14

556 68 6

Rae POV

Hampir dua jam aku kembali lagi ke apartemen Daniel. Bukan untuk menginap atau semacamnya. Aku hanya ingin mengambil tas kecilku dan berpamitan untuk pulang ke apartemenku sendiri.

Ya.

Hanya itu.

Aku tidak ingin berurusan dengan Pria yang sedang marah padaku. Pria yang sudah mengambil hatiku.

Aku terus melangkah gontai menuju apartemen Pria itu.

Hayool.

Gadis itu entah berapa kali datang menemui Daniel selama sehari ini.

Perasaanku semakin kacau...

Lagi.

Untuk kali ini hatiku benar-benar hancur. Didepan pintu yang terbuka itu. Aku melihat Daniel sedang mendapatkan ciuman mesra dari mantan kekasihnya.

Air mataku menetes dan segera mungkin aku menghapusnya. Tidak berhak merasakan hal seperti ini ke orang yang tidak menyukaiku. Aku menganggap cinta ini hanya sepihak yang menyedihkan.

Aku menguatkan diriku dan terus melangkah maju. Daniel melihatku sekilas saat aku melewatinya. Melewati aktivitas mereka.

🐻🐻🐻

Author POV

"Hayool Noona!!"

Daniel akhirnya berhasil meloloskan diri dari ciuman paksaan itu.

"Daniel. Kamu menyukainya. Ayo kita kembali, aku benar-benar tidak bisa tanpamu."

Daniel menghempas kasar tangan Hayool yang melingkar dilehernya.

"Sudah kubilang kita sudah berakhir dan aku tidak mau kembali padamu!!"

Detik itu juga Rae keluar dengan membawa tas kecil miliknya. Dan Daniel langsung menahan tangannya.

"Kamu mau kemana?!"

Nada itu masih terdengar penuh emosi dan jelas bahwa Rae tidak menyukainya. Rae melepas cengkraman Daniel dipergelangan tanganya.

"Maaf kalau aku menganggu. Aku akan pergi. Sampai jumpa."

Tubuh Rae membungkuk ke dua orang ini sebelum dia pergi.

Sakit tapi Rae masih menebar senyum manisnya untuk dua anak manusia ini.

Apa Daniel tidak sadar ada getaran disuara Rae?

Ya.

Dia sadar dan itu membuatnya terluka.

Getaran suara seorang yang sedang menahan tangisannya. Tidak ada yang bisa Daniel lakukan. Daniel tidak sempat mengejar Rae karna Dia sudah menghilang dibalik pintu lift. Kesedihannya bertambah.

🐻🐻🐻

Daniel menyeret tungkai kakinya masuk kedalam kamar.

Tubuhnya lemas.

Bukan karena mengusir mantan kekasihnya, melainkan karena Rae yang pergi karna kesalahannya. Dia menyukai tawa Rae tapi dia masih membentaknya.

Itu harus Daniel hilangkan.

Dan ciuman itu....

Rae melihatnya.

Bagaimana Daniel akan menjelaskannya pada Rae kalau itu sebuah paksaan?

Daniel menjatuhkan dirinya disofa tapi matanya menangkap sesuatu diatas meja.

Sebuah bungkusan kecil.

Daniel membukanya dan mendapati semprotan untuk mengusir binatang yang ia takuti itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Daniel membukanya dan mendapati semprotan untuk mengusir binatang yang ia takuti itu. Dia tersenyum miris. Rae masih peduli padanya apapun yang terjadi. Tapi tidak dengannya.

🐻🐻🐻

Liburan Daniel berakhir begitu saja. Dia menghabiskan waktunya sendiri dan Rae tidak menemaninya.

Daniel mencoba menghubunginya tapi ponselnya tidak aktif. Dia mengabari Wanna One kalo Rae tidak menemaninya.

Teman-temannya jadi mendadak sibuk menghubungi Rae tapi hasilnya sama saja.

Nomornya tidak aktif.

🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●

Biasanya orang mau pergi ngasih surat ini malah ngasih semprotan serangga. Gege g tuh :"))

Asisten▪kdn ✔Baca cerita ini secara GRATIS!