Chapter 141: Makanan Sesungguhnya, Santapan Iblis Bangsawan!

1.9K 107 23

Well 3 chapter ini bukan hasil terjemahanku tapi seorang bernama Musuyaba

Terimakasih atas chapternya! Dan untuk ke depannya mohon bantuannya!

Oh tolong diingat kalau 3 chapter ini belum di-edit karena sudah cukup malam di sini dan mungkin editing akan dilakukan pada esok hari.

ED note: udah diedit kok ;)

Sekian untuk pra-katanya! Silahkan menikmati!

Translator: https://www.wattpad.com/user/Musuyaba

Editing: Harazuo

Chapter 141: Makanan Sesungguhnya, Santapan Iblis Bangsawan

_____________________________

"Maaf untuk masalah yang telah terjadi, Hiiro" (Eveam)

Saat Eveam berkata begitu,

"Jika itu yang kau rasakan, segeralah dan biarkan aku makan. Bukankah aku sudah mengatakannya dari awal kalau aku lapar?" (Hiiro)

"Si-Sialan ini... bahkan setelah tahu siapa orang yang ada di depanmu? Meskipun kau hanyalah seorang [Humas], apa kau tahu makna dari berbicara dengan hormat?" (Marione)

Marionne mengatakan kalimat itu dengan urat amarah yang muncul di keningnya.

"Siapa yang kau maksud? Bukankah jelas jika dia adalah Maou? Bahkan kalau kau mengatakan bahwa aku 'hanya manusia', itu tidak ada hubungannya. Aku hanya bekerja untuk melakukan permintaannya. Selama dia sudah mempersiapkan makanan sebagai gantinya, maka aku punya hak untuk memintanya. Jika kau tetap ingin melanjutkan pembicaraan, aku akan segera pergi karena itu menyusahkan, oke?" (Hiiro)

Wajah Marionne menjadi semakin kesal setelah melihat Hiiro yang berbicara pada Evilia terkuat nomor 2 di Cruel dengan sikap yang sama seperti memperlakukan orang biasa.

Shublarz berkata, "Astaga, anak yang menarik~" sambil mengamati Hiiro. Ornoth dan Aquinas, bersikap biasa saja, melihat percakapan barusan dengan diam.

"Marione, seperti yang aku katakan sebelumnya, Hiiro adalah penyelamatku. Kau tahu? Jika terus–terusan menghinanya, akulah yang akan menyuruhmu keluar."(Eveam)

"- dan itulah yang dia katakan, Bangsawan Berkumis?" (Hiiro)

"Mu... hm? Bangsawan Berkumis, kau menjulukiku? (Marione)

"Yeah, karena kau memiliki model kumis handlebar yang sangat tampan. Bukankah itu sangat cocok?" (Hiiro)

TL note : handlebar = gagang pintu, model kumis meruncing dan jujur jijik meilhatnya.

ED note: hm... iya kah menjijikkan? kupikir itu bagus

btw ini mirip sama kumisnya Gold D. Roger

Marione benar-benar memiliki kumis yang keriting. Biarpun para tentara tiba-tiba menjadi ribut. Dan di dalam keributan tersebut terdengar, 'bagaimana caranya tadi memanggil Marionne-sama'.

Orang yang dimaksud itu, Marione, pun gemetar. Seperti yang dipikirkan Eveam, dia akan membuat Marione keluar sebelum Marione benar-benar marah.

"Fufufu, kurasa kau cukup pengertian, bukannya begitu, bocah nakal." (Marione)

"..........eh?" (Eveam)

Eveam, tidak, bahkan para tentara, terheran-heran dengan takjub.

"Jika kau dapat mengerti betapa indahnya kumis itu, maka pastinya kau memiliki mata yang tajam." (Marione)

Konjiki no Wordmaster - Arc 3: Perang Antar RasBaca cerita ini secara GRATIS!