7 elemen

5 1 0

" 7 orang? Apa mereka temanmu? " tanya nya
" iya, 7 orang ini temanku, oya jangan khawatir, mereka bukan orang lemah, biarkan kami membantumu. Jawabku tegas.
"baiklah, akan ku sadarkan mereka." ucapnya sembari menyadarkan teman-temanku.
"eh? Dimana ini? "
Mereka tampak kebingungan akupun menjelaskan pada mereka secara perlahan dan mereka paham.
"oh iya penyihir- " kataku lalu dipotong olehnya
"jangan memanggilku begitu, aku ini punya nama, namaku Charlotta." katanya sambil tersenyum lebar.
" oh, charlotta ya ?  Aku juga tadinya ingin memperkenalkan namaku dan teman-temanku. Namaku Zehel." balasku
" oh aku naseken." timpal naseken cuek
"aku Liotha senang bertemu denganmu charlota, aku teman sekelas ze chan." kata Liotha dengan senyum.
Aku suka senyum liotha,tidak,bukan senyumnya,maksudku aku menyukainya sejak lama , ia adlah teman masa kecilku, tapi ntah kenapa tak bisa kusampaikan sampai sekarang, kita lewatin dulu soal perasaanku ini selanjutnya yang memperkenalkan diri adalah..

"aku Aodan kau bisa panggil aku Ao." kata aodan sembari membungkukan badannya. "Yah dia memang sopan sih" gumamku dalam hati.
"aku liana." kata liana singkat.
"aku xevana mohon kerjasamanya charlota chan!" timpal xevana

Selagi yang lain meperkalkan diri, aku melihat kaze yang terus menatap charlota.

"kau menyukainya? Bisikku

"kau ini bicara apa?". Jawabnya dingin

" eh, jumlahnya cuma 6 termasuk zehel yang ke7 mana?" tanya charlota

"maaf aku lupa memperkenalkan diriku, aku Kaze." kata kaze sambil mengangkat tangannya.

"hmph.. Apa maksudnya dengan lupa memperkenalkan diri?" kata Charlota  tertawa kecil sambil menatap kaze. Tetapi Kaze memalingkan mukanya seolah tak peduli.

" baiklah dengan begini kita lengkap, sekarang aku akan memberikan kalian kekuatan elemen masing-masing 1, tetapi dengarkan aku baik-baik, karna kalian adalah manusia, kekuatan ini tidak bekerja secara optimal kepada kalian melainkan hanya 80% dari kekuatan aslinya, tetapi jika kekuatan elemen ini cocok pada kalian dalam artian kalian bisa menguasainya dan mengendalikan dengan baik, maka 80% akan naik 2x lipat. Hanya saja sangat susah untuk melakukannya. Dan satu lagi yang kuberikan hanyalah sekedar kekuatan elemen. pola serangan, style kalian bertarung, mantra, dan kekuatan apa yang menjadi inti dari elemen yang ku berikan, itu harus kalian cari dan pelajari sendiri, aku akan membantu dasar-dasarnya sampai kalian mengerti." jelas charlota

Kami semua tertegun tak bisa membayangkan gimana nanti jadinya, tentu saja kami bingung yang ada dalam benak kami dulunya adalah lulus dari sekolah, lalu kuliah, bekerja, memiliki rumah tangga, dan tiba-tiba pemikiran itu lenyap dan kami harus memikirkan pola serangan, style bertarung, mantra,dan kekuatan bagaimana yang menjadi inti dari elemen yang kami miliki, bagaimana kami melakukannya?! Apa kami bisa?

"aku yakin kalian pasti bisa! Kalian pasti menjadi orang-orang yang kuat! "
Kata charlota seolah dapat menebak keraguan kami.
"nah sekarang saatnya, zehel aku memberikanmu dark element, elemen kegelapan semua jenis sihir-sihir gelap kaulah ahlinya ."  tambah charlota sembari menggemgam tanganku. Aku bisa merasakan kekuatan kegelapan ada dalam tubuhku.
" selanjutnya, Liotha aku memberikanmu water element, kaulah penguasa air, kendalikan air sebijaksana mungkin, air akan mematuhi segala perintahmu."
"Naseken, aku memberikanmu earth element, elemen tanah, kau bisa mendatangkan gempa detik ini juga kalau kau mau, tanah yang kau pijak sekarang atau nanti adalah temanmu, gunakanlah kekuatanmu dengan bijak, karna kau bisa menghancurkan sebuah gedung dalam sekejap."
"Aodan, aku memberikanmu fire element, bakarlah apa yang pantas dibakar, hanguskan apa yang harus dihanguskan, jangan pernah takut pada api karna hanya kau yang bisa taklukan api."
"Liana, aku memberikanmu light element, panggilah gemuruh petir itu jika ada musuh di depanmu sambarlah mereka dengan petir itu, jangan ragu untuk menggunakannya karna petir-petir itu tidak akan menyakiti tuannya."
"Liana, aku memberikanmu ice element, bekukan jika itu memamg mengganggu jalanmu, esmu tidak akan perna cair oleh api apapun itu, esmu akan abadi membeku."
" yang terakhir, Kaze aku memberikanmu Wind element, sesuai namamu kaze yang bearti angin, jadilah bebas seperti angin, tak ada yang bisa menangkapmu karna kau angin yang bebas, kekuatanmu bisa mengobrak abrik 1 kota dengan sekejap."

" nah kalian semua sudah kuberikan kekuatan ingatlah kata-kataku tadi, dan satu lagi jangan sampai kekuatan itu mengendalikan kalian, tapi kalianlah yang harus mengendalikannya. Karna jika kalian terkendali oleh elemen itu, kalian sendiri akan berubah menjadi monster yang mengerikan." jelas charlota.

Kami mengangguk tanda mengerti, esoknya kami semua berlatih, charlota mengajarkan kami dasar-dasar bagaimana mengendalikan, mengeluarkan elemenn yang kami miliki dan bagaimana cara membuat mantra dan jenis skills yang kami keluarkan.
Hari sudah sore. Aku dan teman-teman beristirahat sedangkan charlota pergi entah kemana.

"hahh , aku lelah.." kata aodan sambil membaringkan badannya di rumput-rumput.

"semangatlah ao san, ini baru awal" jawab xevana

"xe cchi benar! Ini baru permulaan" balas Liotha

" kita hanya perlu bertambah kuat" kata kaze dingin sembari berdiri dan melanjutkan latihannya.

" kaze kun memang rajin ya beda sekali dengan ken san " kata xevana

" hah ? Tunggu kenapa membawa namaku diperbincangan kalian?!lalu ken san apa maksudnya?" balas naseken dengan muka memerah

Ku hanya tertawa melihat reaksi itu, yah memang seperti inilah teman-temanku dengan sifat dan karakter masing-masing.
Sore itu langitnya cerah bewarna orange kemerah merahan, matahari sudah mau menyembunyikan dirinya, sambil melihat pemandangan indah itu aku berfikir.
"Perjalanan kita masih panjang kan?"

The Witch and The Legend Of Lost TownBaca cerita ini secara GRATIS!