bag 28

730 103 24


Maafkan daku yang baru next story' ini
Terimakasih yang masih ngasih saran&kritikannya.

Maaf untuk Typo yang bertebaran
Biasakan vote sebelum baca

Happy reading ♥


"Kamu makan dulu aku suapi"ujarnya meletakkan nampan tersebut diatas nakas

Dia tersenyum kearah Al tanpa diduga dia ingin mencium pipi Al tapi gagal karna Al yang sudah terlebih dulu memalingkan wajahnya.

"Hey lihat aku Al"ujarnya mengusap pipi Al sebelum menyuruh Al menghadap kearahnya.

"Lo mau Apa?"bentak Al kepada orang dihadapannya.

"Gue mau ini"ujarnya menyentuh bibir Al tapi dengan segera Al kembali memalingkan wajahnya.

"Lo itu gadis tidak tau diri dasar J*l*Ng"ujarnya tepat dihadapan wanita yang sudah mengeraskan rahangnya marah.

"Tapi wanita yang Lo sebut j*l*Ng ini tidak akan membiarkan siapapun mendapatkan apa yang tidak bisa gue dapatkan Alku sayang"ujarnya yang langsung keluar membanting pintu kamar dimana kaki dan tangan Al masih terikat,bahkan Al sendiri tidak tau dimana saat ini dia berada.

*

*

Sedangkan dilain tempat El baru saja sampai ditempat dimana motor Al terparkir,dengan segera Al dan Dul langsung meninggalkan tempat tersebut menuju studio yang berada disebelah kediaman Kohler,karna El dan temen-temen Al sudah janjian ketemu disana tidak ketinggalan orang yang tadi menghubungi El.

Belum ada yang memberitahukan keadaan Al saat ini kepada Yuki karna mereka tidak mau Yuki khawatir dan nantinya jatuh sakit.

Beberapa hari lagi Alki menikah dan bisa dipastikan orang yang menyekap Al sengaja ingin menggagalkan pernikahan yang sudah keluarga mereka persiapkan dalam waktu dekat ini.

"Gimana?"tanya Gibran saat masuk kedalam studio Al dengan Dul dan El yang sudah duduk disofa panjang dengan ponsel ditangannya.

"Kita nunggu kak Kevin dulu yang tau keberadaan kak Al"jawab El tanpa mengalihkan pandangannya dari ponselnya.

"Emang gimana ceritanya?"kini ranggas yang bertanya dan ikut duduk diantara mereka.

"Gue sendiri tidak tau gimana ceritanya,kita bisa dengar dari Kak Kevin nanti soalnya kita cuma ngambil motor kak Al doang"jawab El meletakkan ponselnya diatas meja sambil meneguk minuman yang berada diatas meja.

*

*

Sedangkan gadis mungil itu sedari tadi membolak balikkan ponselnya menghubungi nomer Al yang nyatanya tidak pernah diangkat,bahkan sekarang nomer Al sudah tidak aktif dan tidak lupa Yuki menghubungi El dan Dul yang nyatanya juga tidak diangkat.

"Ay kamu dimana?"gumam Yuki menghempaskan tubuhnya diatas ranjang masih dengan menggenggam ponselnya tapi saat ini matanya terpejam memikirkan gimana keadaan Al saat ini karna tadi setelah El bilang Al belum pulang fikiran Yuki sudah bercabang kemana mana.

Cinta pertama (✓)Baca cerita ini secara GRATIS!