Hallo all! Sesuai janji aku akan bikin Bab Terima Kasih yang akan berisi ucapan terima kasih aku dan cerita singat aku menulis Senior.

Di buku memang ada ucapan terima kasih, tapi aku mau ucapin terima kasih juga di sini, karena Wattpad lah awal mula aku bisa menciptakan karakter Nakula dan Aluna.

.

.

.

Yang paling utama tentu aku berterima kasih pada Allah SWT. yang sudah memberikan anugerah berupa kemampuan untuk menulis, di mudahkan dalam berpikir, kesehatan yang terus di beri, dan juga telah di mudahkan jalannya dalam mewujudkan cita-cita aku untuk menjadi seorang penulis.

Aku juga berterima kasih untuk kalian semua yang sudah mau menyempatkan waktu untuk membaca cerita-cerita yang aku buat, untuk kalian yang masih mengikuti aku dari awal aku banget nulis sampai saat ini aku sudah bisa menerbitkan buku.

Tanpa kalian aku juga gak akan bisa bikin buku ini dan tanpa kalian Nakula-Aluna gak akan di kenal banyak orang.

Aku mau sedikit cerita sih bagaimana awal mula aku nulis Senior di wattpad. Pertama kali aku bikin akun di wattpad itu tahun 2015, dan aku pernah publish 6 bab cerita pertama aku yang judulnya Love Me Like You Do, tapi untuk beberapa alasan aku unpublish dan aku memilih jadi readers selama setahun lebih di wattpad.

Sampai akhirya bulan Desember 2016 aku coba untuk kembali menulis cerita, dan itu di picu oleh adik aku—Shafira yang cerita tentang teman cowoknya di sekolah, akhirnya aku tulislah cerita Gustira dan aku selesaikan dalam waktu tiga bulan.

Aku sempat publish Gustira di wattpad dengan judul Gusti, tapi aku unpub lagi dan aku malah publish ceria lain dengan judul Athalan, Aletta, Adhesya bulan April 2017.

Ada yang pernah baca Athalan, Aletta, Adhesya?

Wkwkwk. Aku nulis cerita itu hampir sebulan lebih, dapat 10 bab. Aku promosi mati-matian supaya cerita aku di baca, tapi berjalannya waktu aku mulai jenuh karena aku gak punya arah untuk lanjutin cerita itu. Dan sampailah aku kepikiran untuk bikin Senior.

Di sini aku bermula, naskah Senior itu sudah pernah aku bikin sebelumnya dengan judul Brothership. Ceritanya tentang kakak-adik yang terpisah dan ketemu lagi saat ikut Ospek di salah satu Universitas. Aku udah nulis 10 bab sebenarnya tapi pas aku mau publish kayaknya lebih seru kalau ini cerita tetang romance, bukan tentang saudara kakak-adik. Akhirnya ada perubahan naskah dan rombak cerita akhirnya muncullah Senior's, wkkww pake S kalau di buku judulnya jadi Senior.

Nulis Senior itu aku ngerasa beda, aku ngerasa cerita itu hidup saat aku gak sengaja pakai casting juga di cerita itu, karena waktu itu aku lihat Manu Rios lagi booming akhirnya aku pakai casting dia, eh gak nyangka aja karakter dia cocok sama Nakula.

Di bilang enak sebenarnya nggak terlalu, tapi di bilang gak enak itu seru! Aku nulis Senior's followers aku blm sampe 10, akhirnya aku promo sana-sini di wall orang (jangan di tiru) dengan kata-kata..

"Hai kak mampir yuk! Kali aja jatuh cinta sama Nakula heheh. Boleh di kasih krisar juga kok, terima kasih kak!"

Ya kurang lebih begitu, kenapa aku gak tambahin "feedback ya kak"? karena jujur aku bukan tipe orang yang suka baca cerita yang aku gak mau. Aku lebih suka baca cerita yang akunya sendiri emang mau. Jadi dari awal aku gak ada embel2 feedback wkwkw.

Sampai berjalannya waktu, akhirnya Senior's mulai banyak yg baca. Aku ingat banget aku nulis Senior's itu pas bulan puasa, jadi selama puasa aku nulis, gak kerasa tahu2 udah buka aja kwkkw, pas sahur juga aku nulis, pokoknya selama sebulan itu aku bolak balik wattpad terus Cuma mau liat notif. Notif 50 aja rasanya bahagia banget, dan lihat komen udah 100 aku juga girang wwkwk. Pertama kali dapet rank di wattpad senior ke #999

Wkwkwkwk

Aku girang banget, dan aku gak akan muna kalau awal nulis dulu rank itu berarti banget buat aku, karena aku ngerasa cerita aku di apresiasi wattpad sampai akhirnya pembaca banyak yang baca dan aku dapat Rank #1 di Teen Fiction. Saat itulah datang Pastelbooks untuk tawarin Senior's terbit. Dan Senior di tawarin waktu pembacanya masih 1 jutaan dan aku inget banget itu bulan Juli waktu di tawarin.

Seneng? Jangan di tanya ... apa lagi yang tawarin penerbitnya Dilan, dan aku emang suka banget sama buku Dilan.

Dan kurang lebih seperti itu sampai akhirnya aku kayak sekarang. Menulis banyak cerita seperti Inestable, Athlas, Rimor, Galessar, Gustira. Meskipun aku udah mau terbitin buku, masih banyak hal-hal lain yang harus aku hadapi. Gak seindah dilihat mata memandang *eaaa wkwkwk

.

.

.

Setiap penulis pasti memiliki cita-cita dan harapan yang sama, yaitu karyanya di terbitkan, tapi harapan itu harus seimbang dengan usaha. Dan yang paling penting jangan jadiin menerbitkan buku itu patokan kalian untuk menulis, karena kalau menulis bukan dari hati, tulisan itu gak akan pernah rasanya. Menulis dengan hati akan membuat cerita itu hidup karena tanpa kita sadari saat kita menulis ada perasaan yang kita bawa ke sana. Dan perasaan itu yang akhirnya membuat orang lain suka dengan tulisan kita

Aku nulis Gustira, Athalan Aletta Adhesya, Senior karena aku memang ingin menulis. Mendengar cerita adik aku, hati aku tergugah untuk nulis Gustira, saat aku gak sanggup lanjutin Athalan Aletta Adhesya aku memilih unpub dan buat cerita Senior.

Aku juga pernh kok ngerasain ada di titik nol. Pernah ngerasain yang namanya promosi sana-sini, pernah negrasain cerita aku di kritik bahkan sampai di bully. Semua gak ada yang enak begitu saja dan kalau kalian menulis karena hati aku jamin apapun halangan yang datang kalian akan tetap enjoy untuk menulis.

Intinya mulailah menulis karena kalian ingin, bukan karena hal lain, dengan itu orang lain pasti bisa melihat kesungguhan itu lewat tulisan yang kamu buat :)

Maaf ya jadi curhat wkwkwk kurang lebih itu yang mau aku ceritain ke kalian. Rasa terima kasih yang sangat besar aku tunjukkan pada Readers yang sudah baca cerita aku dan Penerbit Pastelbooks yang sudah bersedia membantu aku untuk menerbitkan Senior.

Karena tanpa kalian berdua, aku tidak akan ada di titik ini, tidak akan bisa mempersembahkan karya untuk kalian semua :)

Terima kasih :)



Bandung, 4 Februari 2018

Salam hangat dari kokoh yang lagi bingung mau ngapain

Salam hangat dari kokoh yang lagi bingung mau ngapain

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Panduan Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SENIORBaca cerita ini secara GRATIS!