Chapter One

114K 2.1K 8

Tekan tanda "Bintang" di pojok kiri bawah tidaklah susah kan?
Ayolah Vomment, itu membuatku sangat senang:))

***

Hari ini adalah Hari yang paling Nayna tunggu, karena ini hari ulangtahun pernikahan Nayna dan Reyhan. Reyhan berjanji pulang kerja akan mengajak Nayna Dinner di Restaurant yang lumayan mewah.

Sekarang Nayna sedang dirumah, bersih-bersih. Nayna tidak bekerja, melainkan Nayna hanya menjadi ibu rumah tangga. Setelah 5 tahun menikah, Nayna dan Reyhan belum di karuniai seorang anak. Mungkin belum takdirnya..

Setelah membersihkan dapur, Nayna mengepel seluruh rumah. Butuh waktu 30 menit untuk menyelesaikannya, bagaimana bisa tidak lama? Rumah mereka sangat besar, dan sangat luas.

Mereka memang menyewa asisten rumah tangga, tapi hari ini asistennya yaitu Bi Mira sedang pulang kampung, ibunya sedang sakit.

Setelah menyelesaikan pekerjaan semua itu, kini Nayna duduk di ruang keluarga menonton tv dari tadi Nayna hanya mengutak ngutik remote tv lalu mematikan layar besar itu dan beranjak ke kamar. Dia merasa sangat bosan.

Nayna mencari handphone nya, ternyata tergeletak di bawah bantal, segera Nayna mengecheck nya, ada satu notifikasi.

From: Rey
Nay!! Nanti aku pulang kamu sudah cantik ya! Jangan lupa kamu nanti harus cantik ya cantikk!!

Nayna hanya tersenyum melihat pesan dari Suami-nya itu.

To: Rey
Rey! Kamu juga harus tampan, malam ini.

Setelah membalas pesan itu, Nayna meletakkan nya di nakas. Lalu beranjak mandi.

Pukul
14.45

Reyhan biasanya pulang pukul 17.55
Waktunya masih lama.

Waktu yang luang itu digunakan Nayna untuk me rawat wajahnya dengan menggunakan masker nature-go miliknya

Pukul
17.45

10 menit lagi Reyhan akan pulang. Nayna segera mempersiapkannya.

"Aku pulang, sayang" Reyhan masuk ke rumahnya dan di ruang tamu terdapat seorang bidadari. Lol.

"Kamu? Bidadari jatuh dari surga? kenapa kamu bisa kerumahku?" Jahil Reyhan.
Nayna segera menghampiri Reyhan lalu menarik dasinya
"Babe, You wanna go with me? and Dinner with me?" Nayna menyeringai jahil ia sangat suka melihat wajah Reyhan yang memerah seperti ini

"Mandi lah Reyhan, setelah itu kita pergi" Suruh Nayna
"Boleh kah aku bercinta dengan mu dulu?" Reyhan mencubit pipi Nayna pelan
"No! Cepat mandi lalu kita berangkat nanti keburu mal--"

Chupp.

Reyhan melumat bibir Nayna yang manis itu.
"Hmmphmm.." Desah Nayna
"Nay, kau menggodaku" Kini Reyhan menuju leher jenjang Nayna itu.
"No!" Nayna segera menyingkir dari Reyhan.

"Rey!! Nanti lipstick ku menor!" Omel Nayna
"Hahaha makanya jangan menggodaku sayang. Yaudah aku mandi dulu" Reyhan mengedipkan satu matanya lalu berlari kecil menuju kamarnya.

"Dasar" Batin Nayna. Lalu ia mengambil cermin yang ada di tas nya dan mulai memperbaiki makeup nya yang rusak karena ulah suaminya itu.

•••

Restaurant,

"Ayo Nay, segera habiskan makanan mu, cepattt" Reyhan gemas kepada Nayna karena Nayna lama sekali menghabiskan makanannya itu.
"Sabarlah! aku baru saja memakannya memang kenapa kamu buru-buru banget?" Tanya Nayna
"Kita kan mau bercinta, aku akan menghabiskanmu sampai subuh!" Senyum Reyhan Jahil.

"Ishh" Desis Nayna.

•••

Di kamar,

Nayna sangat lelah karena tadi mereka tidak hanya ke restaurant saja melainkan ke mall dan tempat belanja lainnya.

"Rey aku mau membersihkan diri lalu tidur" Ucap Nayna sambil melepaskan kalungnya
"Gak boleh" Halang Reyhan sambil memeluk Nayna dari belakang

chupp...

Reyhan mencium leher Nayna
"Reyy" Nayna mendorong Reyhan pelan

Reyhan malah menggendong Nayna dan membuat Nayna terbaring di ranjangnya.
"Ayo mulai" Reyhan tersenyum jahil.

🦄🦄🦄🦄

Happy reading guys !! don't forget to voting and comment here!

Love u all! ❤
Bye

DesahanBaca cerita ini secara GRATIS!