6

971 156 11


Sehun pun berjalan sekitar hotel bersama krystal "dokter jung kau tidak menanyaiku sesuatu mungkin untuk bahan observasimu? Kau sedang tidak makan gaji buta kan??"ucap sehun, "ahh.. itu sebenarnya banyak sajangnim, aku pikir sajangnim keberatan jika saya bertanya lebih dalam jadi saya tidak berani bertanya" cengir krystal, sehun menghentikan langkahnya menatap krystal "itu tugasmu.. aku tidak keberatan karena aku ingin sembuh dokter jung"ucap sehun "baiklah saya akan menanyai beberapa hal di waktu senggang sajangnim.." jawab krystal tersenyum "kita bisa melakukannya dengan percakapan sebelum tidur dokter jung" ucap sehun lalu kembali berjalan


"Kau kira aku istrimu?? Apa apaan ini? Batin krystal mengumpat



"Maksud sajangnim?"tanya krystal tersenyum kikuk "yeahh kita lakukan percakapan sebelum kita tertidur"  jawab sehun yakin "kita?? Hahaha sajangnim seperti aku tidak bisa tidur dengan anda lagi" ucap krystal tersenyum kaku "kau bisa.. nyatanya kau kesiangan dokter jung.. itu apa namanya jika bukan tidur" ucap sehun ketus "tapi lelaki dan perempuan tidak bisa tidur bersama tanpa ada hubungan sajangnim, dan kita tidak bisa" tegas krystal "kita sedang dalam hubungan juga dokter jung, kau dokterku dan aku pasien" ucapan sehun membuat krystal menarik nafasnya agar lebih kuat menghadapi bossnya ini

"bukan hubungan pekerjaan seperti ini mksud saya sajangnim" ucap krystal mencoba rileks "lalu seperti apa?"ucap sehun penasaran "mksud saya suami istri, sajangnim tau kan orang yang sudah menikah mereka berhak tidur bersama karena sudah sah dimata tuhan dan yeahhh kita tidak bisa tidur bersama karena anda bukan suami saya" jawab krystal jelas, sehun diam sejenak

"kalo begitu menikah saja denganku dokter jung" jawab sehun tenang tanpa ekspresi apapun berbanding terbalik dengan ekspresi krystal yang ingin mengumpat dan terkejut "tapi sajangnim.. menikah itu~~~" drttt.. drtttt ...drtt  belum sempat krystal menyelesaikan ucapnnya ponsel sehun berbunyi dan membuat sehun menjauh dari krystal untuk mengangkat panggilan ponselnya

"Arghhhh... benar2 sebenarnya ada kelainan apa lagi dengan iblis itu" garutu krystal

Sehun mengangakat telfonnya "tuan dirumah kedatangan nyonya kim, dia ingin tinggal disini" ucap bibi song disambungan telfon "baiklah biarkan saja dia" jawab sehun menutup telfonnya. Nyonya kim adalah ibu tiri sehun, sehun kembali menghampiri krystal

"Dokter jung, untuk besok libur saja" ucap sehun membuat krystal sedikit bingung "benarkah?? Anda mengijinkan saya? Kalo begitu bolehkah saya berenang di kolam anda seharian" saut krystal antusias memiliki waktu luang dan menikmati fasilitas  apartement sehun "tidak bisa, mksudku kau libur sekaligus kau tidak tidur ditempatku untuk sementara"   jawaban sehun menohok krystal


"Apa barusan dia mengusirku?" Gerutu krystal dalam hati

"Baiklah aku akan pergi sajangnim, tapi bisakah saya tau alasannya?? Anda menyuruhku datang dan pergi seperti ini saya bingung" ucap krystal tersenyum paksa "tentu saja aku memberimu libur bukan?? 3 hari saja setelah itu kembali bekerja"jawab sehun "tapi ini terlalu mendadak, saya--" ucapan krystal terpotong oleh sehun "bisakah kau turuti saja apa perintahku? Seseorang akan tinggal bersamaku dan situasinya tidak memungkinkan kau juga tinggal denganku" jawab sehun dingin lalu meninggalkan krystal



"INI PASTI KEKASIHNYA. BENAR INI KEKASIHNYA DAN LIHAT AKU SEPERTI MENDAPAT PERAN SIMPANANNYA" batin krystal


Sehun dan krystal dalam perjalanan untuk pulang tidak ada percakapan lagi antara mereka, sehun lebih memilih diam dan sampailah mereka, krystal hendak masuk appartement sehun namun ditahan oleh sehun "kau langsung pergi saja"ucap sehun dingin "tapi sajangnim.. biarkan saya mengambil barang saya, nanti dia curiga bukan jika ada barang saya"ucap krystal bisik2



"bahkan diriku sudah berperan layaknya simpanan iblis ini" grutu krystal dalam hati "curiga apa?? Itu tidak perlu kau pergi saja, ingat kembalilah kalau sampai kau kabur.. kau akan menyesal seumur hidup sampai 7 turunanmu mengerti??" Ancam sehun membuat krystal menelan ludahnya kasar "ahhh saya akan kembali" jawab krystal berusaha tersenyum sehun menganggukan kepalanya lalu keluar dari mobil "sekertaris jang akan mengantarmu pulang, dan ini pakailah sesukamu jika pakaian atau keperluanmu di rumahku belilah jadi tidak ada alasan kau mengambil barangmu mengerti?"ucap sehun memberikan kartu creditnya


"Diriku terlihat seperti jalang dimatanya, presetan dengan anggapan itu yang terpenting aku bisa membeli novel sebanyak yang kumau sekarang hahahahaha" batin krystal senang



"Terimakasih sajangnim, aku boleh membeli apapun dengan ini??"ulang krystal senang "hmm.. setelah itu aku akan memotong gajimu" ucap sehun ketus membuat krystal shock "kau perhitungan sekali sajangnim"protes krystal tanpa sadar "aku bercanda.. pakailah anggap hadiah dariku" ucap sehun dingin lalu pergi masuk kdalam rumahnya


"Kenapa sekertaris jang tidak bersamamu" sapa nyonya kim begitu sehun masuk "bukan urusanmu.. jadi apa yang membuatmu kemari?"ucap sehun ketus dab hanya dibalas senyum oleh nyonya kim "santai sedikit nak... kita masih memiliki banyak waktu untuk ini, bagaimana kabarmu?" Sehun melewati nyonya kim dingin,nyonya kim masih berusaha menahan emosinya melihat sikap dingin sehun



"Untuk apa ini semua??"tanya sehun setelah melihat hidangan makan malam yang tersaji di meja makan "ini hidangan makan malam untuk tuan, nyonya kim memasaknya sendiri tuan"jawab bibi song "kau yang membuatnya?"tanya sehun dingin menatap nyonya kim "tentu.. kemarilah nak kita makan bersama" jawab nyonya kim tersenyum "buang ini semua.. dan pastikan tidak ada yang memakannya kucing sekalipun, kita tidak tau apa yang dicampurkan wanita ini pada makanannya"ucap sehun ketus lalu pergi ke kamarnya "APA MAKSUDMU HUH!! AKU TIDAK MENCAMPURKAN RACUN ATAU SEMACAMNYA" teriak nyonya kim emosi





Nyonya kim pergi menyusul sehun dengan amarah "sehun.. !! Kau kira kau siapa huh? Berani sekali berbuat sesukamu padaku, kau tidak ingat siapa yang mengurusmu saat ayahmu yang penyakitan itu tak berdaya" ucap nyonya kim emosi dan menerobos masuk kamar sehun "jangan membuat diriku semakin ingin membunuhmu saat ini"jawab sehun "apah? Kau ingin membunuhku hahaha yang benar saja.. bagaimana kau bisa membunuhku sehun? Kau itu lemah dan begitu menyayangiku saat kau masih kecil kau tidak bisa membunuhku"jawab nyonya kim tertawa "aku tidak hidup di masa lalu, tentu aku bisa membunuhmu dengan mudah tapi aku tidak menginginkannya aku lebih suka proses daripada instan, jadi bersiaplah"jawab sehun tenang lalu meninggalkan ruangan






"Aku dengar dari woobin kau memiliki kekasih? Aku penasaran dengannya"ucap nyonya kim tersenyum sinis,sehun menghentikan langkahnya dan menghadap nyonya kim "kau ingin menggertakku huh? Semenjak kejadian itu aku tidak takut kehilangan siapapun, terserah apa yang kau lakukakn aku tidak peduli" ucap sehun mencoba tenang





"Bagaimana aku membunuhnya? Dalam kurun waktu 3 hari ini. Aku selalu menantikannya" batin sehun lalu pergi dari ruangannya















Tbc



Lama gak up..

Makasih yg udah vote comment di part sebelumnya y... 😄😄😄😄

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!