"hyunsoo-ssi! Apa yang kau lakukan?!" Panik baekhyun saat hyunsoo sudah berada di atasnya dan menduduki perutnya. Matanya melotot saat hyunsoo melempar blazernya sembarang arah.

"Memakanmu. Arghhh..."

***

Hyunsoo langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Matanya membola sempurna.

"Astaga hyunsoo kau sudah tamat sekarang ! Aish... Andweeee !!!"

Ia menjatuhkan dirinya dikasur dan menendang-nendang udara sambil menjambak rambutnya.

"Kacau. Bagaimana ini? Aish jijja ! Jadi aku yang menyerang nya terlebih dahulu?"

Suara gemericik air di kamar mandi berhenti dan saat itu juga hyunsoo langsung terbangun dari rebahannya.

"Astaga bagaimana ini? Aku tidak sanggup bertemu dengan nya!"

"Apa aku pura-pura pingsan saja?"

"Ah.. tidak-tidak."

"Apa aku pura-pura amnesia saja?"

"Aishh jijja. Aku malah terlihat bodoh sekarang !"

Mata hyunsoo melebar saat mendengar senandung merdu orang yang berada di balik pintu kamar mandi sana. Ia bahkan melihat siluit seseorang berjalan kearah pintu masuk.

"Ingatkan aku untuk menenggelamkan diriku ke dasar air sekarang juga."

***

Baekhyun keluar dari kamar mandi hanya dengan celana training dan baju kaos tanpa lengan yang memperlihatkan otot-otot tangannya.

Asik dengan mengeringkan rambut, pandangan baekhyun jatuh kearah kasurnya.

Disana sudah tidak ada hyunsoo.

Ia menatap sekeliling, pakaian dan tas nya sudah raib tak tersisa disana. Lalu matanya menemukan sebuah ponsel yang teronggok di dekat kepala kasur.

Ia menghela nafas lalu menatap ponsel itu lekat.

"Kebiasaan sekali, pergi tanpa pamit." Ujar baekhyun jengkel.

Lalu ia meraih ponsel itu. "Apa kita akan bertemu lagi hyunsoo-ssi?"

Baekhyun mendengus. "Wanita bar-bar yang kuat, tapi cengeng."

***

Hyunsoo lari terbirit-birit sebelum baekhyun keluar dari dalam kamar mandi tadi.

Bisa di bayangkan bagaimana cepatnya hyunsoo memakai pakaiannya lagi saat itu dan langsung lari terpontang panting.

Lihat bahkan ia menenteng sepatu haknya dan langsung membanting pintu rumah orang begitu saja.

Hyunsoo tidak punya muka sama sekali dihadapan baekhyun bahkan hanya untuk mengucapkan terimakasih saja ia tidak sanggup.

Dengan nafas terengah ia membuka pintu rumahnya.

"Astaga ! Kau mengejutkan ku, tahu?!"

Ia langsung terjungkal kebelakang saat melihat kyungsoo dengan tatapan mengerikan sudah berada tepat di depannya.

Hyunsoo berdeham untuk menutupi kegugupannya saat ini.

"Sedang apa kau didepan pintu sepagi ini?"

"Dari mana saja kau?" Tanya kyungsoo masih mempertahankan tatapan mengerikan nya pada kakak.

Hyunsoo menyengir kaku. Ayo berpikir hyunso, apa yang akan kau berikan alasan kepada adikmu ini.

Summer Love Baca cerita ini secara GRATIS!