Part 5 - B

675 41 0


Tampak seorang gadis tengah menelusuri lorong supermarket, sesekali dia memasukkan beberapa barang kedalam troli. Cukup banyak barang yang dia ambil, hingga trolinya penuh.

"Hyunhee –ya," panggil seorang pria yang mendorong troli di belakang gadis itu. "Berapa banyak lagi yang akan kau beli?"

"Baiklah, aku berhenti," jawabnya tak bertenaga. "Padahal aku beli ini semua untuk Oppa." Perkataan Hyunhee barusan, menimbulkan perasaan tak enak di hati pria bernama Jongin. "Itu karena aku khawatir dengan Oppa, kau cuma punya roti tawar dan kopi."

"Benarkah? Kalau begitu, beli semua yang kau mau," ucap Jongin terdengar berat untuk mengatakannya.

"Tidak, aku kira ini sudah cukup," ucap Hyunhee semari mengecek daftar belanjaannya. Jongin bernafas lega, senyumnya kembali terbit. "Sekarang kita beli pakaian untukmu, Oppa," sambung Hyunhee.

Tampaknya acara shopping pasangan itu akan berlangsung lama. Mari kita skip saja.

___ ___ ___

Jongin menghempaskan tubuhnya ke sofa panjang, membuat seseorang yang ada di ruangan tersebut berlonjak kaget.

"Jongin –ah, tidak bisakah kau datang dengan tenang!" sentak Kyungsoo.

"Aku lelah, Hyung. Kenapa para gadis selalu memiliki stamina luar biasa saat mereka berbelanja?"

"Sudah, terima saja. Kau jarang-jarang bisa jalan berdua dengan pacarmu, nikmati saja selagi dia masih di London."

"Tetap saja Hyung," bantah Jongin.

"Kalau begitu, tutup mulutmu dan tidurlah. Beberapa jam lagi aku akan membangunkanmu untuk rapat," ucap Kyungsoo.

"Ne ~ Gomawo Hyung," jawab Jongin lalu memejamkan matanya.

Setelah sebelumnya Chanyeol menerima telepon dari Xiumin, dia segera pergi ke Jeju, tepatnya ke lokasi tempat terjadi kecelakaan. Sesampainya disana, Chanyeol melihat Xiumin dengan seorang petugas, lantas dia menghampirinya.

"Bagaimana? Apa Hyunji sudah di temukan?" tanya Chanyeol dengan nafas tersenggal-senggal.

"Belum," jawab Xiumin berat.

Berdasarkan penjelasan dari petugas, mereka datang kelokasi karena mendapat pengaduan dari warga yang melihat Sehun terdampar di bibir pantai tadi pagi. Sementara itu, tak ditemukan keberadaan Hyunji. Dugaan saat ini, Sehun terseret arus dari lokasi jatuhnya mobil hingga terbawa ke pantai dan Hyunji dinyatakan hilang karena tenggelam.

Chanyeol jatuh berlutut di tanah berpasir. Memikirkan situasi yang menimpa Hyunji membuat kakinya begitu lemas, dadanya sesak dan air mata tak dapat dibendungnya lagi. "Sehun ... bagaimana keadaannya?" tanya Chanyeol penuh emosi. Baginya, hanya Sehun harapannya saat ini. Dia satu-satunya yang tau mengenai kejadian tersebut dan Hyunji.

"Aku tidak tau, sesampainya di Jeju aku langsung kesini dan keluarganya yang menunggu Sehun di Rumah Sakit," jawab Xiumin.

Atas permintaan Chanyeol, Xiumin mengantarnya ke Rumah Sakit tempat Sehun dirawat. Setibanya di Rumah Sakit, Chanyeol langsung menuju kamar rawat Sehun. Diruangan ada Tuan dan Nyonya Oh sedang duduk di sebelah ranjang Sehun. Chanyeol mendekat ke ranjang Sehun, dilihatnya pria itu tak sadarkan diri. Kondisinya tak cukup baik, lehernya di gips, dia juga menggunakan alat bantu bernafas dan terdapat beberapa luka yang tampak membiru di tubuhnya. Chanyeol mundur perlahan, dia hanya dapat menunggu saat ini.

My Possessive HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang