Chapter 3 {Flashback}

10.7K 801 61
                                                  

Aqueena sedang duduk menyendiri di balkon kamarnya.Semilir angin malam membuat gadis cantik itu memejamkan matanya menikmati rasa sejuk yang menerpa tubuhnya.

Aqueena memilih untuk menyendiri setelah mendengar ucapan ayah dan ibunya yang berencana menjodohkannya dengan seorang lelaki yang berasal dari Italia.
#Flashback

Setelah acara 'temu kangen' antara Arsenio dan Aqueena kini seluruh anggota keluarga Fernandez sudah duduk di meja makan untuk makan malam yang memang rutin mereka lakukan setiap hari.

"Bagaimana kuliahmu Princess?"tanya Liam kepada putrinya yang tengah melahap steak panggang yang telah terhidang.

Aqueena menatap wajah ayahnya sebentar lalu kembali mengunyah steak nya hingga habis tertelan.Barulah setelah itu Aqueena menanggapi pertanyaan ayahnya.

"Kuliahku baik Dad."jawab Aqueena dengan senyuman yang selalu menyertai.

"Dad dengar kamu menjadi idola di kampus.Apa itu benar sayang?"lanjut ayahnya.Aqueena menggeleng pelan.

"Tidak Dad....aku bukan orang yang pantas untuk dijadikan idola di kampus.Lagi pula apa yang mereka idolakan dari diriku ini?Aku bahkan belum bisa menghasilkan uang sendiri."jawab Aqueena dengan lembut.

Jawaban itu sontak membuat ayah,ibu dan kakaknya tersenyum.Inilah sifat yang membuat semua orang menyukai seorang Aqueena Serena dari kecil hingga dewasa...bahkan ayah dan ibunya sering kali mendapat lamaran dari keluarga kaya dan terhormat dari berbagai negara dan kalangan sedari Aqueena berumur 10 tahun.

Mulai dari kalangan pejabat pemerintahan,kalangan pebisnis hingga bangsawan.Namun semua 'tawaran' itu selalu ditolak oleh Liam selaku ayah Aqueena dengan alasan yang beragam.

Dimulai dengan alasan Aqueena masih muda dan belum siap menikah hingga Aqueena yang sudah memiliki calonnya sendirinya.

"Em..Queen Dad ingin mengatakan sesuatu padamu."ujar Liam membuka pembicaraan.Cecilia,Arsenio dan Aqueena sontak menatap Liam.Cecilia menatap sang suami dengan pandangan yang hanya dimengerti oleh Liam.

"Apa yang ingin Dad bicarakan?"tanya Aqueena dengan lembut.

Liam menghembuskan pelan nafasnya.Tangan Cecilia menggenggam erat jemari suaminya yang ada di bawah.Tak bisa dipungkiri jika mereka berdua takut dengan perjodohan yang kebanyakan ditolak oleh kaum muda di zaman sekarang.Mereka takut jika Aqueena menolak keras perjodohan ini,sementara mereka sendiri sudah terikat janji dengan keluarga Suarez.

"Daddy dan Mommy...berencana menjodohkanmu dengan seorang pria dari Itali Princess."ujar Liam pada akhirnya.

Aqueena sontak terdiam begitu juga dengan Arsenio yang ikut terdiam.Namun setelah sesaatnya Aqueena tersenyum geli menatap ibu dan ayahnya.

"Daddy hanya bercanda bukan?"kekeh Aqueena.Namun reaksi yang diberikan oleh Liam dan Cecilia seakan membungkam tawa dari Aqueena.

"Dad...itu...?"

"Daddy serius sayang....Kami sudah membuat kesepakatan ini sedari kamu kecil sayang.Kami berhutang budi pada keluarga Suarez,mereka sudah membantu banyak perusahaan kita ketika kita sedang butuh dana suntikan yang besar.Jadi Dad mohon Queen..."

"Akan Queen fikirkan nanti Dad.Sekarang bolehkah Queen meninggalkan meja makan dan kembali ke kamar?Queen sudah selesai."ujar Aqueena dengan mood yang turun drastis.

Liam dan Cecilia hanya mengangguk dengan senyuman,tanda bahwa mereka mengizinkan Aqueena untuk kembali ke kamarnya.Mungkin Aqueena perlu sendiri setelah mengetahui berita mengejutkan ini,fikir mereka berdua.

MY POSSESIV EX-HUSBAND Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang