Chapter 3

5K 369 23
                                                  

(y/n) POV

Aku, Naruto, dan Sakura meninggalkan Gedung Hokage. Meninggalkan Kakashi di Kantornya dengan setumpuk kertas. Dan entah kenapa, dapat kuyakini Dia pasti tengah mensumpah serapahkan kertas – kertas tersebut.

“Ne, Sakura... Naruto... Ngomong – ngomong sekarang kita mau pergi kemana?” Tanyaku.

“Hmmm... Kemana ya?!” Ucap Mereka bersamaan dengan pose berpikir.

“Ah, bagaimana kalau keliling Desa?!” Usul Sakura.

“He! Kenapa keliling Desa?” Tanya Naruto.

“Kau ini bagaimana Naruto?! Desa kan sudah banyak berubah, sejak terakhir kali (y/n)~nee disini... Jadi Aku yakin banyak tempat yang (y/n)~nee tidak tau...” Jawab Sakura.

“Kau benar juga Sakura... Baiklah, jadi (y/n)~nee bagaimana kalau kita keliling Desa?” Tanya Naruto.

“Aku rasa itu ide yang bagus... Kalian kasih tau ya tempat – tempat yang belum kuketahui...” Jawabku.

“Baiklah, ayo kita keliling Desa!” Ucap Naruto dengan semangat, berjalan mendahuluiku dan Sakura.

“Seperti biasa, Dia itu masih suka bersemangat sekali ya...” Ucapku.

“Memang seperti itulah Naruto...” Ucap Sakura.

Kami mengelilingi Desa. Naruto dan Sakura menunjukkan juga menjelaskan beberapa tempat yang belum kuketahui. Benar kata Sakura, Desa sudah berubah sejak terakhir kali Aku disini. Desa menjadi agak modern.

‘Tidak kusangka, Kakashi mampu merubah Konoha menjadi seperti ini...’

‘Seperti yang pernah kukatakan dulu... Kau itu ninja yang hebat, Kakashi...’ Batinku. Dan itu membuatku jadi senyum – senyum sendiri.

“Loh (y/n)~nee, Kenapa Kau senyum – senyum sendiri?” Tanya Sakura.

“E-eh.. T-tidak ko...”

“Heee... Apa yang sedang Kau pikirkan sehingga jadi senyum – senyum sendiri begitu?!” Tanya Sakura dengan nada yang jahil.

“Tentu saja, pasti sedang memikirkan Kakashi~sensei...” Jawab Naruto dengan nada yang jahil juga.

“Ishh, Kalian ini... Senang sekali sih menjahiliku...” Ucapku sambil mengembungkan pipi. Dan itu membuat Naruto dan Sakura tertawa.

“Tapi ngomong – ngomong Naruto, Sakura... Bagaimana kabar Sasuke?” Tanyaku penasaran dengan Sasuke.

“Oh si Teme itu, pasti Dia baik – baik saja... Lagipula, Dia sedang mengerjakan misi (y/n)~nee...” Jawab Naruto.

“Misi?!”

“Iya misi, misi yang cukup lama...” Ujar Sakura. Dan dapat kulihat sorot mata rindu terlihat dimata Sakura.

Mendengar ucapan Naruto dan Sakura tadi membuatku tersenyum masam. Ya, Aku ingat. Misi yang dijalani Sasuke ini adalah misi sebagai penebus kesalahannya dimasa lalu.

“Ne, (y/n)~nee... Ayo kita ichiraku!” Ajak Naruto tiba - tiba.

“He... I-ichiraku?! Wahhh... Benarkah?!”

“Ayo kita ke Ichiraku!!!” Ucapku semangat dan juga dengan mata yang berbinar – binar.

‘Sudah lama Aku tidak makan Ramen Paman Teuchi...’

“Biar Aku yang traktir... Sakura~chan juga ikut ya...” –Naruto.

“Tentu saja Aku ikut!” –Sakura.

“Kalau begitu, ayooo!!!” Ucap Naruto sambil berjalan menuju Ichiraku dengan sangat semangat.

~

Kedai Ramen....

Your World S2{KakashiXReader} (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang