Adi kangen berat sama Johan setelah selesai menelponnya...dan sekarang hanya keheningan yang menemaninya...tetapi itupun tak lama karena hujan mulai turun renai-renai sepertinya hendak membelah kesunyian yang mulai merebak dalam hatinya...
Tetapi suasana hujan yang menyejukkan malah membuat Adi gelisah...dan adik kecilnya tiba-tiba menegak memberi salam ...Adi jadi teringat akan Johan...akan berbagai gaya yang telah dipraktekkannya kepada tunangannya...dan sekarang ia membelai tubuhnya sendiri...perlahan-lahan ia melepaskan kaos yang dipakainya, meraba-raba tubuh atasnya yang telanjang...tangan kirinya mulai mengelus-ngelus ayam jagonya...yang semakin lama semakin gagah perkasa...
Ada kenikmatan sendiri membelai ayam jago miliknya yang masih tersembunyi di balik celana pendeknya sampai akhirnya ia tak tahan lagi untuk mengeluarkannya....ayam jago super...berurat keras tampak tegak menantang...membuat Adi terus menerus mengelus-elusnya dan pikirannya sekarang dipenuhi berbagai adegan ena-ena yang pernah dilakukannya bersama Johan...
Cepat-cepat Adi meraih body lotion dan mulai mengelus dan mengocok...dan segala macam fantasinya bersama Johan membuat Adi semakin bersemangat terus menerus mengocok...dan terkadang terlintas tubuh Tyo yang kurus tetapi kemudian berganti dengan tubuh Johan yang putih bersih dan berisi...
Adi terus menerus mengocok sambil terengah-engah sampai akhirnya pejuhnya muncrat dan ia buru-buru menekapnya...tetapi tetap saja berhamburan di atas seprei...
"Shit!"
Dan angan-angannya menunggangi Johanpun buyar...
Adi merasa lesu karena sekarang ia sadar bahwa ia cuma sendirian. Ia cuma bisa memeluk guling dan mendengar suara tunangannya ketika menelpon...terlintas dalam hatinya untuk tinggal saja di Indonesia tetapi ia ragu apabila ia bisa betah tinggal di sana. Lagian cukup repot mengurus surat-surat di Indonesia.
Dan sekarang ketika ia sendirian, rasa mellow mengharu biru hatinya...Adi yang selalu berpikiran positif langsung bangkit dan mengganti pakaiannya dengan celana pendek dan kaos singlet berwarna biru. Setelah itu ia mengenakan sepatu sportnya dan tak lama kemudian ia berlari memburu peluh dan bersatu dengan udara segar di luar...apalagi hujan sudah berhenti...benar-benar segar!!
Adi terus memacu semangatnya untuk berlari sampai setengah jam lebih...peluh sudah bercucuran di sekujur tubuhnya tetapi ia tidak perduli. Sampai akhirnya nyaris ia bertabrakan dengan seorang lelaki bule yang juga sedang jogging...
"Oopss" kata Adi dan kemudian meminta maaf tetapi lelaki itu acuh saja sambil terus berlari pergi, menolehpun tidak!
"What the hell??" kata Adi dalam hatinya kemudian iapun mengenyahkan rasa kesalnya dengan berlari kembali...
Baru saja seratus meteran Adi berlari, tiba-tiba terdengar bunyi guntur dan kilat menyambar-nyambar...
"Shit!" rutuk Adi sambil berlari memutar arah, kembali ke arah apartemennya. Kali ini Adi berlari lebih cepat dibandingkan semula, tetapi tetap saja kalah duluan dengan hujan yang turun begitu saja dengan derasnya...
"Shit...shit...shit!!" teriak Adi sambil terus berlari keras dan pandangan matanya agak buram karena lebatnya hujan...tapi ia mengira-ngira bahwa tak lama lagi ia akan tiba di apartemennya.
"Duarrrrr!" terdengar suara geledek kembali menyambar membuat Adi terkejut dan cepat-cepat berteduh di pinggiran sebuah apartemen yang cantik...sepertinya sekarang hanya berjarak dua ratus meter dari apartemennya...
Dan tiba-tiba sesosok tubuh berlari mendatangi...tanpa menyapa atau memberikan peringatan, orang itu langsung saja berdiri di samping Adi. Lelaki bule itu membuka pintu gerbang apartemen kemudian masuk ke dalam mengacuhkan Adi yang sedang berteduh di situ.
KAMU SEDANG MEMBACA
Untaian Cinta
RomanceSequel dari Gema Masa Lalu. Johan merasakan dirinya sebagai inkarnasi dari perempuan bangsawan Cina di masa lalu yang mengenakan baju Cina model kuno. Setiap kali bermimpi, Johan dapat merasakan berbagai kepedihan, kesakitan, kebahagiaan bahkan ke...
