Twenty Eight

2.9K 120 6

"Gue ngerasa kalo gue bakal terpisah dari lo, Al. Apa ini perasaan gue aja atau bakalan terjadi?" Kata Fienna dengan suara pelan.

******

"I don't want to lost you twice, once was enough to make me out of my mind"

Fienna dan Alfredo tiba di Paris pada siang hari. Mereka segera menuju hotel yang telah di booking oleh Alfredo. Masalah pramugari di pesawat, Fienna tidak lagi memikirkannya. Baginya, saat ini lebih penting untuk menghabiskan waktu bersama Alfredo daripada membahas perdebatan sepele mereka di pesawat itu.
Namun, Fienna masih was-was terhadap firasatnya bahwa ia akan terpisah dari Alfredo.

Sudah cukup ia tersiksa saat terpisah dari Alfredo waktu itu karena ulah Mike. Sekarang, ia tidak mau itu terjadi lagi.

"When I see him by my side, I feel like I'm holding the star in my hand. He make my day shine bright. But, I don't know when he will go" Ucap Fienna di dalam hati.

Malam ini, rencananya Alfredo ingin mengajak Fienna ke suatu tempat. Tetapi Alfredo tidak memberitahu tempatnya dimana dan untuk apa. Fienna tidak bertanya lebih karena apapun itu, Fienna tahu Alfredo tidak akan mencelakakannya.

Ternyata Alfredo membawanya ke sebuah restoran candle light dinner.

Di tempat mereka makan, mereka dapat melihat menara Eiffel yang bercahaya di tengah-tengah langit malam dan cahaya lampu kota

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di tempat mereka makan, mereka dapat melihat menara Eiffel yang bercahaya di tengah-tengah langit malam dan cahaya lampu kota.

Di tempat mereka makan, mereka dapat melihat menara Eiffel yang bercahaya di tengah-tengah langit malam dan cahaya lampu kota

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mereka memesan makanan khas yang tersedia di menu restoran itu. Sambil menunggu, Fienna menatap kaca di depannya. Matanya terfokus menikmati pemandangan indah di depannya.

"What are you looking at?" Tanya Alfredo.

Fienna berkata sambil menunjuk menara Eiffel yang memancarkan cahaya biru, "Cahaya dari lampu menara Eiffel itu mendominasi cahaya lampu gedung-gedung kota di bawahnya, tapi itu malah membuat pemandangan semakin menarik."

My Wild BoyBaca cerita ini secara GRATIS!