Balikan

176 11 0

"Astaga Ashley tangan lo kenapa?!" Setelah veron sampai di rumah ia langsung berteriak kuat saat melihat tangan sahabat nya sudah dalam perbanan.
"Gak papa ron biasalah kecelakaan hehehe"
Ashley hanya menyembunyikan lukanya itu dan menyengir kuda,kalau sampai ketauan sama veron Ashley langsung di marahi habis habisan oleh sahabat  + ibunya.
"Makanya kalau apa apa lihat lihat dulu kan aku jadi khawatir"
"Aih nggak usah khawatir im fine ok?"
"Ok"
"Eh tadi ada urusan apa?"
"Bukan apa apa cuma ketemuan aja sama joan"
"Oh Iya sampe lupakan,selamat ya sahabat ku semoga langgeng,ampe kakek nenek "
Ucap Ashley antusias.
"Ahhh Jadi Malu Aku Iya Makasih "
--------------------
Nyut....sakit di tangan Ashley kembali Melanda,Perih Amat perih,namun Ashley menahanya.
"Ashley Lo Nggak papa?" Tanya Veron
"I..iya..Gak papa"
Tiba tiba Ashley ambruk.veron kaget Dan langsung memanggil paman Eric,paman Eric membawa mereka ke rumah sakit,sedangkan Veron menghubungi Dave.
"Dave!"
"Apalagi!"
"Ashley..."
"Ashley kenapa?!"
"Ashley di pingsan!"
"Hah?!,Yaudah Lo dimana sekarang"
"Lagi Jalan ke rumah sakit xxxx"
"Iya Gue kesana sekarang,hati
Hati ya di Jalan"
"Iya"
:::::
Sesampainya mereka di rumah sakit,Ashley langsung di masukan ke dalam UGD,
"Dok tolong sahabat saya ya!!" Tangis Veron pecah
" baiklah. Anda tunggu di sini Saja Nona, kami  Akan memberikan yang terbaik" ucap dokter Itu lalu pergi.
Drap...drap....seseorang berlari ke arah veron.
"Ron gimana keadaan Ashley?!" Tanyanya panik
Veron hanya menggeleng.dave duduk si samping veron sambil mengelus pelan punggung veron.
"Tenang ya ron Ashley pasti baik baik aja"
"Nggak bisa....hiks...ash...Ashley...ta...takut" isak veron
"Ron tarik napas dulu yakini kalau Ashley gak papa ya?"
"Iya"
Cklek...pintu ruangan UGD terbuka.
"Dok bagaimana keadaan sahabat saya?"
"Sebelumnya saya ingin bertanya,sahabat Anda,apakah ada masalah serius?
"Belakangan memang dia agak murung,dan seperti banyak pikiran,memangnya dia kenapa dok?"
"Sahabat Anda ini sangat tertekan akan suatu hal,saat saya membuka perban yang ada di tanganya,banyak sekali bekas sayatan mungkin itu pisau,beling,atau yang lain"
"Hah?!,ta...tapi dia bilang itu kecelakaan kecil?!"
"Sebuah kebohongan itu mudah sekali untuk di sembunyikan" kata dokter itu.
Veron kembali menangis.
"Dok apakah saya boleh masuk sekarang?"
"Sebentar lagi,dia akan di pindahkan keruanganya"
"Baik dok"
-------------
Setelah di pindahkan veron dan Dave masuk.dilihatnya Ashley yang sedang terbaring lemah.veron menggapai tangan sahabatnya itu
"Andai saja aku tidak janjian dengan joan pasti kau tidak akan berakhir seperti ini"
"Udahlah nggak ada gunanya kamu menyesali sesuatu yang udah lalu,"
"Tapi tetap saja ini salahku,Ashley bilang aku ini sudah menjadi ibu ke duanya setelah ibu kandungnya,tapi aku gagal"
"Berhenti menyalahkan dirimu"
Beberapa menit hanya mereka isi dengan mendengarkan veron menangisi sahabatnya.tiba tiba Ashley mengigau.
"Mom i promise for be the girl like you want,Please come back"
Veron dan Dave membangunkan Ashley,tapi tidak berhasil akhirnya mereka akhirnya memanggil dokter,dimter pun datang.dan memeriksa keadaan Ashley.dokter pun mengarahkan senternya pada mata ashley.
"Tak Apa dia Hanya mengigau,sepertinya dia mengingat memory yang Ada di otaknya,ini sering terjadi pada seseorang yang sedang tertekan"
"Terima kasih sekali lagi dok"
Dokter pun berlalu.ashley sudah berhenti mengigau.
"Dave apakah kalian sudah putus?"
"Tentu Saja Belum Aku tidak mau"
"Kenapa,Apa Alasan kamu menyukainya seorang Ashley?"
"Aku tidak punya Alasan untuk menyukainya"
"Kau tau,kuharap hubungan kalian membaik"
"Ya terima kasih"
"Ron" suara lirih terdengar oleh Veron Dan Dave.
"Ash...Ashley?"
"Ron Gue dimana?!" Tanya Ashley panik
"Tenang Ley Lo di rumah sakit"
"Kok Gue bisa disini?"
"Kamu pingsan" jawab Dave
"Da....Dave!"Pekik Ashley.
"Ley Gue mau ngomong serius!" Kata Veron Tegas
"A...Apa"
"Belakangan ini Lo Ada masalah Apa selain Sama dave,Gue Nggak suka lo bohong Sama Gue"
"A...Aku bohong Apa Ron?!"
"Tangan Lo...Lo bukan kecelakaan Kan?!,Itu sayatan yang Lo buat sendiri yakan?!"
Ashley menelan salivanya cepat,lalu menunduk.
"Ma..Maaf" lirihnya.veron memeluk sahabatnya Itu
"Janji Sama Gue Lo bakal cerita kalau Ada masalah!"
Ashley terdiam.
"JAWAB ASHLEY"
"I..iya..jan...janji" ucap Ashley pasrah.setelah selesai memeluk Ashley kini giliran Dave.
"Ley aku mohon maafin aku,aku mau kita mulai dari awal,kita jalin kembali hubungan kita,aku mohon kasih aku kesempatan" Melas Dave,seraya memeluk Ashley.
"Dave gue udah maafin lo,dan soal balikan...." Ashley berpikir sejenak.
"Aku...mau" kata Ashley akhirnya.dave mempererat pelukanya
"Ehem aku bukan nyamuk lho"
"Eh iya sorry"



Hayo serius amat bacanya...tunggu kelanjutanya lagi ya...

When bad boy love queen school Baca cerita ini secara GRATIS!