Prolog✔

6.8K 219 4

~~~

Terdengar suara langkah kaki bak musik sederhana yang mengiringi perjalanan seorang perempuan cantik yang merangkap menjadi perempuan culun yang sedang mencari tambatan hati.

Rambut yang dikepang dua di samping serta kacamata bulat yang memberi kesan bodoh cukup membantu melancarkan strategi perempuan cantik ini.

Atika Syeila Putri Adinata namanya. Ya, perempuan itu adalah Sye. Gadis keturunan Sunda-Jerman itu lebih senang dipanggil Sye. Matanya yang bulat dan bibirnya yang merah muda memberi kesan manis pada wajahnya. Rambut aslinya yang curly memberi kesan elegan pada dirinya.

Ia sangat membenci bad boy. Jangankan mengenal, melihatpun tak sudi. Menurutnya, seluruh bad boy yang ada di dunia ini adalah pria yang paling buruk sekaligus paling menyeramkan yang pernah tercipta.

Perfeksionis. Itulah kata yang pas untuk Sye. Selain buku pelajaran yang dia bawa, dia juga membawa tissue basah, tissue kering, dan antiseptic. Siapapun yang ingin mendekatinya harus jauh dari kata jorok dan kotor.

BUKK!!!

"Eh lo kalo jalan yang bener dong! Punya mata nggak sih?" bentak seorang pria.

"Ma...maaf, Kak Faldo, tadi aku nggak sengaja," ucap Sye dengan gugup.

Faldo langsung pergi meninggalkan Sye tanpa membantu membereskan buku-buku Sye yang jatuh berserakan.

Refaldo Gilang Ariwijaya. Bad boy ganteng idaman para perempuan di SMA Cendrawasih. Merokok, clubbing, bolos sekolah adalah kegiatannya sehari-hari. Tak melakukan salah satu hal diatas satu hari saja? Hambar hidupnya.

Bodo amat. Satu kata yang mewakili sikap Faldo kepada para perempuan yang menurut Faldo tidak pantas untuk dipuji bahkan di dekati. Bad boy seperti Faldo hanya peduli dengan perempuan yang mau mereka jadikan kekasih lalu mereka campakkan.

Meskipun hidupnya berantakan, Faldo tidak pernah sekalipun berani membantah apa yang menjadi permintaan ayah dan bundanya. Sekalipun itu melanggar ketepatan hatinya, Faldo tetap menurutinya.

Sye melihatnya. Melihat kebencian dalam diri Faldo kepadanya. Sye sendiri tidak tahu apa yang membuat Faldo membencinya. Apa karena penampilannya? Jika benar karena penampilan Sye, apa yang harus dipermasalahkan? Faldo tidak harus melihat Sye jika Faldo tak suka. Karena Sye sendiri tak pernah menuntut Faldo untuk memperhatikan dirinya dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Ah sudahlah, tak ada gunanya memikirkan hal yang tak perlu dipikirkan.

"Niat gue kaya gini cuma buat nyari cowo yang emang bener-bener cinta sama gue. Bukan buat mikirin cowok yang freak kaya Kak Faldo," ucap Sye dalam hati sembari memantapkan hati dan niatnya.

~~~

Rafifah Taqiyah & Septiranny Rizqika

Follow ig : rafifahranny.ofc

Love Is Miracle [COMPLETED]Read this story for FREE!