18

9.7K 1.1K 345

Sudah dua jam Andrew hanya duduk diam di balkon kamarnya, melihat dengan tatapan kosong, entah melihat apa. Yang pasti Andrew lagi mikirin sesuatu yang berhubungan sama masa depan, Edgar, dan juga dirinya sendiri tentunya.

"Kak," panggil Ara sambil berdiri di samping Andrew, "ngelamun aja, nih!"

"Haha," Andrew ketawa garing. Moodnya lagi retak, males banget buat diajak becanda, "siapa juga yang ngelamun?"

"Tuh, kucing tetangga lagi ngelamun."

Garing Ra, garing:')

"Kakak lagi mikirin Edgar, ya?"

"Ah, enggak kok."

"Kak," Ara memanggil Andrew, "cerita kalo ada masalah, kita cari solusinya bareng-bareng," ujar Ara tersenyum simpul, mencoba menguatkan hati kakaknya yang sedang dilanda resah.

"Oh iya, Kak. Kalo kangen Edgar, nih aku kasih nomernya." Ara membuka ponsel pintarnya dan mulai mencari nama Edgar.

"Nggak usah, Kakak punya Line-nya, kok!"

"Kakak dapet dari mana?"

"Dari kamu, waktu itu hp kamu ketinggalan."

"Oh, jadi waktu itu Kakak ya, yang nge-chat Reno juga buat beliin martabak, pembalut sama permen kopi!?"

"Eh?" Andrew tersenyum sok-sokan nggak berdosa, "Wah, malam ini dingin banget, ya. Kakak tidur dulu deh!" Andrew balik badan dan berjalan menuju kamarnya. Merasa dirinya terlanjur dikerjain oleh Andrew, Ara ikutan balik badan dan menendang pantat Andrew sampai Andrew terjungkal ke depan. Nyusruk dengan tidak elitnya.

"Tuh, rasain! Malu-maluin aja minta pembalut ke cowok!" Ara keluar dari kamar Andrew dengan dagu terangkat naik, meninggalkan Andrew yang sedang bertelungkup kesakitan.

-

Tring!

Suara ponsel Edgar menyadarkan Edgar dari lamunannya, ia melihat notifikasi yang masuk dan kaget seketika. Ya, gimana nggak kaget? Tiba-tiba orang yang ngeblokir Edgar, mendadak nge-unblock dan nge-chat duluan. Edgar terharu seketika.

ArnoldiA : P

EdgarA : Qread

ArnoldiA : R

EdgarA : S—read

GITU AJA TERUS SAMPE TAYLOR SWIFT DUET SAMA SULIS! Pikir Edgar greget. Tumben ya kan Andrew nge-chat nggak jelas kayak gini?

EdgarA : Kenapa kak?—read

ArnoldiA : Gpp

Hm, sesuai Andrew sekali. Judes, singkat, padat dan jelas.

EdgarA : Gabut ya?
EdgarA : Atau lagi kangen? (Harhar)-read

ArnoldiA : Opsi ke-2

EdgarA : Hah?—read

ArnoldiA : Gue kangen lo

Asyuuuuu, Edgar memaki dalam hatinya, ketar-ketir emang kalo sama Andrew tuh. Kalo nggak deg-degan karena takut sama mulut pedesnya, ya ... deg-degan karena jatuh cinta sama dia. Eaaaaa.

ArnoldiA : Lo g kangen gue?

Kangen nggak ya? tanya Edgar dalam hati sambil senyam-senyum nggak jelas. Seketika Edgar mikir, enak kali ya ngerjain Kak Andrew? Huahahaha.

Oh, Her Brother!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang