[12] Unforgettable Tokyo

78 4 0

Tiga bulan kemudian...


Serin melipat semua pakaiannya dan meletakannya di atas kasur. Setelah semua baju terlipat dengan rapih, ia akan memasukkan semuanya ke dalam koper. Tidak terasa sudah tiga bulan berlalu sejak ia pertama kali menginjakkan kaki di Jepang. Musim semi berlalu sangat cepat dan sebentar lagi ia juga akan segera kembali ke Korea.

Serin tak dapat menahan rasa suka citanya saat mengetahui ia akan segera kembali ke Korea besok. Rasanya begitu berdebar dan bersemangat seperti akan pergi karya wisata. Tapi yang ia rasakan saat ini jauh lebih dari itu. Kau tahu bagaimana rasanya akan pulang ke rumah setelah sekian lama tidak bertemu keluarga dan teman-temanmu?

Jendela kamar yang sedikit terbuka membuat Serin dapat mendengar dengan jelas suara keramaian di luar sana. Musim panas telah tiba, orang-orang telah berbondong-bondong keluar rumah saat malam hari dan menikmati musim panas di luar. Sepertinya sudah mulai terasa pengap jika hanya berada di dalam rumah saja, terlebih lagi hari ini sudah memasuki liburan sehingga banyak wisatawan yang datang.

Serin meraih ponselnya dan mengirim sebuah pesan singkat ke grup pesan yang beranggotakan Baekhyun, Chanyeol dan dirinya.

'Besok aku akan pulang ke Koreaaaaaa! Tak sabar bertemu kalian, aku rindu sekaliiiii!'

Tak lama setelah Serin mengirim pesan tersebut, langsung ada panggilan masuk dari Baekhyun. Sebuah panggilan video untuknya.

"Baekhyun-aaaaaa!"

"Serin-aaaaaaa!!!" suara yang keluar dari ponsel Serin begitu ramai karena yang terdengar bukan hanya suara Baekhyun di sana.

"Oh, Chanyeol-ah? Kalian sedang bersama-sama? Yaaaah, bogoshipooo!"

"Nadoooo!" jawab Baekhyun dan Chanyeol berbarengan tidak kalah semangat. Keduanya saling berebut agar wajahnya yang paling terlihat di layar.

Serin tak berhenti tersenyum melihat kedua sahabatnya saat ini. Baekhyun dan Chanyeol sudah semakin dekat sejak kepergiannya tiga bulan lalu. Bahkan kedua sahabatnya itu kini sering sekali memamerkan kegiatan mereka bersama selama Serin di Jepang. Kadang ia merasa seperti ditinggal oleh keduanya dan berharap ada di sana juga menghabiskan waktu bersama mereka. Ia sungguh merindukan kedua lelaki itu.

"Kalian sedang apa?" tanya Serin yang iri melihat Baekhyun dan Chanyeol selalu bersama-sama sekarang.

"Kami sedang bermain jenga. Yah, kau tahu tidak, Chanyeol benar-benar buruk dalam permainan ini." cerita Baekhyun sambil meledek Chanyeol yang kemudian langsung menerima gigitan di bahu dari lelaki bertelinga lebar itu.

Jenga adalah permainan balok-balok kecil yang disusun menjadi sebuah menara, cara memainkannya sangat sederhana, yaitu kau hanya harus mengambil satu dari susunan balok tersebut lalu menaruhnya kembali di susunan paling atas dan tidak boleh menghancurkan menara itu, jika menara itu runtuh maka kau kalah.

"Aku bahkan belum pernah memainkan itu bersama kalian." ujar Serin iri.

"Tenang saja, setelah kau sampai nanti akan langsung kuculik untuk bermain jenga seharian dengan kami." kata Baekhyun asal.

Serin tertawa mendengarnya. "Haha, yang benar saja.

"Kau besok pulang ya? Kami akan menjemputmu, oke?" seru Chanyeol bersemangat.

"Tentu saja. Lagipula libur musim panas sudah tiba, nanti ayo kita bersenang-senang!" Serin sungguh ingin memeluk ponselnya saat ini karena sudah terlalu rindu dengan dua sahabat kesayangannya itu.

"Baiklah, sana kau istirahat, aku masih mau bermain dengan Chanyeol." canda Baekhyun seperti mengusir Serin.

"Wah! Maldo andwae! Kalian benar-benar jahat ya!" jawab Serin dengan nada pura-pura marah. Tak ada yang merespon dengan serius, kedua lelaki itu justru malah menertawakannya.

Universe in His EyesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang