Why(2)*14*

608 28 2


Sedikit kegilaan yang membuat hariku lebih berwarna

*******

"Semuanya perkenalkan ini Nicholas dari kelas XI MIPA 1. Dia akan menemani kita hari ini"

"Halo semuanya" sapa Nicholas tersenyum ramah

Seolah tersihir dengan senyuman Nicholas, tiba tiba saja para kaum hawa bersorak ria//biasa kalo ngeliat yang mulus dikit pasti gitu.

"Nichoo!!"

"Kak Nichooo!!😍😍😍"

"Nicholas?!!😱"

"My prince😍😍"

"Oppa!!"

"COGAN!!!"

"!!!"

Mengerikan. Itulah hal pertama yang dipikirkan Nicholas kala melihat para kaum hawa yang tiba-tiba meliar. Ia hanya bisa tersenyum kecut menyaksikan pemandangan yang mengerikan itu.

Nicholas selalu bertanya-tanya, mengapa para wanita selalu menggila tiap kali melihatnya. Setiap bercermin ia selalu memperhatikan wajahnya dengan seksama, namun ia tak menemukan hal aneh di apapun wajahnya. Menurut Nicholas sendiri, ia tidaklah tampan bahkan tak pantas dipanggil tampan.

Gak ganteng kan?😂

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gak ganteng kan?😂

Di sisi lain. Salah seorang gadis di ruangan itu terpaku melihat sosok di depannya tersebut. Bukan tatapan kagum ataupun terpesona yang ia perlihatkan. Melainkan tatapan bak seorang pencuri yang telah tertangkap basah.

Mati rasa. Sungguh Bella tak menyangka akan bertemu lagi orang yang telah ia tabrak tadi pagi kini. Dan melihat kenyataan bahwa orang itu kini ada di hadapannya dan akan menemaninya selama 1 jam penuh, membuat tubuh Bella melemas.

Njirr.. Mati gue😨😵 -Bella

Bukan Bella namanya jika tidak bisa bersikap tenang di saat saat seperti ini. Walaupun ia berhasil kembali memasang wajah datarnya, namun hatinya seakan sedang berlari maraton. Membuncah seakan ingin meledak.

Yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah berharap, semoga Sang Pencipta mau berbaik hati dengan membuat orang itu lupa atau tak mengenalinya.

Setelah memperkenalkan diri, Bu Murwati mempersilahkan Nicholas duduk di bangku kosong di depan meja guru yang memang telah beliau siapkan untuk Nicholas duduki.

Sekilas Bu Marwati menjelaskan tentang musik clasic, selesai menerangkan beliau memberi kode pada Nicholas.

Nicholas yang menyadari hal tersebut hanya mengangguk dan segera berdiri dari bangkunya. Sontak semuanya langsung mengalihkan pandangannya ke Nicholas.

BroSist ComplexsTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang