Agatha perlahan membuka matanya, ia seakan masih bisa merasakan dingin yang amat sangat disekujur tubuhnya. Ia mengingat lagi kejadian itu. Teriakan yang memekakan telinga, ekspresi wajah yang seakan berkata "kau sampah!". Agatha bergidik dan berharap ini hanya mimpi tapi sayang, kejadian itu terlalu nyata untuk nya. Agatha hanya ingin pulang, merasakan teriknya matahari Jakarta.
"Hai.. Gimana? Apa yang kerasa?"
Brian mendekat kearah Agatha dan berusaha memegang pipinya namun Agatha menghindar dengan menoleh kearah lain.
"Gue tau lu marah.. Gue tau lu ga suka.. Gue ga akan ngebela diri.. Tapi tolong bilang ke gue gimana perasaan lu sekarang? Ada yang sakit? Haus? Laper?" Tanya Brian dengan suara lembut nyaris berbisik.
Agatha melihat Budi berdiri di belakang Brian dan entah mengapa Agatha merasa Budi bisa membawanya pulang. Agatha menjulurkan kedua tangan nya ke arah Budi, memberikan gerakan seperti ingin dipeluk. Budi berjalan mendekat sambil melihat ke arah Brian. Agatha langsung memeluk Budi sambil menangis.
"Pulang.. Yuuk.. Pulaaang" rengek Agatha dengan suara parau.
"Iyaa.. Sabar yaa.." Kata Budi sambil mengusap-ngusap rambut Agatha, "dokter belum ngizinin lo pulang" sambung nya.
"Dingin.. Dingin banget bud.. Aku mau pulang ajaaa.. Di Jakarta ga dingin bud.."
Agatha masih terisak-isak sambil memeluk Budi dengan erat. Brian mengepalkan tangan nya, rahang nya mengeras.
"Yaudah, gue cabut dulu.." Sambar Brian sambil berjalan menuju keambang pintu, tetapi suara tangisan Agatha malah semakin kencang.
"Kok tambah kenceng?" Tanya Budi.
Agatha hanya menggelengkan kepalanya sambil melirik kearah Brian yang berdiri diambang pintu.
"Kenapa? Lo kangen sama Brian?" Tanya budi lagi, "tapi lo takut sama dia?" Sambungnya.
Agatha menangis lebih kencang. Brian berjalan mendekatinya. Duduk ditepi tempat tidur Agatha.
"Lu mau gue gimana tha?" Tanya Brian.
Agatha hanya menunduk dan menggelengkan kepalanya. Brian memegang dagu Agatha dan mengangkatnya sehingga wajah Agatha berhadapan dengan Brian. Wajah Brian mendekat.
"Gue suka banget kalung nya.. Makasih ya tha.." Bisik Brian sebelum ia mendaratkan sebuah ciuman di bibir Agatha.
"Sekarang giliran gue yang cabut" gerutu Budi
***************************************
Dokter mengatakan Agatha mengalami Trauma karena hypothermia. Agatha mengeluh sering kedinginan. Agatha juga merasa takut saat Brian mulai menaikan suaranya, sehingga Brian harus lebih berhati-hati saat Agatha ada disekitarnya.
***************************************
"Lu pulang sama Budi ya tha!" Kata Brian saat mereka sudah sampai di apartemen Armand. (Apartemen Brian diserbu Paparazzi).
"Kamu masih sibuk?" Tanya Agatha.
"Sibuk ngeliatin kamera." Jawab Brian sambil mengintip keluar jendela.
"Kamu kan orang kaya bri, kenapa diliatin? Dibeli aja kamera nya! Atau aku aja yang beliin! Aku ada uang!" Cicit Agatha sambil melompat-lompat ke arah Brian.
Arman, Nando dan budi serantak tertawa terbahak-bahak. Brian menahan ubun-ubun kepala Agatha dengan tangannya dan berhasil membuatnya berhenti melompat.
"Lu ga usah ngomong dulu deh tha, pusing gue dengernya.." Kata Brian.
"Oiya.. Kita diundang mami aku bri! disuruh makan malem bareng katanya.." kata Agatha.
Brian sontak melihat kearah Agatha.
"Okay, you got my attention.. Mami lu ngundang gue ke acara makan malem bareng keluarga lu? Hell no!" Pekik Brian.
"Kamu ga mau? Kenapaaaaaa?"
Mata Agatha mulai berkaca-kaca. Brian memutar bola matanya.
"Fine! Gue ga janji, tapi gue usahain." Jawab Brian.
"Aaaaaaaakkkk!!!" Agatha berteriak dan mulai melompat-lompat kegirangan lalu masuk ke kamar mandi untuk bersiap pulang ke Jakarta.
"Lu becanda kan bri?" Tanya Budi tajam setelah Agatha masuk ke kamar mandi.
"Relax! Agatha bukan anak orang biasa. Keluarganya ga bakal aneh sama gue dan latar belakang keluarga gue". Jawab Brian sambil masih mengintip lewat jendela.
"......"
Budi, Arman dan Nando saling bertukar pandang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Posesif (Tamat)
ChickLitCerita cinta picisan tentang Agatha yang polos dan Brian yang kasar dan posesif. WARNING!!!! 1. Usia 18++ 2. Contain a lot of English 3. Baca sampe akhir, if you dare.. ? Ceritanya bersambung ke cerita baru berjudul: Harton Academy.
