10

616 83 1

Rae POV

"Kita bisa mengulangnya."

"Kau bilang lelah bersamaku, lelah karena waktuku yang terlalu banyak untuk fans. Sekarang apa? Kau ingin kembali?"

"Aku masih mencintaimu, kamu tau itu."

Gadis yang akhirnya aku tau namanya ini memeluk Daniel. Sebuah drama bermain didepanku. Persis didepanku.

Membuatku mual?

Iya.

Membuatku sakit hati tanpa sebab?

Juga iya.

Bahkan rasa sakit itu datang dua kali lipat.

Kepalaku menunduk menyembunyikan air mata yang bersiap meluncur turun. Aku sendiri tidak paham apa yang terjadi padaku.

"Noona. Kumohon."

"Tidak sebelum kamu mengatakan isi hatimu Daniel. Kamu juga masih mencintaiku kan?"

Telingaku semakin panas mendengar itu. Tanganku bergerak mendorong pintu mobil. Aku ingin keluar dan membiarkan dua orang ini.

Aku tidak bisa menahan sesak didadaku untuk saat ini. Tidak aku sangka kalau Daniel menahan tanganku dengan cepat.

"Mau kemana?"

"Keluar." jawabku singkat.

"Tetap disini."

Daniel kembali memandang gadis yang lebih tua darinya.

"Hayool noona. Keluarlah."

Gadis ini masih bersikeras duduk dikursinya. Padahal Daniel sudah menatapnya tajam.

"Noona."

"Baiklah. Tapi pastikan kita bertemu lagi."

Aku bisa melihat kesedihan diwajah gadis ini. Dia menyerah untuk tetap didalam mobil. Pergi meninggalkanku dan Daniel berdua.

"Pindah kedepan." titah Daniel dengan hati-hati.

Aku hanya bisa menurut. Mungkin emosi Daniel sedang tidak stabil untuk saat ini karena gadis tadi. Lebih baik menurut daripada mendapat masalah dengan seekor harimau marah. Tak lama kemudian Daniel kembali melajukan mobilnya.

🐻🐻🐻

Diam.

Diam.

Hanya keheningan.

Daniel fokus menyetir sedangkan aku sibuk dengan jutaan pertanyaan diotakku. Sampai akhirnya aku tidak tahan dan mulai membuka suara.

"Kamu menyukai seorang noona?" tanyaku dengan hati hati.

Daniel hanya berdehem kecil untuk mengiyakan pertanyaanku itu. Aku menghela nafas perlahan. Sejujurnya masih banyak pertanyaan diotakku. Tapi jawaban dari pertanyaan pertama sudah membuatku sesak.

Menyukai seorang noona.

Aku bukan noona untuknya.

Kalau aku mencintainya, itu berarti aku mengorbankan perasaanku.

Rasa sakit itu menyeruak masuk semakin dalam. Aku menyenderkan kepalaku kejendela mobil. Tubuhku sangat lemas ketika tau fakta itu.

"Menurutmu. Apa aku harus kembali padanya?"

Aku menoleh kearah Daniel.

Apa laki laki ini sungguh ingin kembali ke gadis itu?

Entah kenapa hatiku terasa sangat sesak. Aku merasa terhempas ke bumi dengan sangat keras.

"Rae?"

Bagaimana bisa sesakit ini? Aku dan Daniel tidak punya hubungan apa apa.

"Kamu menangis?" ucapannya kali ini membuatku tersadar.

Segera mungkin aku menyeka cairan bening disudut mataku.

"Tidak."

"Lalu? Bagaimana menurutmu?"

"Aa-hmmm. Kalau kamu masih mencintainya, kurasa tidak masalah."

Jawaban yang setengah hati. Aku ingin menangis dengan keras. Semuanya musnah begitu saja saat aku mulai sadar kalau aku mencintai Daniel dan segala sifatnya yang terkadang aneh itu.

"Rae. Kamu menangis." ucapan Daniel membuatku segera menghapus air mata yang lolos tanpa aku inginkan.

Perasaan ini masih terlalu awal. Terlalu awal untuk mencintainya dan terlalu awal juga untuk sakit hati.

"Oppa. Turunkan aku." ucapku tiba-tiba.

Daniel langsung menghentikan laju mobilnya.

"Kenapa?"

Pertanyaan itu tidak perlu dijawab.

Aku melepas safety belt yang kukenakan dan bergerak untuk membuka pintu.

Daniel lagi lagi menahanku.

🐻🐻🐻

Daniel POV

"Kenapa?"

Kepalanya menggeleng.

"Kenapa? Kamu akan menemaniku sesuai perintah manajer-nim."

Aku sengaja menggunakan kebohongan hyung ku untuk tetap menahannya. Aku tidak ingin Rae pergi.

Setelah aku mengatakan itu dia seketika diam. Lalu aku memasang kembali safety belt nya dengan mudah. Aku mengusap airmata yang lolos dari matanya. Air mata yang tidak aku tau apa artinya.

Dia menatap ku dengan tatapan bingung.

"Satu hal yang harus kamu tau. Aku benci melihat gadis menangis."

Aku kembali menjalankan mobilku.

🐻🐻🐻

"Sebenarnya dia kenapa?" - kdn
"Apa aku harus mundur?" - Rae

●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●🐻●

Nahloh


Asisten▪kdn ✔Baca cerita ini secara GRATIS!