11.. A Big Liar 🔞

883 54 1

Silas dan Radius merasa heran dengan putri mereka satu-satunya, Clear. Sejak ia pulang bersama kedua saudara nya, ia tak henti-henti nya bersenandung dan tersenyum senang.

"Sebenar nya apa yang terjadi dengan mu Clear?" tanya Radius.

Clear malah hanya cengengesan. "Dia terpilih sebagai generasi Cinderella yang baru, bu". Criss yang menjawab.

Silas dan Radius mematung. Mereka terkejut mendengar nya dan sedih disaat yang besamaan pula. Tapi melihat kebahagian putri mereka, mereka tak bisa mematahkan semangat nya.

Kedua nya hanya tersenyum seolah senang dengan kabar itu. Tapi Sky dan Criss tak bodoh, mereka tahu orang tua mereka tengah bersedih juga saat itu.

"Malam ini purnama, bagaimana kalau kita bermain kedanau di dekat rumah kawanan". Ajak Criss mencairkan suasana.

"Aku setuju. Aku dan Ayah juga sering menikmati bulan didekat sana, walau sedikit dingin karena dekat danau". Sambung Sky.

Mereka sekeluarga sepakat untuk menikmati bulan punama malam itu didekat danau. Bagi para werewolf dimana pun asal terkena cahaya bulan punama maka tak masalah.

Tapi lain halnya dengan keluarga Silas, mereka lebih senang bersantai menikmati cahaya rembulan di tempat yang indah-indah.

Tengah malam hampir tiba. Banyak anggota kawanan yang mulai keluar rumah kawanan untuk menikmati bulan purnama malam ini.

Tepat hampir tengah malam, kelompok Alpha Reniel kembali setelah melakukan misi perburuan kawanan rouge yang kata nya muncul di ujung wilayah mereka.

"Selamat malam, putra ku". Sapa Luna Neeriel, ibu Alpha Reniel.

"Malam Luna". Sapa nya balik.

"Bagaimana perburuan mu?". Tanya sang ayah, Alpha Resor.

"Baik, hampir lepas tapi akhirnya dapat semua nya". Jelas Alpha Reniel pada kedua orang tua nya.

"Bagus lah, oh yaa, kau tahu.. Sky sudah pulang pagi tadi".

Deg

Alpha Reniel sudah lama tak mendengar nama itu disebut kan.

"Untuk apa dia pulang? mending tak usah pulang sama sekali". Sahut Alpha Reniel kesal. Sky benar-benar pergi sangat lama.

Reniel sempat merindukan bocah itu tapi ia berusaha untuk melupakan nya dan menganggap bocah menyebal kan itu sudah mati dan tak akan pernah kembali.

Tapi harapan nya sia-sia. Sky sudah kembali, ada perasaan rindu di dalam lubuk hati nya, tapi ia menepis nya jauh-jauh karena rasa gengsi nya.

"Ren.. ini sudah sangat lama putra ku, apa kau tak sebaik nya memilih para waren?".

Lagi, Reniel paling kesal ketika orang tua nya mulai mengungkit-ungkit masalah pasangan nya lagi.

"Tidak". Jawab Reniel tegas. Reniel tetap akan menunggu pasangan nya walau ratusan tahun akan ia lalui, ia tetap akan menunggu pasangan nya.

Ia sudah mengatakan niat nya itu pada orang tua nya. Orang tua nya juga tak mau memaksa karena Reniel benar-benar keras kepala.

Ketika Reniel dan orang tua nya keluar untuk menikmati bulan purnama malam itu. Ia tiba-tiba mencium sebuah bau manis yang menggoda.

Serigala Reniel menjadi liar, ia menggeram dalam dan mencari sumber bau manis yang membuat nya mabuk itu.

"Mate..". Desis nya senang. Serigala nya mulai mengambil alih.

Semua kawanan termasuk orang tua Reniel tersenyum senang. Akhir nya, calon Alpha kawanan mereka menemukan apa yang selama ini dinanti-nantikan-- pasangan.

Little Red Riding Hood [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang