Brian menatap Agatha yang datang dengan handuk kimono berwarna putih. Akhirnya ia mengusirnya secara halus dengan mempersilahkan nya menuju ke bagian prasmanan.
Ternyata bener, gue cuma halusinasi kalo cewe aneh itu menarik perhatian gue.
Setelah menyingkirkan Agatha, Brian dan teman-teman wanitanya itu akhirnya menuju dance floor, dan berdansa sejenak disana sebelum ia mengeluarkan shabu dari dalam kantong celana pendeknya, ia menghirup kuat dan bubuk putih itu terhirup habis dalam hidung nya. Brian merasa mood nya sangat baik.
Brian berpesta gila seperti biasanya. Alkohol, drugs, musik dan tentu saja wanita. Ini sudah hampir pukul 5 sore, matahari mulai menghilang. Banyak dari teman-teman nya yang berpamitan pulang dan hanya tersisa segelintir orang. Brian masuk ke dalam apartemen nya dan menuju dapur. Jantung nya serasa mau berhenti saat melihat sesorang di dapur nya. Agatha.
Agatha membuka tali kimono nya, membiarkan tali nya menjuntai kebawah, memperlihatkan bikini one-piece hitam dari depan. Brian menelan ludah dan mendekati Agatha yang saat itu sedang memanggang roti. Brian memegang kedua pundak Agatha, melepas kimono yang masih bertengger di pundak Agatha. . ia membiarkan kimono itu terlepas dari tubuh Agatha dan melihat lagsung ke arah badan yang ditutupi bikini hitam sexy. Bokong nya agak terlihat, punggung nya terbuka lebar. Brian lepas kendali.
Ini benar-benar gila.
Brian mencium leher Agatha.
"Haha geli.. Ampun geli.. Hahah" Agatha cekikikan dengan suara memekik sambil mendorong tubuh Brian. "Kamu ngapain sih? Aku geli" sambungnya sambil mengusap-usap lehernya sendiri.
"What did you do to me?" Hanya kalimat itu yang mampu Brian ucapkan.
"Kamu kok pucet?" Agatha bertanya polos, ia menggandeng Brian ke Sofa. Menyuruh Brian duduk.
"Gue ga apa-apa kok, gue cuma..." Belum selesai Brian bicara, Agatha duduk berhadapan dipangkuan Brian dengan posisi yang membuat Brian mengerang.
"Aaaah.. Thaaa.. Lo jangan gini.. Aaaah" teriak Brian.
Agatha yang kaget malah memegang wajah Brian dengan kedua tangan nya.
"Kamu tenang Bri.." Suara nya melembut
Brian memegang bokong Agatha dengan kedua tangan nya dan mendorongnya lebih dalam kearah Mr.P nya yang sedang tegang. Agatha tampak tenang sedangkan Brian mendesah-desah tak karuan.
"Aah! Aaa!! Ah! Aaaaaaaaaah" badan Brian mengejang hebat dan akhirnya tubuh nya lemas.
Roti yang dipanggang Agatha memicu smoke detector, menyebabkan air membasahi seluruh apartemen.
"Fucking perfect!!!" Brian mengerang dan menutup wajahnya dengan kedua tangan nya. "Tha.. Lo pulang aja ya.. Gue cape" lanjut Brian.
KAMU SEDANG MEMBACA
Posesif (Tamat)
ChickLitCerita cinta picisan tentang Agatha yang polos dan Brian yang kasar dan posesif. WARNING!!!! 1. Usia 18++ 2. Contain a lot of English 3. Baca sampe akhir, if you dare.. ? Ceritanya bersambung ke cerita baru berjudul: Harton Academy.
