Part 7 - A

534 33 2


Kini di kamar Hyunhee, hanya tinggal Raerim eonnie yang menunggunya sembari membaca buku di meja belajar. Karena anggota keluarganya yang lain sudah pergi, Ayah dan Chanyeol pergi ke kantor, sedangkan Ibu ke Butiknya. Hyunhee beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju lemari pakaian. Dia mengenakan mantel.

"Kau mau kemana?" tanya Raerim.

"Ke Rumah Sakit, menjenguk seseorang," jawab Hyunhee.

"Kau yakin baik-baik saja?" tanya Raerim hendak memastikan kondisi adik iparnya.

"Ya ... kenapa Eonnie sangat khawatir, aku hanya tercebur di kolam," jawab Hyunhee santai.

"Dan tenggelam," koreksi Raerim. "Kalau begitu aku ikut denganmu," tawar Raerim.

"Baiklah, kalau Eonnie memaksa," canda Hyunhee. Dia terkekeh.

___ ___ ___

Hyunhee bersama Raerim telah tiba di depan kamar rawat inap Sehun. Saat Hyunhee telah masuk, Raerim masih berdiri di depan pintu. Entah apa yang membuatnya tampak ragu untuk masuk ke ruangan itu, dan Hyunhee menariknya agar masuk. Di dalam ada Nyonya Oh dan menyambut Hyunhee saat datang.

"Dia siapa?" tanya Nyonya Oh saat dia melihat Raerim.

"Dia kakak ipar –ku, istrinya Chanyeol oppa," jelas Hyunhee.

Raerim membungkuk dan memberi salam.

Hyunhee mengajak Raerim ke ruangan tempat Sehun berada. Saat melihat wajah pria yang tengah terbaring tak sadarkan diri itu, Raerim menatapnya seolah tak percaya dengan apa yang ada di hadapannya. Chanyeol memang sudah cerita padanya, mengenai pria yang menjadi kekasih dari Hyunji. Bahkan Raerim sendiri –pun, sempat terlintas di pikirannya saat Chanyeol menyebut nama pria itu. Tapi Raerim menepisnya, dengan alasan banyak orang dengan nama yang sama. Tapi siapa sangka, jika pria bernama Sehun yang Chanyeol ceritakan, ternyata sama dengan yang ada di pikirannya.

Bayangan masa lalu mengenai pria itu, tiba-tiba saja kembali muncul dalam pikiran Raerim. Dia mundur perlahan, langkah kakinya tampak goyah hingga membuatnya terjatuh di lantai. Hyunhee terkejut saat melihat kakak iparnya terduduk di lantai, lantas Hyunhee menolongnya berdiri dan di berikan air minum.

"Eonnie, gwaenchanayo?" tanya Hyunhee. "Eoh ... maafkan aku Eonnie, seharusnya aku tak memintamu ikut. Padahal kau baru pulang kemarin, maafkan aku."

"Tak apa, aku hanya sedikit pusing," jawab Raerim.

"Sebaiknya Eonnie pulang, mari aku antar."

"Tak usah, aku bisa pulang sendiri. Lagi pula, kau kan harus menemani Sehun," tolak Raerim.

"Eonnie ini keras kepala sekali, aku kan bisa kembali lagi setelah mengantarmu," ucap Hyunhee ngotot. Mereka sama keras kepalanya.

"Kau nanti lelah, kau sendiri juga tadi pagi tenggelam di kolam renang," ucap Raerim bersi kukuh menolak.

"Yang kelihatan sakit sekarang –kan, Eonnie. Eoh ... ayo –lah, aku tak mau kena marah Chanyeol oppa hanya karena membiarkan Eonnie pulang sendiri dalam keadaan sakit seperti ini," jelas Hyunhee dengan meminta.

"Siapa yang habis tenggelam?" tanya Nyonya Oh yang muncul tiba-tiba karena mendengar perdebatan kakak-adik ipar itu.

Hyunhee membisu. "Hyunhee yang tenggelam, Eomeoni," ucap Raerim.

"OMO! Kau baik-baik saja, Hyunhee –ya?" Nyonya Oh menunjukkan ekspresi khawatirnya secara berlebihan. "Bagaimana bisa kau tenggelam?"

Hyunhee menyengir. "Ya, aku baik-baik saja Eomeoni. Itu karena aku berjalan di pinggir kolam lalu terpeleset," jawab Hyunhee.

My Possessive HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang