bag 7 (flashback 3)

967 102 1

Sebelumnya maaf banget, terimakasih yang masih nunggu story' ini,

Gue cuma mau rubah sedikit Panggilan buat buat keluarga kato

Di part sebelumnya kan Yuki panggil ayah&bunda disini gue pengen rubah jadi
"Mama papa"

Maaf ya kalo kalian bingung
Nanti kalo aku bisa revisi dari awal bakal aku revisi saalnya kadang hp nya gak bersahabat buat revisi

Terimakasih

Happy reading
🍃🍃🍃🍃🍃🍃

Disebuah kamar bernuansa biru, muda itu seorang gadis tengah menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim,Selesai sholat dan membereskan perlengkapan sholatnya,tiba tiba saya Yuki merasakan pusing dan seolah ada guncangan seperti gempa.

"Apa mungkin ada Lindu atau gempa ya"gumam gadis itu dengan kedua tangannya memegang kepalanya yang semakin berat sampai akhirnya hanya kegelapan yang ia lihat dan akhirnya_

Bugh

Yuki terjatuh kelantai, keseimbangan tubuhnya belum stabil,kemarin setelah hampir jatuh kejurang dia merasakan pusing yang teramat,tapi Yuki hanya menggap itu hak biasa saja

Sang mama dibawah yang tengah menyiapkan sarapan buat keluarga tercinta tiba-tiba saja kepikiran anak pertamanya sampai tanpa ia sadari_

Pyarrrr

Piring yang dipegang jatuh kelantai,

Kenapa ini.batinnya

Wanita paruh baya itu langsung lari ke kamar sang anak,tapi sebelumnya wanita itu sudah lebih dulu menyuruh si mbok membersihkan pecahan piring dilantai dapur.

Mama wina berjalan dengan tergesa-gesa, sesampainya di depan pintu kamar Yuki mama Wina langsung mengetuk pintunya,karna lama tidak ada jawaban akhirnya sang mama memutar knop pintu yang ternyata tidak terkunci tersebut.

Klek

Pintu terbuka tapi sang mama tidak melihat putri sulungnya diranjang, diedarkan pandangan sang mama dipenjuru kamar,sang mama kaget dan berteriak tak kala melihat tubuh sang putri tergeletak dilantai,..

"TETEH!!!!!!!!"

Teriakan mama membuat kaget seisi rumah,sang papa dan Reina langsung lari menuju kamar Yuki,karena suara itu terdengar dari arah kamar Yuki.
Sedangkan sakura digendong si mbok.

Dengan segera sang papa membopong tubuh mungil sang putri kedalam mobil untuk dibawa kerumah sakit,...karna mereka gak mau ambil resiko kalo hanya memanggil dokter keluarga,..

Saat ini keluarga kato sudah berada dirumah sakit Yuki tengah diperiksa oleh dokter,
Semua keluarga ikut serta kerumah sakit termasuk si mbok yang sedari tadi menenangkan Sakur,sedangkan sang mama hanya bisa terisak melihat keadaan putrinya,Reina berusaha memenangkan sang mama meskipun dia sendiri sedih melihat keadaan sang teteh yang masih belum sadarkan diri.

Klek

Pintu ICU yang sedari tadi tertutup kini terbuka lebar muncul sosok dokter laki laki gagah keluar dari ruangan tersebut diikuti beberapa suster yang keluar selang beberapa detik dari sang dokter.

"Gimana keadaan putri kami dok"tanya sang mama

"Alhamdulillah tidak ada yang perlu dikhawatirkan,pasien sudah sadar, dan dia hanya sedikit trauma dan shok,saya rasa banyak yang tengah dia pikirkan saat ini"ucap sang dokter

Cinta pertama (✓)Baca cerita ini secara GRATIS!