[8] The Savior

68 5 0

13 Mei.


Hari yang sudah dipersiapkan akhirnya tiba. Siang ini Serin dan Kyungsoo akan segera terbang ke Jepang ditemani guru Kim. Di bandara Serin ditemani ibunya, Baekhyun dan Chanyeol yang juga ikut mengantarnya sampai ke Gimpo, sedangkan Kyungsoo terlihat sendirian hanya bersama guru Kim.

"Kau sendirian?" tanya Serin heran melihat Kyungsoo hanya berdiri di sana tanpa keluarga atau teman yang mendampinginya.

"Mmm."

Serin menoleh ke belakang. Ia melihat ada ibunya, Baekhyun dan Chanyeol yang sedang mengobrol di belakang. Kemudian ia menoleh lagi ke Kyungsoo, membandingkan pemandangan yang sedikit mencolok di antara mereka.

"Orang tuamu?" Serin bertanya dengan sedikit hati-hati takut Kyungsoo akan memberikan jawaban yang tidak terduga.

"Orang tuaku di Gyeonggi. Aku tinggal di sini bersama hyung-ku, tapi ia sedang menjalani wajib militer sekarang."

"Jadi kau tinggal sendiri?"

Kyungsoo mengangguk santai.

Beruntung jawaban Kyungsoo sedikit memuaskan, melihat reaksi Kyungsoo, nampaknya lelaki itu nyatanya baik-baik saja.

Serin membuka mulutnya. "Ah, begitu. Kau– tidak pernah cerita." sejujurnya ia sedikit kagum dengan keberanian Kyungsoo yang tinggal sendiri dan berada jauh dari orang tuanya di usianya yang masih sangat muda. Lelaki itu hanya tersenyum simpul setelah mendengar reaksi Serin.

"Lima menit lagi kita boarding, ya." ujar guru Kim yang mengingatkan.

Serin segera memeluk ibunya, "Eomma, aku pergi dulu ya."

Ibu menepuk punggung Serin lembut. "Jaga dirimu baik-baik dan jangan lupa makan dengan teratur."

Serin mengangguk dan membalas ibunya dengan pelukan yang lebih erat. "Aku akan merindukanmu, eomma."

"NUNA!!!" tiba-tiba dari arah pintu masuk terlihat seorang pelajar yang masih mengenakan seragam berlari menghampiri Serin.

Oh Sehun?

"Nunaaa..." Sehun datang langsung memeluk Serin dengan erat.

Kyungsoo memerhatikan siswa lelaki itu dari jarak beberapa meter di depannya. Ia mengamati dengan serius wajah siswa bertubuh tinggi itu dan langsung mengenali mata sipit yang terlihat sangat mirip dengan milik Serin.

"Yah! Kau bolos sekolah?" tanya Ibu dengan keras sambil memukul punggung Sehun dengan keras.

Sehun tak menjawab ibunya dan tidak mau melepas tautannya dari Serin. Ia terus memeluk kakaknya seakan tidak ingin berpisah. Serin membalas pelukan Sehun. Ia menyandarkan kepalanya di bahu adiknya yang lebar sambil menepuk punggungnya pelan.

Serin mendekatkan wajahnya ke telinga Sehun dan berbisik. "Nuna pergi dulu, ya. Aku titipkan Eomma dan Appa padamu, jaga mereka baik-baik."

"Mmm." jawab Sehun singkat dengan nada pelan.

Serin melepaskan pelukannya dan memberi isyarat agar Sehun sedikit menundukkan tubuhnya yang tinggi. Ia berjinjit dan mengecup kepala adik kesayangannya itu sambil sedikit mengacak rambutnya. "Kau harus menuruti apapun yang dikatakan Eomma, mengerti?"

Sehun mengangguk.

Kali ini giliran Baekhyun dan Chanyeol yang memeluk Serin bersamaan. Mereka bertiga berpelukan bersama dan saling merangkul bahu masing-masing.

Universe in His EyesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang