15.. Trouble Maker 🔞

647 43 0

Usia kandungan Sky sudah beranjak mendekati usia bersalin nya. Reniel semakin ekstra mengawasi kebutuhan Sky dan mengajarkan banyak hal terpaut apa saja yang ditanyakan pasangan nya itu walau kadang agak membuat Reniel bingung bagaimana harus menjelaskan nya.

"Alpha..". Panggil Sky.

"Hmm.. Ada apa?". Tanya Reniel yang memeluk hangat Sky sambil menciumi puncak kepala perak pemuda itu. Ia sudah kembali menandai Sky dan aroma Sky kembali memabukkan Reniel karena aroma-aroma mengerikan yang menyelimuti Sky kini sudah hilang sepenuh nya digantikan oleh aroma dominan Reniel.

"Apa yang menonjol di balik celana Alpha?".

Reniel ingin menjedukkan kepala nya kelantai. Ia bingung harus menjawab apa atau bagaimana. Tapi.. ia rasa sudah tak ada salah nya untuk mencoba.

"Sesuatu yang membuat Sky hamil dan mengandung anak kita..". Jawab Reniel seduktive sambil menjilat daun telinga Sky.

"Emmh.. apa itu? boleh aku melihat nya?". Tanya Sky tertarik.

"Boleh saja.. tapi Sky harus jadi anak baik dan menuruti perkataan Alpha".

Sky pun mengangguk setuju. Reniel sedikit tak tega memanfaatkan keadaan Sky tapi ia tak bisa membiarkan Sky terus menerus tak tahu apa-apa. Sedangkan sesuatu di selangkangan nya sudah terlalu lama tak menerima kenikmatan yang memuaskan.

Reniel pun melepaskan seluruh pakaian Sky sedangkan dia hanya melepas atasan nya. Ia membaringkan Sky pelan kekasur empuk kamar mereka yang ada dirumah keluarga Silas.

"Sky.. aku mencintai mu".

"Emm.. hh.. ahh.. Alpha.. shh.. emmh..".

Walau Sky sudah kehilangan kewarasan nya dan diri nya yang dulu, Reniel senang karena respon Sky terhadap sentuhan nya masih sama.

Reniel menjilat dan menghisap tanda mating nya dengan Sky, membuat kekasih nya mendesah ruah dengan suara keras.

Reniel mengecup seluruh tubuh Sky dengan perasaan mendamba akan kerinduan nya pada kehangatan tubuh sang kekasih.

Ia sudah sangat lama bertahan, bersabar dan menunggu saat-saat dimana ia akan kembali bersatu dengan Sky.

"Alpha.. emmh.. aku ingin dirimu.. hh..". Sky meremas helaian rambut hitam Reniel dengan gemas.

Sky terus mendesah dan menggeliat tak karuan. Perut nya terasa ngilu, ia sangat nyaman ketika Reniel membelai perut buncit nya.

Ia merasa tak sabar akan sesuatu tapi ia tak tahu apa itu. Ia mengenal sentuhan Reniel, ia mendambakan sentuhan pria itu, tubuh nya tahu bagaimana merespon setiap tindakan pria itu.

Sky rindu akan setiap sensasi yang ia rasakan sekarang. Reniel bermain dengan kedua puting yang mulai mengeras didada nya.

Kepala Sky berputar, tubuh nya panas dan sesuatu serasa ingin meledak keluar dari dalam tubuh nya. Ia ingin lebih.. tapi sekali lagi ia tak tahu apa yang ia ingin kan.

Sky mendesah frustasi dan membiarkan Reniel melakukan apa pun pada nya. Ia mempercayai pria itu.. dari dalam hati nya.

Reniel mencium bibir Sky, melumat bibir mungil nya dan menginvasi seluruh isi mulut pemuda itu dengan lapar dan bernafsu.

Tangan nya bermain dengan penis Sky yang mulai menegang. Lalu turun ke lubang anus Sky.

"Nng!.. mmh".

Reniel memasukkan jari tengah nya kedalam anus Sky, membuat empu nya mengerang tertahan, ia masih bergumul dengan lidah ahli Reniel didalam mulut nya.

Little Red Riding Hood [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang