2

1.3K 240 42


Krystal pun menatap dokter lee tak percaya. "Kenapa pak direktur memindahkan barang2 saya dok? Saya tidak tinggal dengannya kan?"ucap krystal tak percaya dokter lee hanya menepuk bahu krystal prihatin "itu benar, seharusnya menjadi dokter pribadi tidak perlu harus tinnggal bersama tapi kali ini anggap saja kau sedang menerima hukumanmu semoga kau kuat menerima ujian ini" ucap dokter lee tersenyum lalu meninggalkan krystal




"Tidak... !!! Bagaimana aku bisa menghadapi pak direktur yang menyebalkan itu. Dosa apa yang kuperbuat pada ibu sampai aku menerima ujian seberat ini tuhan" rengek krystal sedih meratapi nasib




Krystal berlari menyusul rombongan dari oh sehun. "Maaf pak.. bisa kita bicara sebentar" ucap krystal memohon sambil menyamai langkah sehun, sehun bahkan tidak melirik krystal sama sekali dia lebih memilih melihat grafik perusahaan dari tabnya "aku tidak punya waktu untuk itu" jawab sehun seadaanya. "Tapi pak kumohon.. beri saya kesempatan berbicara"




Sehun menghentikan langkahnya dan menatap krystal dingin "ada proyek besar yang harus kutangani saat ini senilai jutaan dollar, apa berbicara denganmu aku mendapat keuntungan lebih besar dari proyek itu? Jika iya mari kita bicara". Krystal pun berusaha untuk tidak mengumpat, "tapi pak.. setidaknya beri saya alasan kenapa harus saya?" Krystal berusaha sabar. Sehun pun menghelakan nafasnya "kau dokter di rumah sakitku dan aku memperkerjakanmu, kau menanyakan pertanyaan yang tak perlu dijawab" jawab sehun lalu masuk kedalam mobil




"Ishhhh bagaimana aku bisa bekerja untuknya. Aku bisa gila" umpat krystal setelah melihat kepergian mobil sehun




Drtttttt... drtttttt....


Ponsel krystal pun berbunyi. "Iya siapa ini?". "Dokter jung ini aku sehun". Krystal pun membelakan matanya terkejut "ahhh maaf pak.. bagaimana pak ada yang saya bantu?" Acting krystal menyembunyikan rasa kesalnya. "Kau bisa langsung bekerja malam nanti jadi kau bisa pulang dan bergegas ke appartementku, aku akan menjelaskan apa yang harus kau kerjaan selama menjadi dokter pribadiku setelah aku menyelesaikan semua pekerjaanku dan satu lagi aku sangat benci menunggu" ucap sehun memutuskan sambungan telfon sepihak




"YA TUHANNNNNN....!!!" Teriak krystal frustasi setelah menerima telfon dari sehun




Krystal pun pulang dengan suasana hati yang paling kacau. "Kau tau tal.. ada orang asing memindahkan semua barangmu, aku sudah melarangnya tapi mreka bilang ini semua mendapat ijinmu"ucap jaehyun penasaran, krystal hanya diam dengan tatapan kosong.  "Jaehyun..  aku akan pindah, aku dipindah tugaskan" jawab krystal lesu dan menatap jaehyun. "Apah?? Kau serius, kau sedang tidak berbohong kan?"ucap jaehyun senang. Krystal menatp jaehyun kosong dan tersenyum miris "bisakah kau sembunyikan ekspresi bahagiamu saat mengetahui aku akan pergi, hatiku merasa buruk jaehyunna... setidaknya acting saja kau sedih saat aku pergi"




Jaehyun pun memutarkan bola matanya malas. "Baiklah.. maafkan aku, bagaimana bisa kau pindah? Kau melakukan kesalahan?"tanya jaehyun. "Entahlah... semua rekan kerjaku bilang padaku jika ini ujian untukku, aku akan menjadi dokter pribadi pak direktur"ucapan krystal membuat jaehyun membuka mulutnya karena terlalu shock. "Bagaimana bisa dia percaya pada dokter abal abal sepertimu untuk jiwanya yang sangat berharga" maki jaehyun tak percaya. "Jika kau mengatakan hal yang membuatku buruk sebaiknya jangan katakan saat ini aku benar2 buruk" jawab krystal datar



Jaehyun pun merasa bersalah dan memeluk krystal. "Maafkan aku.. aku akan sangat merindukanmu. Jika kau merasa buruk dengan ini kehidupanmu, rayu saja dia lalu menikah dengannya hidup kita tidak akan susah lagi terlihat bagus bukan" ucap jaehyun tersenyum. Krystal pun memukul jaehyun membabi buta kesabaran dirinya sedari tadi sudah habis. "Yakk..... sakita tall huaaaaa"rengek jaehyun





Mr. Oh SehunBaca cerita ini secara GRATIS!