"pria dalam bus... apa kau pembunuh bayaran?"

.

.

Baekhyun langsung dibuat melongo mendengar penuturan gadis di depannya itu. Melihat ekspresi wajahnya yang serius membuat baekhyun tidak bisa menahan tawanya.

"Apa kau melihatku membawa pisau ataupun pistol nona?"

Yang ditanya baekhyun malah menggeleng dengan polosnya, membuat baekhyun tersenyum dengan lebar.

Wanita ini lucu.

"J..jadi kau bukan pembunuh bayaran?"

"Bukan."

Wanita didepannya ini menghembuskan nafas lega, tapi dengan sepat ia silangkan kedua tangannya didepan dada. "Berarti kau pemerkosa?"

Baekhyun langsung melotot. "Hey, nona!"

"Bukan juga ya? Syukurlah." Baekhyun hanya memutar bola matanya. Pertama kalinya ia bertemu sorang wanita dengan pemikiran unik seperti ini.

"Kalau kau bukan pembunuh dan pemerkosa, kenapa kau mengikuti ku? Kau juga berlari saat aku berlari tadi?!"

Saat itu juga baekhyun berdeham canggung sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

"I..itu... Itu.."

"Cepat katakan !" Desak wanita didepannya ini. Baekhyun yang sekarang merasa terpojok.

"Aku takut."

"MBOOO?!"

***

Hyunsoo langsung berteriak begitu saja saat mendengar alasan lelaki yg ia kira penjahat tadi.

"Jalan ini begitu sunyi dan menyeramkan, dan juga aku baru pertama kalinya melewati jalan ini. Itu mengapa aku juga berlari saat kau berlari tadi."

Hyunsoo langsung menutup rapat kedua matanya. Sabar Do hyun soo, kau harus sabar.

"Kau tahu? Aku hampir saja celaka karena dirimu !"

"Itu bukan salah ku nona. Kau terjatuh dengan sendirinya !"

"Tetap saja kau harus bertanggung jawab !" Sangkal hyunsoo dengan keras kepala.

"Hey! Aku tidak melakukan sesuatu dengan dirimu kenapa aku harus bertanggung jawab?"

Mata hyunsoo langsung melebar saat pria yang di depannya itu mulai berdiri. "Yak! Kau mau kemana?"

"Pergi--"

"Andwe ! Kau tidak lihat lutut ku terluka?" Hyunsoo mempoutkan bibirnya menatap lututnya yang lecet sekarang.

"Jadi aku harus bagaimana?" Yanya lelaki itu jengah.

"Gendong.."

***

Hyunsoo sedikit tersenyum saat ia berada di gendongan seorang pria asing yang sudah menyelamatkanya dua kali dalam hari ini. Entah senyum itu terbit karena apa.

Sedangkan baekhyun sedikit menyeringai kecil saat ia teringat bagaimana wanita yang sedang ia gendongan nya ini sangat ekspresif sekali. Bahkan baekhyun masih ingat bagaimana lucunya wanita ini merengek meminta digendong.

"Lucu ya.."

"Lucu kenapa?" Tanya baekhyun sambil terus menggendong hyunsoo dipunggungnya.

"Kita baru bertemu hari ini dan kau sudah menyelamatkan ku dua kali." Hyunsoo terkekeh kecil.

"Kau benar," jawab baekhyun tersenyum, "bukankah kau terlalu kejam tadi pagi? Pergi begitu saja setelah mengucapkan terima kasih? Awww.. ! "

"Ck ! Dasar tukang pamrih."

"Yak! Kenapa kau memukulku?! Mau ku turunkan?!" Ujar baekhyun sambil menoleh kesamping untuk menatap hyunsoo.

"Tidak. Hehe"

Baekhyun mendengus kecil.

"Terima kasih."

"Hmmm..?" Gumam baekhyun. Ia berhenti melangkah untuk menoleh kearah hyunsoo.

"Terimakasih sudah menyelamatkan ku saat di bus tadi pagi dan juga.." hyunsoo membalas tatapan baekhyun.

Mata itu... -batin hyunsoo.

Mata yang indah. -batin baekhyun

"Terimakasih untuk tadi. Karena sudah tidak meninggalkanku."

Baekhyun tersenyum kecil. "Terimakasih mu diterima."

"Bukankah ini begitu lucu? Kita berbicara tanpa tahu nama masing-masing." Ujar hyunsoo dengan kekehan kecil. Mau tidak mau baekhyun juga tertawa juga. "Kau benar."

"Nama ku Do Hyun Soo. Kau bisa memanggilku Hyunsoo."

"Kalau begitu nama ku Byun Baek Hyun, kau bisa memanggilku baekhyun, hyunsoo-ssi."

"Senang bisa bertemu denganmu Baekhyun-ssi, walaupun kita bertemu dengan keadaan ku yang selalu memalukan." Jawab hyunsoo mempoutkan bibirnya

Baekhyun tertawa. "Apa mungkin pertemuan kita sudah di takdirkan?"

"Entahlah." Jawab hyunsoo sambil tersenyum tulus kearah baekhyun. Baekhyun pun begitu, kedua sudut bibirnya terangkat seakan ada magnet saat melihat senyun hyunsoo.

Tanpa sadar juga takdir baru saja mereka pilih sekarang. Takdir yang akan menaungi mereka dalam musim panas penuh warna.

Summer love~

.

.

.

.

.

.

To be continued 🖐

Summer Love Baca cerita ini secara GRATIS!