Part 1 - B

1.6K 84 0


Perkataan Chanyeol terbukti benar, ini sudah beberapa hari Hyunhee mendiami Hyunji. Dan hasilnya Hyunji sendiri yang mengalami imbasnya, dia tak dapat berkutat tanpa Hyunhee. Pasalnya Hyunhee lah yang selalu menolongnya dalam setiap aktivitasnya mulai dari bangun sampai tidur. Bahkan hari ini dia kesiangan untuk berangkat kerja, padahal ini adalah hari besarnya. Ya, pemotretan Hyunji dengan Aktor Zhang Yi Xing.

Hyunji menuruni tangga dari lantai dua menuju dapur untuk sarapan. Sepi, dia sarapan sendiri pagi ini karena sebagian besar keluarganya sudah pergi melakukan aktivitas masing-masing. Hyunji mengambil susu, roti dan selai.

"Mau dibuatkan telur goreng, Hyunji agasshi?" tanya seorang wanita paruh baya yang merupakan bibi pembantu di kediaman keluarga Park.

"Tidak, terima kasih Ahjumma," tolak Hyunji sembari mengoleskan selai pada roti.

"Telur pun kena imbas pertengkaran kalian, Agasshi. Tidak ada yang memakan telur-telur itu selama beberapa hari," keluh Shin ahjumma lalu pergi.

Hyunji menghela nafas panjang, sepertinya dia harus segera berbaikan dengan kembarannya itu. Tapi tidak mudah jika itu dengan Hyunhee, terlebih lagi dirinya sendiri juga ber –ego besar. Hyunji mengakhiri sarapannya dan bergegas pergi dengan mobilnya menuju lokasi pemotretan.

Tak butuh waktu lama bagi Hyunji untuk menyelesaikan sesi pemotretan, dia sudah expert di bidang itu. Dan sekarang adalah waktunya beristirahat, Hyunji berjalan keluar gedung tempatnya melakukan pemotretan tadi dan menuju sebuah cafe. Sesampainya disana dia mulai memesan.

"Satu Ice Vanilla Latte dan cake low fat," ucap Hyunji ketika berdiri didepan meja kasir untuk memesan.

"Tambahkan satu Espresso," ucap seorang pria yang suaranya terdengar dari belakang punggung Hyunji.

Hyunji berbalik untuk melihat orang yang ada dibelakangnya, ekspresi wajahnya menunjukkan betapa terkejutnya dia. "Yi Xing –ssi!" seru Hyunji.

"Annyeong Hyunji –ssi. Sedang istirahat makan siang? Bagaimana kalau kita makan bersama," tawar pria bernama lengkap Zhang Yi Xing itu.

Hyunji mengiyakan ajakan rekan kerjanya itu dan mereka saat ini mulai mengobrol. Pembicaraan mereka tampak menyenangkan, sesekali terdengar tawa baik Hyunji maupun Yixing. Orang yang melihat mereka mungkin akan mengira jika mereka itu akrab satu sama lain atau sebagai sepasang kekasih. Namun disela-sela pembicaraan mereka ada seorang pria yang tengah memperhatikan mereka dari balik kaca cafe yang transparan itu, menatap dengan intens disertai kilatan kemarahan. Lalu pria tersebut segera masuk kedalam cafe dengan tergesa-gesa dan menghampiri meja dua orang yang sedang asik mengobrol itu.

"Ikut denganku," titah pria tersebut sembari menarik lengan Hyunji. Gadis itu tampak kaget saat lengannya ditarik tiba-tiba, begitu juga dengan Yixing yang menjadi teman bicara Hyunji saat itu.

Yixing menahan tangan pria itu. "Siapa kau? Tidakkah kau lihat, kami sedang bicara?" ucap Yixing dengan nada suara yang cukup tinggi hingga membuat mereka menjadi perhatian pengunjung kafe tersebut.

"Bukan urusanmu!" balas pria itu menepis kasar tangan Yixing dari tangannya dan pergi dengan masih menarik tangan Hyunji.

Yixing bangun dari kursinya dan menghalangi jalan pria yang hendak membawa Hyunji pergi. "Tuan ... kalau kau tak tahu sopan santun, setidaknya jangan kasar pada wanita!"

"Gwaenchana, Yixing –ssi. Aku kenal dengannya," ucap Hyunji.

"Kau yakin?" tanya Yixing memastikan.

My Possessive HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang