Part 2✔

3.5K 136 3

"Banyak orang yang memiliki impian dan membayangkan hasil yang memuaskan dari impian tersebut. Namun, tak sedikit impian yang justru menjatuhkan pemimpinya."

~~~

"Mami, Sye pulang," sapa Sye.

"Tumben pulang awal sayang?" balas maminya dari arah dapur.

"Iya, Mi hari ini lagi nggak ada acara apa-apa. Sye langsung ke kamar ya, Mi," ucap Sye.

"Ya udah sana kamu istirahat,"

Sye langsung bergegas naik ke atas dan masuk ke kamarnya.

Sye menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur kesayangannya. Ia merasa hari ini cukup menguras tenaga dalam tubuhnya.

Sye memikirkan sesuatu. Sye mencemaskan sesuatu. Sesuatu yang ia jalani sendiri. Walaupun beberapa orang terdekat sudah mengetahuinya. Sye sedang memikirkan strategi yang ia buat.

Sye mencemaskan strategi itu karena ia takut tidak berhasil. Sye takut tidak ada yang mau menerima dia apa adanya. Sye bimbang apakah ia akan tetap melanjutkan strateginya itu atau berhenti sampai disini.

TOK..TOK..TOK..

"Masuk aja, pintunya nggak Sye kunci kok," respon Sye dari dalam kamar.

"Hai sayang," ucap seorang wanita paruh baya dari balik pintu kamar Sye.

"Eh mami, ada apa mam? Tumben main ke kamar Sye?" tanya Sye kepada wanita paruh baya tersebut.

Ya, wanita paruh baya itu adalah Sarah, mami Sye. Wanita yang sudah mengandung, melahirkan, dan membesarkan Sye hingga saat ini.

Sarah hanya menjawab dengan senyuman tipis. "Gimana misi kamu? Lancar?" tanya Sarah ingin mengetahui perkembangan anaknya.

"Ya gitu deh mam. Sye bingung mam, gimana kalo nggak ada cowo yang mau nerima Sye apa adanya?" cemas Sye.

"Loh kok gitu Sye? Kamu harus yakin dong sama apa yang kamu lakuin. Lagian pasti ada kok cowo yang mau nerima kamu apa adanya," ucap Sarah seraya meyakinkan.

Hanya senyuman tipis dan anggukan yang dapat Sye lontarkan untuk menjawab kata-kata maminya itu.

Keyakinan memang salah satu kunci untuk mendapatkan apa yang kita usahakan. Walaupun kita sudah berjuang tapi kita tidak memiliki rasa yakin, kecil kemungkinannya kita untuk mendapatkan hasil tersebut.

Banyak orang bilang bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Sye berusaha mempercayai kata-kata tersebut walaupun Sye sendiripun belum tahu apakah hasilnya benar tidak mengkhianati atau justru menjatuhkan.

Banyak orang yang memiliki impian dan membayangkan hasil yang memuaskan dari impian tersebut. Namun, tak sedikit impian yang justru menjatuhkan pemimpinya.

Impian tidak dapat ditebak bagaimana hasilnya. Karena perjuangan yang sekiranya akan mendapatkan hasil yang memuaskan, nyatanya yang mengecewakan. Tetapi perjuangan yang terlihat biasa saja justru itu yang memuaskan.

♦♦♦

Tampak dua orang remaja pria berada dalam satu ruangan yang hanya diterangi oleh bola lampu kelap kelip. Terdapat banyak pria dan wanita yang sedang menari mengikuti alunan musik yang dimainkan oleh seorang dj profesional.

Club. Tempat itu adalah club. Tempat dimana Faldo dan teman-temannya menghabiskan hari-harinya.

"Hai sayang," sapa seorang perempuan muda dengan pakaian terbuka. perempuan itu langsung menghampiri Rey dan memanggilnya dengan panggilan sayang.

Love Is Miracle [COMPLETED]Read this story for FREE!