Epilogue

3.4K 291 127
                                    


epilog bukan berarti lanjutan

Author' note di bawah, dibaca yaa

________________________

Gadis itu baru saja memasuki ruangan pribadinya,

Nafasnya berat, kepalanya pening. 

Akhir-akhir ini, sebagian pekerjaan di cafe nya, dia yang kerjakain

Somi, Taehyung dan Seokjin juga bantu. Cuma, Haneul lebih banyak ambil bagian.

Alesannya,

Biar dia sibuk, ga kepikiran lelakinya yang satu tahun dua bulan lalu pindah ke Jepang

Baru aja duduk di sofa ruangan, bermaksud tidur beberapa saat,

Terdengar suara pintu di ketok dari luar,

"Ka Haneul?"

Kata bawahannya di luar sana. Sebenernya dia lebih tua dari Haneul. Cuma bingung manggil apa, dia lebih milih manggil ka, dalam artian bahasa korea, sunbae

Lelaki tampan, jangkung. Badannya kurang lebih sebesar Seokjin. Tapi bahunya lebih kecil dari Seokjin.

Panggilannya Kynn. Dia orang Australia yang pindah ke Korea, nyari kerjaan sampingan di Cafe and Bakery punya Somi dan Haneul ini. Mangkanya, banyak murid SMA perempuan yang dateng ke Cafe ini cuma buat curi-curi pandang ke Kynn. Berhubung Kynn masih single

"Ya?" jawab Haneul singkat, nahan pening di kepalanya

"Ada kiriman buat kaka," jawab Kynn dari luar,

"Iya sebentar," dengan males, Haneul berdiri dari duduknya

Jalan ke pintu, dengan langkah yang diseret. Kalo mama tau, pasti mama udah ngebanjirin Haneul dengan omelannya,

"Kiriman apa?" Haneul buka pintu, nampilin wajah Kynn yang selalu cerah

Kynn cuma senyum kikuk, ngeliat ekspresi Haneul yang ga pernah berubah, dingin

"Aahh, maaf ka.. bukan kiriman.."

Kynn yang posisinya di depan pintu, langsung menggeser tubuhnya, membuat Haneul ngeliat apa yang berdiri di belakang Kynn

Mata Haneul membulat sempurna. Nafasnya tercekat. Jantung nya seperti melompat ke tenggorokan. Bibirnya kelu,

"Hey, honey. Do you miss me?"

Itu Jeon Jungkook. Lelaki yang udah ninggalin Haneul selama satu tahun lebih, dan ga pernah beri kabar selama sebulan penuh.

Ga pake aba-aba, Jungkook langsung meluk Haneul eret yang masih mematung ga percaya

FIN

Sekarang buku ini emang udah tamat. Tapi ceritanya belom tamat

Gua juga sama, ga suka sad ending. Mangkanya gua bikin lanjutan,

sequel menyusul.
yay or nay?

Coba yang ngajak tawuran di komen sebelumnya, sini hayoo :")

dingin✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang