4

1K 200 10



Krystal masih mencoba mencerna kata2 dari sehun sampai tak sadar sehun menggandeng tangannya menjauh dari woobin. "Jangan katakan pada siapapun terutama dia" ucapan sehun membuat buyar lamunan krystal. "Huh? Maksud sajangnim??"ucap krystal, sehun pun menghentikan langkahnya menatap krystal  "jangan katakan kau dokter pribadiku, dia tidak boleh melihatku lemah, bukan hanya dia berlaku untuk semuanya kau mengerti??"krystal pun mengaggukan kepalanya "tapi dokter rumah sakit sudah tau bukan sajangnim membutuhkan dokter pribadi apa itu tidak masalah" tanya krystal lagi. "Kau ingin aku mengucapkannya juga di depan mereka kalau kau kekasihku??"balas sehun kembali fokus pada tab nya




"Apa kedengaran sperti itu?? Bukan maksudku begitu. Sajangnim meledekku atau apa? Jangan2 dia sedang mengsalah artikan mksudku dia bilang pada siapapun bukan?wajar aku bertanya" batin krystal




"Emmm dokter jung" panggillan sehun membuyarkan lamunan krystal. "Ahh iya sajangnim.." jawab krystal sedikit terkejut "mari kita bicarakan ini" ucap sehun dingin membuat krystal semakin bingung menatap sehun "bicarakan apa sajangnim??"ulang krystal bingung. "kita bicarakan ini pada dokter di rumah sakit kau kekasihku" ucapan sehun membuat krystal krystal terkejut. "Ahhhh sajangnim.. yang ku ucapkan tadi aku hanya bertanya saja, kita tidak perlu melakukannya mana mungkin itu terjadi intinya saya sadar diri sajangnim hahahaha sajangnim anda mempunyai humor yang bagus" ucap krystal sambil tertawa garing



"Tak kusangka sajangnim mengsalah artikan apa yang kuucapkan. Benar dia pasti hanya mengerjaiku saja" batin krystal




"Aku serius.. aku memikirķannya tiba tiba saat kau bertanya, aku tidak bisa percaya pada mereka semua juga dan aku tidak bisa menjamin mulut mereka, aku akan memberitahukan kau kekasihku sejak lama kalau begitu" ucap sehun membuat krystal panik "ahhh sajangnim.. bukankah ini terlihat memaksa, sajangnim juga harus butuh persetujuanku bukan??" ucap krystal menahan rasa kesalnya dengan senyum paksaan. "Kita sedang tidak benar2 pacaran dokter jung kau paham itu bukan? tenang saja kita tak perlu repot2 menjadi kekasih sungguhan, omong2 bisakah kau lepaskan genggamanmu? Kita harus masuk mobil sekarang" ucap sehun dingin sambil memeperlihatkan tangan krystal yang masih menggenggam tangan sehun, krystal pun dengan cepat melepaskan genggamannya





"Hei kenapa kau selalu berakhir memalukan krystal??"batin krystal lalu menyusul sehun kedalam mobil




Mereka pun pergi ke busan dan sedikit ber istirahat di perjalanan sampai tak terasa sampailah mereka. Sehun banyak berbincang dengan rekan bisnisnya yang kebetulan teman sekolahnya dulu "jadi siapa namanya?? Dia terlihat cantik karyawan barumu" ucap suho mencoba terus2san mencuri pandang pada krystal "dia kekasihku.. " jawab sehun dingin "benarkah?? Dia tahan denganmu??"ucap suho tak percaya "sebaiknya kau antar saja aku untuk ber istirahat malam ini dan mendapatkan makan malam" ucap sehun "kau hutang penjelasan padaku" balas suho sedikit kesal lalu pergi menuju parkiran






"Maaf sajangnim.. bolehkah saya ijin untuk ber istirahat di kediaman kaka saya?" Ijin sekertaris jang tiba2 "emmm baiklah.. aku akan mengirimmu alamat tempatku menginap nanti" jawab sehun mengijinkan "saya akan datang tepat waktu besok. Selamat beristirahat sajangnim" ucap sekertaris jang lalu pamit pergi






Suho mengajak makan malam mereka sebelum mengantarnya ke hotel. "Jadi siapa namamu??"tanya suho senyum menatap krystal. "Aku krystal.."jawab krystal masih berdiri disamping sehun. Suho pun merasa aneh "jadi kenapa kau masih berdiri? duduk lah.. apa kau tidak suka tempatnya?"tanya suho membuat krystal tersadar dia sedang menjadi kekasih oh sehun. "Ahhh.. aku sedikit banyak pkiran"jawab krystal" jawab krystal tersenyum lalu ikut duduk bersama mereka sedari tadi sehun hanya diam, sehun memang dingin tapi kali ini berbeda.







"Jadi krystal.. kau kerja dimana?aneh sekali manusia es ini bisa memiliki kekasih?"tanya suho. "Aku dokter di salah satu rumah sakitnya..." jawab krystal. "Jadi critakan sehun bisa menyatakan rasa sukanya, itu pasti terlihat aneh bukan??? Hahahaha" ucap suho ketawa dan sehun pun  menatap dirinya "hentikan.. sebaiknya kau tunjukan hotel kami, aku sudah lelah" sela sehun dingin mwmbuat suho dan krystal menatapnya bingung






"Ada apa hun? Kau tidak suka aku berbincang bincang dengan krystal?"tanya suho. "Tidak.. aku hanya ingin istirahat"jawab dingin sehun lalu pergi meninggalkan krystal dan suho





"Baru saja aku mau makan dan dia ingin pergi ahhhhh iblis ini" gerutu krystal dalam hati






Suho pun mengantar sehun dan krystal ke hotel. "Ini kamarmu dan ini punya sehun" suho memberikan kunci kamar hotel kepada krystal. "Sebaiknya kau duluan saja nanti aku menyusul" ucap sehun pada krystal menganggukan kepalanya setuju lalu meninggalkan suho dan sehun. "Ada apa denganmu? Kau sakit?"ucapan suho membuat sehun sedikit shock dan menatap suho. "Dia bukan kekasihmu kan? Jika kau mempunyai masalah jangan sungkan untuk bercerita padaku hun" ucap suho lirih pada sehun "aku tau kau selalu memiliki alasan untuk semua hal jadi aku mengetahuinya" ucap suho lagi dan sehun hanya meninggalkannya dengan diam






Sehun memasuki kamar yang sudah dipesan suho dan disana sudah ada krystal. "Sajangnim.. barusan saya sudah menyiapkan makan malam anda yang tertunda tadi.. apa ada hal yang membuat anda tidak nafsu makan? Saya akan menyiapkan suplemen untuk sajangnim" ucap krystal senyum






Sehun pun melemparkan jasnya kasar "tidak bisakah kau melakukan perintahku dengan benar huh? Suho mengetahuinya, suho tau kau bukan kekasihku" ucap sehun sehun emosi membuat krystal terkejut. "Maafkan saya sajangnim.. saya melakukan kesalahan" ucap krystal menahan air matanya untuk tidak jatuh. "Kau bodoh atau apa? Jika suho mengetahuinya lalu bagaimana dengan woobin cepat atau lambat dia juga menyadarinya" ucap sehun emosi






"Baiklah.. aku tidak tau apa yang dimaksud sajangnim, tiba tiba kau membuatku berlagak spseti kekasihmu disaat aku mencoba bekerja sebagai dokter pribadimu" teriak krystal emosi membuat sehun terkejut. "Aku menderita belakangan ini karena mu sajangnim.. kau hanya memikirkan dirimu saja dan--"  kruyukk ~~ kruyuk~~ amarah krystal terhenti karena bunyi pertnya yang lapar




"INI MEMALUKANNNN ...!! " teriak krystal dalam hati




"Bahkan aku kelaparan sekarang apa kau peduli?, aku ingin makan di restaurant tadi aku sangat ingin memakannya sampai kenyang dan kau menghancurkannya lagi sajangnim, aku tidak membawa ganti apa kau peduli? Kau juga tidak memberikanku waktu untuk mengurus diriku sendiri dan lupakan soal makan tadi, aku bahkan tidak pernah menginginkan pekerjaan seperti ini aku sudah muak" ucap krystal emosi.





Sehun yang mendengar ucapan krystal menjadi panik krystal meninggalkannya nafas sehun memberat. "Jangan katakan kau ingin berhenti" ucap sehun di sela sela nafasnya sambil memegang jantungnya. "Hanya orang yang tidak waras yang masih bertahan denganmu..!!"teriak krystal menangis dan dipenuhi amarah. "Dok--ter jung.. ja-ngan pernah tinggalkan aku.." erang sehun dengan nafas yang tersenggal. "Tidak aku akan benar2 berhenti untuk saat ini, tidak ada alasan untukku bertahan maafkan aku sajangnim" ucap krystal menangis meninggalkan sehun namun sehun memeluk krystal dari belakang






"Maafkan aku... maafkan aku dokter jung kumohon jangan pergi" ucappan terakhir sehun setelah itu sehun tak sadarkan diri. Krystal pun terkejut dengan perlakuan sehun dan mencoba menahan beban badan sehun yang tak sadarkan diri. "Sajangnim.. sajangnim..? Sadarlah anda sedang tidak melucu kan??  Sajangnimmm" teriak krystal khawatir sambil menompa kepala sehun di pahanya. "Sajangnim... sadarlah.. " ucap krystal panik


















Tbc

Lama gak up.. sibuk soalnya, makasih yangvudah vote dan comment ya 

Maaf ya.. kalo aku up enaknya hari apa nih? Wkwkw

Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!