part 25

788 105 47


Yuhu aku datang lagi dengan cerita yang semakin tidak jelas ini,tapi meskipun begitu aku tetep akan menyelesaikannya karna mungkin beberapa part lagi akan end.

Budayakan vote sebelum membaca.

Happy reading
_______

Yuki yang mendengar namanya dipanggil semakin mempererat Pelukannya pada tubuh Al.

"Kalian kuliah disini?"tanyanya yang sudah mengatur nafasnya karna melihat Yuki sepertinya ketakutan.

"Iya,sorry kita duluan"ujar Al meninggalkan orang tersebut dengan berjalan sedikit kesusahan karna posisi Yuki yang masih memeluknya dari samping.

Masih saja Lo takut sama gue Ki,padahal gue beneran tidak melakukan apa yang dituduhkan dan Lo sendiri tau kalo semua hanya salah faham.Batinnya menatap kepergian Alki yang semakin hilang dari pandangannya.

.

.

Sesampainya Al dan Yuki dikantin tempat para sahabatnya tengah makan siang Al mengedarkan pandangannya dia berjalan kearah Keyna yang melambaikan tangannya.

Semua yang melihat Yuki seperti orang ketakutan manatap Al seolah minta penjelasan,dengan lembut Al mendudukkan Yuki ditempat kosong sebelah Nina kemudian Al berlari kecil dan tidak butuh waktu lama Al kembali dengan minuman ditangannya.

"Minum dulu by"ujar Al memberikan botol air mineral yang sudah ia buka untuk Yuki.

Dengan sekali teguk minuman itu berhasil masuk membasahi tenggorokan Yuki,Al mengusap lembut kepala Yuki sebelum dia menggenggam tangannya.

Semua yang melihat itu hanya diam karna mereka tau saat ini Yuki tidak baik baik saja, karena mereka tau Yuki adalah type orang yang gampang sekali trauma dengan hal hal yang paling dia hindari terutama yang berbau bau kejahatan,Yuki mengambil nafas dalam dalam untuk melupakan pertemuan tak terduganya,sungguh dia belum siap untuk saat ini ketemu dia,kenapa juga Yuki bisa lupa kalau dia kuliah ditempat yang saat ini Yuki pijak.

"Are you oke Princess?"tanya Nina memegang pundak Yuki membuat dia tersentak kaget dan menengok kearah Nina yang sudah mengusap punggung Yuki.

"Yes, i'm ok"jawab Yuki tersenyum terpaksa kearah Nina dan sahabatnya yang terlihat mereka membuang nafas kasarnya.

Dirasa Yuki sudah lebih baik Al membawa Yuki pulang diikuti yang lainnya,tapi kali ini Al membawa Yuki kerumahnya karna ada yang ingin Al sampaikan kepada Yuki.

Sesampainya dikediaman kohler Al dan Yuki langsung masuk,mereka heran kenapa rumah tampak sepi.

"Bi"panggil Al setelah dia dan Yuki sudah masuk kedalam rumah tapi sebelumnya mereka sudah mengucapkan salam sebelum masuk tadi.

"Iya den kenapa?"

"Pada kemana bi,kok sepi?"tanya Al masih dengan tangannya yang melingkar pada pinggang Yuki.

"Nyonya pergi sama den El dan juga den Dul,katanya cuma sebentar tapi tidak bilang mereka kemana"ujar bibi yang mendapat anggukan dari Al.

"Bi tolong siapin makan siang untuk kami"perintah Al pada bibi karna memang tadi mereka tidak sempet makan.

"Den Al dan non Yuki mau makan apa?"tanyanya

"By kamu pengen makan apa hem?"tanya Al mengusap lembut pipi Yuki yang langsung mendongak menatap Al.

"Pengen sayur asem sama tempe goreng aja"jawab Yuki dengan suara manjanya membuat Al gemes dan langsung narik hidung Yuki yang langsung membuat Yuki mengadu kesakitan.

Cinta pertama (✓)Baca cerita ini secara GRATIS!