27. Sudden Proposal

34.6K 1.7K 48
                                        

Setelah menghina Nania habis-habisan dihadapan Agatha, Riana Brown merasa sangat puas dengan menanyakan maksud dan tujuan Brian membawa Nania ke rumah.

Brian benar-benar tak bisa berfikir jernih. Terutama karena ada Agatha disini. Namun, Brian harus melindungi Nania. Ia menghela nafas dan dengan segenap kekuatan nya ia mencoba tegar.

"I will marry her" kata Brian, "Nania.." Lanjutnya.

Brian melihat langsung ke arah Mama nya dan mengulangi kata-katanya, "I said, i will marry her no matter what you say. Happy?"

Cangkir yang sedang dipegang oleh Riana Brown jatuh ke lantai. Ia kalah telak. Ia tau persis bagaimana putra nya. Jika Brian bilang ia akan menikahi Nania, itu artinya apapun yang akan terjadi, ia akan tetap menikahi nya. Riana Brown tersenyum masam.

"Even infront of her?" Tanya Riana Brown pada putranya sambil melihat ke arah Athalia.

Brian tertawa dan bertanya balik, "so what?"

Brian berdiri dan menggandeng Nania lalu keluar dari ruangan itu.

***************************************

Sore harinya Athalia mendengar bahwa Brian telah pergi bersama Nania meninggalkan kediaman keluarga Brown.

Entah mengapa saat Brian mengatakan ia akan menikahi Nania, hati Athalia terasa sakit. Ia mulai gelisah.

What's wrong with me?! Kenapa rasanya sakit baget? Kenapa? Agatha? Are you there?! Agatha if you hear me, i want you to know.. Lo ga usah khawatir, gue pasti ngelindungin lo.. Tapi lo harus bilang sama gue, ada apa ini? Gue musti gimana?

Athalia akan meninggalkan kediaman Brown besok pagi dengan pesawat jet pribadi milik Mr. Brown. Ia akan pulang ke Australia. Athalia sedang menuju dapur saat ia bertemu dengan Budi.

"Hai Bud!" Sapa Athalia

"Hai Tha! Meu nge teh lagi?" Tanya Budi.

"Boleh.."

Mereka berdua menuju dapur untuk minum teh bersama. Saat mereka sedang minum teh, Budi menatap Agatha.

"Tha.. Omongan nyokap nya Brian jangan terlalu lo masukin hati ya.. Dia kalo ngomong emang gitu"

Athalia senyeruput teh nya, "ga apa-apa kok Bud, nyokap gue lebih ngeri lagi dari Mrs. Brown! Haha"

"Haha, iya juga sih ya kalo di pikir-pikir.. Liliana Sitompul pasti lebih gahar!"

Athalia hanya mengangguk.

"Tha.." Panggil Budi, "lu beneran amnesia?"

"Kenapa emang Bud?"

Budi menghela nafas, "Nania mau lu dateng ke acara tunangan dia sama Brian di New York. Sebenernya Brian bilang ga usah ngundang lu.. Tapi Nania maksa banget".

"Brian bilang ga usah ngundang gue? Gue salah apaan ya sama dia Bud? Kok dia benci banget sama Gue?"

Budi hanya tersenyum, "ga benci kok Tha.. Percaya deh sama gue. Dia cuma.... Sering khawatir sama lu. Lu kan clumsy, kadang Brian ga tahan liat nya. Itu aja kok.."

"Masa sampe dia ga mau gue dateng ke acara tunangan dia?"

"Mungkin dia ga mau ada konflik kaya kemarin lagi? Lagian dia malu sama lu Tha, gara-gara kelakuan nyokap nya."

Athalia mengangguk, "Jadi kapan acaranya?"

"Kalo lo mau ikut, malem ini gue berangkat ke New York. Lo lagi sibuk ga? Jangan sampe ngeganggu kerjaan lo Tha.."

Posesif (Tamat)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang