Setelah membanting pintu rumahnya, kyungsoo berjalan tanpa arah. Ia lapar dan tidak membawa uang saking kesalnya dengan nonna nya yang tidak pulang semalam dan malah menginap di rumah seorang pria.

Walau kyungsoo tahu baekhyun tapi tetap saja namanya baekhyun seorang pria. Bisa saja ia sedang dirasuki iblis dan malah menyerang nonna nya yang sedang tidak sadarkan diri.

Karena lapar dan tidak membawa uang, kyungsoo memilih ke cafe minseok hyung hanya untuk sarapan gratis disana. Dan jangan lupakan hynsoo yang tidak tahu bahwa kyungsoo sering meminta makan disana.

"Hyung, perlu bantuan?" Tanya kyungsoo sambil mengedipkan matanya seperti seekor tikus yang kelilipan dihadapan minseok yang sedang mengangkat angkat kursi.

Minseok mendengus geli meliahat kelakuan adik sahabat nya ini. Pasti ada maunya. -batin minseok.

"Cepat katakan kau mau apa?"

"Hehe. Hyung tahu saja." Kyungsoo mengusap belakang lehernya malu. "Aku nenumpang sarapan disini bisa tidak hyung?"

"Hyunsoo belum kembali dari rumah baekhyun?"

Jangan bingung. Minseok juga tahu kejadian tadi malam. Bahkan suho, sehun, jongdae dan chanyeol pun tahu. Minseok santai saja karena ia tahu baekhyun tidak akan berbuat diluar batas.

"Sudah." Ketus kyungsoo sebal.

"Kau bertengkar dengan kakakmu?"

"Aku terlalu kesal padanya karena kejadian tadi malam. Maka dari itu aku memarahinya habis-habisan lalu aku keluar dari rumah dan tidak membawa uang."

"Aigoo. Kyung. Kyung. Nonna mu aman bersama baekhyun semalam aku yakin."

Kyungsoo berdecak tidak suka. "Kenapa dari kalian tadi malam tidak ada yang tahu dimana baekhyun hyung tinggal?"

"Itu karena baekhyun baru saja pindah. Kami juga tidak sempat mengintrogasinya karena pertengkaran kau dan hyunsoo. Setelah itu ponselnya tertinggal dan kita tidak bisa menghubunginya." Jawab minseok dengan riang sambil menurunkan kursi dari atas meja.

"Tetap saja baekhyun hyung itu seorang pria dewasa hyung!" Rengek kyungsoo dibelakangnya.

"Tapi aku percaya baekhyun tidak akan menyentuh hyunsoo. Percayalah."

"Tapi nonna ku mendesah tadi malam di sebrang telpon!"

Minseok langsung tersedak angin. Ia berbalik menatap kyungsoo. "Soal itu. Aku tetap percaya baekhyun tidak melakuakn hal aneh." Jawab minseok dengan senyum dipaksa. Sebenarnya ia juga ragu akan hal itu saat mendengar hyunsoo mendesah sebelum sambungan terputus.

"Aku hanya tidak ingin nonna ku terluka lagi hyung. Cukup tiga tahun yang lalu aku melihat dirinya terpuruk. Aku tidak mau lagi."

Minseok menemup pundak kyungsoo yang sudah ia anggap adik sendiri.

"Aku yakin hyunsoo adalah wanita yang kuat kyung. Kau hanya harus lebih percaya padanya."

"Hmmm..  kau benar hyung."

Lonceng berbunyi tanda ada yang masuk kedalam cafe tersebut.

"Selamat datt----"

"BAEKHYUN HYUNGG!!!"

"tang.." minseok langsung membulatkan matanya melihat baekhyun yang berada di depan pintu. Ia langsung menahan kyungsoo yang akan menerjang baekhyun kalau saja ia terlambat menahan bocah bermata bulat tersebut.

Sedangkan baekhyun hampir terjungkal kebelakang akibat teriakan kyungsoo.

"Lari dan selamatkan nyawa mu, baek!" Teriak minseok.

Summer Love Baca cerita ini secara GRATIS!