61

2.5K 253 11
                                    


"Suka ga?" Jungkook ngerangkul Haneul yang daritadi lagi nyari novel,

Posisinya mereka sekarang lagi di pameran buku tahunan, di kota sebelah. Jadi tadi pas Jungkook selesai turnamen mereka berangkat ke pameran, naik kereta.

Haneul ngebuka salah satu novel, sebenernya itu bukan novel yang Haneul cari. Cuma ya,, dia iseng aja buka.

Sebagai pacar yang baik, Jungkook ngikutin Haneul dari belakang. Sekali-kali dia juga buka beberapa buku.

Pas Haneul lagi baca novelnya, tiba-tiba Jungkook meluk dari belakang, eret. Kepala Jungkook dia taro di pundak Haneul,

"Kook. Malu ih,"

"Oh, kamu malu punya pacar kaya aku?"

"Ya engga lah-"

"Yaudah biarin aku kaya gini,"

Haneul cuma ngehembusin nafas pasrah

Jungkook memejamkan matanya, padahal posisi nya berdiri. Dia ngerasa matanya berat banget,

"Kook?"

Haneul ngerasa nafas Jungkook panas, khawatir Jungkook kenapa-napa

"Hmm?" Jungkook, matanya masih terpejam

"Kok nafasnya panas?" Haneul mulai ga nyaman. Dia nutup novel yang daritadi dia baca,

"Itu berarti aku nyaman kaya gini" Jungkook lagi-lagi ngehembusin nafasnya yang panas, buat Haneul makin khawatir

"Tapi-"

"Shuut," Jungkook ngeratin pelukannya,

Haneul berusaha ngelepas pelukannya, tapi Jungkook makin eratin,

"Kook, duduk yuk" Haneul

Jungkook langsung ngelepas pelukannya, berganti ke tangan Haneul. Jungkook genggem erat tangan Haneul, seakan-akan Haneul anak kecil yang takut ilang di tengah keramaian,

Jungkook mendaratkan badannya di salah satu bangku, masih genggem tangan Haneul. Dia langsung naro kepalanya di pundak Haneul, pas haneul duduk. Bukan cuma mata Jungkook yang berat, tapi kepala dia juga kerasa berat, pusing.

"Cape? Pulang aja ya?"

Haneul khawatir banget sama Jungkook. Muka dia pucet, Haneul takut Jungkook sakit.

"Duh, Han. Aku gapapa, oke? " Jungkook nyoba yakinin Haneul,

"Lagian besok masih ada turnamen lainnya kok, ga wajib dateng" Jungkook

"Tapi kalo lo sakit?" Haneul

"Ga sakit, kok" Jungkook diakhiri dengan batuk

Haneul gigit bibir bawahnya, ga tega sama kondisi Jungkook yang kaya gini,

"Pulang aja, oke?" Haneul natep Jungkook

"Ga."

Lagi-lagi Haneul cuma bisa ngehembusin nafasnya pasrah.

Jungkook tegakin posisinya, nutupin kepalanya pake tudung jaket yang dia pake. Tangan kanannya dia masukin kantong, tangan kirinya ngerangkul pinggang Haneul yang duduk disebelah kirinya. Terus kepalanya dia senderin lagi, ditaro di pundak Haneul.

Haneul ngeraih hapenya yang di saku celananya, pelan-pelan, pake tangan kiri, gamau buat gerakan yang bakal ganggu Jungkook yang udah tidur, gatau Jungkook tidur dari kapan

Jam nunjukin angka lima sore. Wajar, mereka berangkat aja jam setengah satu dari kampusnya, langsung ke stasiun kereta, nyampe pameran jam dua kurang. Belom daritadi keliling bolak-balik nyari novel.

dingin✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang