#35

18.1K 874 25

Typo 999+++

<•~•>

Sorry gk bisa double up kemaren
Oh aku mau buka QnA lagi tapi pasti gk ada yang kasih pertanyaan T_T.
Dah lanjut cerita aja :)

<•~•>

Padahal ini bukan pertama kalinya mereka melakukan ciuman. Apa begitu cepatnya, wanita itu mulai mencintai lelaki itu?

<•~•>

Dua hari kemudian...

Mereka sudah berada di bandara dan bersiap untuk kembali ke New York. Werlyn tidak tahan ingin bertemu dengan kedua orangtuanya lagi, ia ingin memberikan beberapa buah tangan kepada kedua orangtuanya dan juga mertuanya.

Sedangkan Landon, ia tempak tidak semangat kembali ke New York. Lelaki itu masih ingin berada di Paris hingga beberapa hari lagi, ia hanya ingin menghabiskan waktu berdua lebih lama.

"Apa kau bersedih?" Tanya Werlyn sambil terkekeh pelan.

"Ayolah ini masih belum telat, aku masih-"

"Kalau begitu kau saja, aku ingin pulang."

Seketika Landon mempoutkan bibirnya. Werlyn yang tidak tahan, akhirnya ia mencubit gemas kedua pipi Landon hingga meninggalkan bekas merah di kedua pipinya.

"Ini sakit, Lyn!"

"Ups..aku sengaja." Kata Werlyn lalu dengan cepat ia berlari menjauh dan ke toilet. Selesainya di toilet, ia di kagetkan dengan Landon yang tiba-tiba berdiri di depannya sambil melipat kedua tangannya.

Tiba-tiba kedua tangan itu mendarat di kedua pipi Werlyn dan menariknya kencang. Lelaki itu hanya ingin membalasnya.

Werlyn mengusap kedua pipinya yang sakit. "Ini sakit tau! Gak gentle banget sih!" Gerutu Werlyn sambil mempoutkan bibirnya.

"Ihh minta di cium yah?" Goda Landon sambil mengacak rambut Werlyn dengan gemas.

"Rambutku jadi berantakan!" Kesal Werlyn tapi Landon menanggapinya dengan tawa.
.
.
.
Akhirnya mereka tiba di New York dengan selamat. Mobil jemputan mereka juga sudah ada di depan dan mereka memasukinya. Karena perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Werlyn terlelap di mobil saat perjalanan pulang ke rumah -penthouse- Landon.

Mobil mereka masuk ke kawasan rumah -penthouse- Landon. Landon turun dan mengangkat Werlyn hati-hati agar wanita itu tidak terbangun.

"Pak, tolong bawain kopernya, yah. Thankyou." Pinta Landon dengan sopan lalu membawa Werlyn sampai ke kamar mereka.
Landon membaringkan Werlyn di atas kasur ukuran king size.

Lelaki itu menarik selimut menutupi tubuh wanita itu lalu mengecup pelan di dahi Werlyn dengan hangat.
.
.
.
Di malam harinya, Werlyn baru bangun dari tidurnya dan ia langsung membersihkan diri dan berganti pakaian tidur. Wanita itu turun ke lantai bawah dan melihat suaminya yang sedang menonton marvel series.

"Apa kau lapar?" Tanya Werlyn yang membuat Landon hampir terloncat karna kaget.

"Iya tentu, buatkan aku nasi goreng." Pinta Landon.

"Aish...tidak mau! Aku ingin masak mie saja, aku sedang malas memasak."

"Ya sudah lah, kalau begitu cepat, aku sudah sangat lapar." Gerutu Landon lalu berbalik menonton marvel series dengan serius.

"Dia kira aku pembantu apa." Umpat Werlyn pelan namun bisa di dengar oleh Landon. Lelaki itu tertawa tanpa bersuara.

"LANDON!!! MIENYA HANYA ADA SATU, bagaimana?!" Teriak Werlyn dari dapur.

"Kalau begitu kita makan berdua." Balas Landon.

"Ahhhh kau saja yang makan."

"Tidak, kita berdua."

Werlyn menghela nafas, ia tidak ingin berantem sekarang karena ia masih sangat lelah. Walaupun ia sudah tidur tadi, tetap saja ia masih lelah.

Akhirnya mienya sudah selesai di masak dan Werlyn meletakkannya di mangkuk lalu membawanya ke ruang tamu.

"Chaaa~~~selamat makan!" Ujar Landon lalu mengambil sumpit dan mengambil mienya dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

Werlyn pun melakukan hal yang sama. Hingga mie hampir habis, mereka mengambil mienya secara bersama dan menyedotnya secara bersama.

Dan...

Mereka menarik mie yang sama. Landon memajukan wajahnya sambil menarik mie itu perlahan. Hingga beberap senti lagi jarak mereka.

Werlyn memutuskan mie itu dan menjauhkan wajahnya, namun Landon menarik tengkuk Werlyn dan menciumnya. Merasakan bagaimana mie di dalam mulut mereka berdua, Landon menciumnya dengan lembut dan hangat.

Hingga nafas mereka hampir habis, Landon melepas ciuman mereka.

"Ayo kita lakukan itu sekali lagi." Kata Landon lalu beranjak dan mengangkat Werlyn yang masih membeku.

Dan setelah itu Landon melempar tubuh Werlyn di atas ranjang dan langsung menindih Werlyn. Tangan Landon tidak tinggal diam, ia mulai membuka satu persatu kancing baju tidur milik Werlyn, Lalu menciumnya pelan dari mulut lalu mulai turun ke leher dan memberikan kiss mark di sana. Turun lagi ke dada dan memberikan tanda juga lalu turun ke perut dan bagian paling bawah.

Setelahnya

Mereka

Melakukan

Adengan

Itu

Dan

Kalian

Bisa

Imajinasi

Sendiri

Apa

Yang

Mereka

Lakuin.

Next gk nih?
100+ votes next!!!!
10+ comments next juga!!!

2017.11.15

CLOSE STRANGER (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang