WYLS 2 (01)

1K 154 13
                                                  

Langit sore kala itu terlihat mendukung sekali untuk Taehyung merangkul pundak Sooyoung sambil membawanya berjalan mengelilingi taman kota.

Setelah menghabiskan sepekan mereka di desa, mereka harus melanjutkan kehidupan mereka di kota.

Sooyoung tak henti menceritakan tentang kegiatan para gadis saat Jungkook, Taehyung, dan Jimin pergi ke kota untuk mencari wedding organizer Jungkook dan Yeri.

"Tahu, gak? Waktu kalian pergi, kita cerita-cerita serem sampai Sunji nangis gara-gara takut. Dia lucu banget, deh. Kaya Jimin. Pantesan mereka cocok." Sooyoung menatap wajah Taehyung sambil bercerita.

"Jimin juga penakut. Dilempar ular bohongan aja langsung mewek." Balas Taehyung sambil terkekeh geli.

Mengingat kejadian saat mereka masih belia itu membuat Taehyung jadi rindu masa-masa kecilnya.

"Tapi, ya, kok Sunji mau sih sama Jimin? Dia kan masih SMA." Sooyoung mengernyitkan alisnya bingung. Mau dipikirkan sejauh apapun, tak ada alasan untuk Sunji menyukai Jimin, terlepas dari ketampanannya, pria itu aneh.

"Yah, namanya juga cinta, sayang. Kayak kamu, kok mau sama cowo gila ini?" Tanya Taehyung sambil memandang wajah Sooyoung yang tampak berpikir.

"Soalnya, kamu itu bikin aku penasaran. Terus, kamu itu cuma tersesat enggak gila. Oke?" Sooyoung melempar tatapan tajam. Taehyung yang mengerti hanya bisa mengangguk setuju.

"Pulang, yuk? Udah malem. Entar kamu kedinginan." Taehyung memindahkan tangannya ke jemari Sooyoung, menautkannya sambil sesekali mengelus punggung tangan itu lembut.

"Eum. Kamu udah ngerjain tugas praktek dari Hwang ssaem?" Sooyoung kembali menjatuhkan pandangan ke arah Taehyung yang saat ini sibuk memakaikan helm ke kepalanya.

Taehyung mengernyitkan alis, mencoba mengingat-ingat, "belum. Seohee sunbae lagi sibuk sama tugasnya yang lain minggu ini. Jadi, ya, diundur minggu depan prakteknya."

"Oh, kamu sama Seohee sunbae, ya?" Tanya Sooyoung sambil menaiki motor. Gadis itu tak lupa berpegangan pada kedua sisi pakaian Taehyung.

"Iya. Kalau kamu, sama siapa?"

"Aku sama Sehun sunbae." Jawab Sooyoung sambil membenarkan jaketnya agar tak terbuka ditiup angin.

"Sehun sunbae yang famous seantero kampus itu?" Taehyung sedikit tertarik dengan partner tugas praktek Sooyoung. Pasalnya, ini Oh Sehun si pemilik muka tertampan dan kepribadian paling dingin di kampus.

"Yup. Kebayang gak jadi aku? Harus banyakin sabar kalau ngomong sama itu sunbae. Dinginnya ngalahin es di kutub. Beh." Gerutu Sooyoung yang membuat Taehyung terkekeh di balik helmnya.

"Tapi, dia kan ganteng. Ada nilai plusnya, dong."

Sooyoung mendumel, mengeratkan cengkramannya di sisi pakaian Taehyung, "kalau menurut aku, gantengan kamu kemana-mana. Kamu baik, ramah, ganteng lagi. Gak kaya Sehun sunbae yang sok kecakepan."

Taehyung tertawa geli mendengar gerutuan Sooyoung yang bagai mahasiswa menggerutu pada dosen pembimbing karena skripsinya tidak segera diacc.

"Tapi, dulu kan aku juga dingin begitu."

"Dingin kamu itu gak sok cool kaya dia. Ck. Pokoknya aku gak suka sama Sehun sunbae." Ujar Sooyoung tak dapat diganggu gugat.

"Iya, deh. Tapi, kalau entar kamu kena karma dari omongan kamu, awas aja!" Ancam Taehyung sambil melirik Sooyoung dari kaca spion.

"Never."[]

wнen yoυ love ѕoмeone. [ vjoy ]✔ Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang