28. Hukuman

46.9K 1.8K 73
                                        

"Agatha is Brian Brown ex girlfriend?! Sinting Agatha!! Sinting abis!!" Pekik Anna.

Romeo menyumbat kedua telinga nya dengan kedua telunjuknya saat Anna shock dengan kenyataan itu.

"Sabar.." Timpal Orion yang masih tenggelam dalam lautan berkas yang menggunung dihadapan nya.

Anna dan Romeo sepakat menyatroni Orion yang perusahaan nya sedang sibuk luar biasa menjelang Natal.

"Oreo! Lo kok ga khawatir Agatha sendirian di New York?" Tanya Anna.

Orion sontak memandang Anna yang duduk ditepian meja kerjanya, "You call me what?!"

Anna balik menatap, "Oreo! Orion itu semacam nama yang ga santai, gue lebih suka menggil lo Oreo, titik!"

**Nama Orion dibaca dengan ejaan bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia. Orion dibaca "O-rai-en"

Orion hanya menggelengkan kepala dan kembali menenggelamkan dirinya pada lautan berkas yang ada dihadapan nya.

"Are you guy's just flirting infront of me?!" Wajah jijik Romeo menatap Orion dan Anna secara bergantian, "kalo lo berdua mau mengenang masa SMA, gue cabut nih"

**Anna dan Orion adalah sepasang kekasih saat SMA.

"Fokus Agatha!" Kata Orion menegaskan.

Romeo tersenyum sinis, "Kalo kata gue si santai aja, Agatha pingsan dan ada Brian disampingnya. Jadi sebenernya fokus kita bukan Agatha, tapi si Nania.. Akhirnya lepas juga dia dari keteknya si Brian.."

"Kenapa sih dengan ketek si Brian? Kalo lo mau nyerang Nania ya serang aja. Emang dia tuh siapa? Pake bawa-bawa ketek si Brian segala.." Timpal Anna.

Romeo memutar matanya, "Kalo mau ngomongin power, Adidharmo pasti menang. Tapi kalo harta, ga mungkin keluarga gue ngelawan keluarga Brown..."

"Kan ada gue!" Potong Anna.

Romeo hanya melongo selama beberapa detik dan tertawa terbahak-bahak.

"Lo?! Haha! Ga ada jaminan keluarga Wijayanto bakal nolongin gue sampe akhir buat ngambil si Nania dari Brian Brown! Kita ga lagi ngomongin penyanyi international, kita lagi ngomongin pewaris tunggal keluarga Brown!" Kata Romeo masih sambil tertawa.

"And mother told us..." Timpal Orion,

"Stick to your family and trust no one.." Lanjut Orion dan Romeo secara bersamaan.

Anna tertawa, "kadang gue lupa kalo kalian itu kembar! Haha"

Romeo menatap Anna dengan pandangan tak percaya, "isn't it obvious?!"

Anna memutar matanya, "Seriously? You ask me that question?!"

Walaupun ada kemiripan di wajah mereka, tapi Orion memiliki kulit gelap persis seperti Bapaknya sedangkan Romeo berkulit cerah seperti Maminya.

Romeo menatap Anna dengan sebal, "Anyway.. Gue musti bergerak sendiri dan kayanya ini waktu yang tepat. Brian lagi lemah karena ngurusin Agatha yang tiba-tiba pingsan di club malem, dengan kata lain Nania lagi lepas dari pengawasan Brian...."

"Atau!!" Potong Anna, "Nikahin gue sama Oreo dan dengan begitu nama gue jadi Mrs. Adidharmo and that it's mean, gue akan jadi bagian dari keluarga Adidharmo. I got the power and you got the money from Wijayanto! How about that?!"

Orion yang sedari tadi anteng dengan dokumen-dokumen nya, tiba-tiba tersedak dan berdiri dari kursinya.

Romeo tertawa, "Tell me Anna, what is your plan, really?"

Anna tersenyum dan menjawabnya dengan santai, "Well.. Gue butuh power buat ngeyakinin orang Jepang supaya mau ngelepas saham nya. Gue mau ngegedein perusahaan otomotif gue keluar dari zona nyaman nya. Southeast Asia udah lama keluarga gue kuasain and i want more! Soooo.. Gue butuh power dan lo butuh duit lebih banyak. Keluarga lo bisa ngasih gue power dan keluarga gue bisa dapetin uang lebih banyak karena punya power lebih dari keluarga lo, isn't it?!"

Posesif (Tamat)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang