Nandika

3.5K 203 0

Puncak acara dari gathering HarsCorp sudah hampir dimulai, para karwayan beserta dengan keluarganya memasuki ballroom yang didekor sangat megah. Begitupun dengan Naya dan Rian. Naya memakain gamis berwarna hitam disertai dengan bordiran silver menambah kesan mewah dan disebelahnya adalah Rian yang mengenakan setelan Jas, sangat gagah. Lagi dan lagi, mereka selalu tampak serasi.

Keduanya memasuki ballroom dan menjadi pusat perhatian diantara keramaian. Dio mendekat kearah mereka berdua, sambil berjalan menuju kearah meja mereka. Tak lama Seorang pria yang terlihat memakai bedak diwajahnya mendekat kearah Dio.

"Permisi mas Dio, ini jadi yang sambutan pertama jadinya siapa dulu ya mas?"

"Ehm bentar, sambutannya yang pertama dari Rian dulu deh. Ini nih kenalin direktut HarsCorp." Sambil memperkenalkan kepada Rian.

"Selamat malam pak Rian, perkenalkan saya Chandra selaku MC malam hari ini."

"Ohiya, mas Chandra salam kenal saya Rian, dan ini istri saya Naya." Rian berjabat tangan dan sambil memeperkenalkan istri cantik disebelahnya itu kepada Chandra.

Setelah mereka mengobrol sekedar berbasa-basi tak lama kemudian, sesosok pria mengenakan baju batik lengan panjang mendekat ke arah Chandra seperti hendak bertanya sesuatu. Dio mengenali wajah pria tersebut.

"Eh Ojan, lo disini juga?" Dio membuka suaranya sambil ber high-five ria dengan Ojan atau Fauzan teman SMA-nya

"Bikin surprise buat lo dong Yo hahaha. Eh ini Naya kan? Adek kelas bang Ojan dulu?" Kata Ojan sambil melihat Naya yang dibalas dengan senyuman bahagia dari Naya.

"Apa kabar bang Ojan? Tambah ganteng aja nih bang haha." Goda Naya ke Ojan yang tersipu namun berbangga hati.

"Ohiya dong, kalo ini pasti Mas Rian suami Naya yang punya HarsCorp kan? Halo mas, salam kenal." Sambil berjabat tangan dengan Rian. Ya, sampai saat ini suasana masih stabil atmosfernya masih menyenangkan. Namun semua berubah ketika Ojan memanggil teman satu bandnya. Ya, disitu ada salah satu yang paling menarik perhatian Naya. Dan seketika pula raut wajah Naya menunjukkan ekspresi terkejut yang disadari oleh Dio dan Rian. Rasanya Naya ingin hilang seketika dari tempatnya berdiri sejak tadi, Rian semakin mengeratkan gandengan tangannya dengan Naya. Karena Rian tau ada seseorang dari masa lalu Naya yang akan muncul didepannya.

Satu persatu memperkenalkan diri dan saling berjabat tangan. Dan ketika nama Dika disebut, saat itulah Rian tau pria gondrong berbadan tinggi atletis dengan jambangnya terlihat macho itu adalah Dika, mantan Naya. 'Mirip Chicco Jerikho' batin Rian.

"Weh Dika! Lo kok jadi gondrong sekarang? Wah gila tambah macho aja lo udah macem Chicco Jerikho." Kata Dio yang terlihat kagum dengan perubahan penampilan Dika yang lebih menawan dari terakhir yang ia lihat dulu. Namun berbeda dengan Naya yang masih mengalihkan pandangannya untuk tidak melihat Dika yang baru beberapa minggu yang lalu tak sengaja bertemu.

"Tapi lebih ganteng gue kan Yo ketimbang Chicco Jerikho? Hahaha" sahut Dika membalas Dio. Dika sesekali mencuri perhatian untuk melihat perempuan yang di gandeng erat oleh pria tampan disebelahnya.

"Ohiya Dik, ini mas Rian yang punya HarsCorp, kalo itu sebelahnya istrinya namanya Naya." Kata Ojan sambil mempersilahkan untuk bersalaman. Dika dan Rian saling bertatapan dingin tetapi memaksa untuk tersenyum satu sama lain. Kemudian Dika menyalami Naya, mereka pun hanya berbalas senyum sekejap. Lalu Naya kembali memalingkan wajahnya ke arah lain sementara Dika masih melihat gerak-gerik Naya dan selama itu pula Rian melihat Dika yang memandang Naya dan selama itu juga Dio memandang kearah mereka bertiga dengan tatapan cemas. Bikin pusing saja.

Acara pun dimulai dengan dibuka oleh Chandra selaku MC, kemudian dilanjutkan oleh Rian untuk memberikan sambutan diatas podium. Semua mata memandang kearah Rian yang sangat berwibawa, para karyawati yang masih single pun terpesona melihat dengan Rian, sayangnya Rian kini sudah beristri. Rian kembali ke meja bundar yang disitu terdapat lima kursi yang berisi Naya, Dio, Karin dan Angga yang merupakan sekretaris dan manajer Dari HarsCorp. Mereka menyaksikan dengan seksama baik hiburan yang dipersembahkan oleh para karyawan untuk HarsCorp maupun sekedar candaan-candaan garing diatas podium.

Waktu demi waktu berlalu, semua dipersilahkan untuk mengambil hidangan yang tersedia. Begitupun Naya dan Rian yang mengambil beberapa hidangan dan kemudian kembali ke meja untuk menyantapnya. Bersamaan dengan itu pula guest star memepersembahkan sekitar empat lagu. Yang di pandu oleh Chandra selaku MC.

"Sambil menikmati hidangan, kita sambut guest star kita malam ini. The Vroovy!" Riuh tepuk tangan dari orang-orang didalam ballroom.

"Ya mumpung masih beres-beres gimana kalo kita tanya-tanya dulu nih sama vokalisnya. Namanya siapa mas?"

"Dika."

"Oke mas Dika ini ganteng banget ya? Setuju gaa?" Tanya Chandra yang dijawab oleh teriakan para wanita.

"Waduh udah banyak fans nya tuh mas. Mas, gimana udah siap buat nyanyi? Lagu apa aja nih yang mau dibawain?"

"Siap siap. Nanti deh buat surprise aja lagunya."

"Wokelah mas ganteng. Yok silahkan. Kita sambut The Vroovy!!!!" Tepuk tangan kembali memenuhi ballroom.

Naya yang sedari tadi ternyata sama sekali sengaja tidak memperhatikan kearah depan. Naya sengaja untuk menyibukkan diri dengan ponselnya, berbeda dengan Rian yang justru sangat memperhatikan Dika didepan sana, namun sesekali Rian juga melirik Naya yang terlihat sangat tidak nyaman berada disana.

"Naya kenapa? Gaenak badan?" Tanya Rian sambil menyentuh tangan Naya.

"Engga kok mas."

"Kalo gaenak badan ke kamar aja yuk."

"Engga usah mas, kayanya kekenyangan deh hehe."

Akhirnya mereka pun menikmati persembahan lagu pertama dari the Vroovy. Sejenak Naya kembali ke masa lalu ketika Dika menyanyikan lagu untuknya disaat sedang masa pendekatan.

Itu Aku - Sheila On 7

Ribuan hari aku menunggumu
Jutaan lagu tercipta untukmu
Apakah kau akan terus begini
Masih adakah celah dihatimu
Yang masih bisa ku 'tuk singgahi
Cobalah aku kapan engkau mau

Taukah lagu yang kau suka
Taukah bintang yang kau sapa
Taukah rumah yang kau tuju
Itu Aku...

Taukan lagu yang kau suka
Taukah bintang yang kau sapa
Taukah rumah yang kau tuju
Itu Aaaaaaaku...

Coba keluar di malam badai
Nyanyikan lagu yang kau suka
Maka kesejukan yang kau rasa
Coba keluar di terik siang
Ingatlah bintang yang kau sapa
Maka kehangatan yang kau rasa

Taukah lagu yang kau suka
Taukah bintang yang kau sapa
Taukah rumah yang kau tuju
Itu Aku...

Taukah kau lagu yang kau suka
Taukah bintang yang kau sapa
Taukah rumah yang kau tuju
Itu Aaaaaaku...

Pict of Nandika

Pict of Nandika

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RumahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang