![[Spesial Chapter] I Want To Be Your Man (Bahasa Vers) (boyxboy)](https://img.wattpad.com/cover/83720461-64-k47068.jpg)