Part-5

14.8K 248 4
                                    


"Aku memang jahat, aku sudah mempunyai istri yang baik dan tidak neko-neko namun aku hanya membiarkan saja, mencampakannya seolah-olah ia tidak ada. Suami macam apa aku ini, aku rela jika ia meminta berpisah dari ku aku akan merelakannya dan membiayai semua kebutuhannya"gumam Niall frustasi.

...

Kiara Pov

Pagi ini aku bangun lebih awal biasanya aku terbangun pukul enam pagi namun sekarang aku sudah bangun pukul setengah lima pagi. Aku terbangun dengan posisi ku yang masih terduduk di lantai dan tubuhku tersender di pintu. Sangat menyedihkan.

Ketika aku membuka pintu betapa terkejutnya aku melihat Niall yang juga tertidur di tembok samping pintu. Wajah polosnya ketika tertidur mengalihkan semua pandangan ku ke arahnya.

'Kiara ini bukan waktunya'. Seperti ada setan yang berbisik di telingaku membuat aku tersadar dan langsung berjalan ke arah kamar mandi.

Aku mandi tak berisik dan tak juga lama, setelah mandi aku langsung berjalan ke arah kamar dan masih mendapati Niall yang masih tertidur lelap.

Rapih mandi dan berpakaian aku segera membereskan peralatan sekolahku aku tak perlu repot-repot untuk membawa buku aku selalu menaruh buku-buku itu diloker sekolahku, hahaha. Aku hanya membawa buku jika ada pr saja dan ketika sedang mau ujian. Menyedihkan. Hahaha tapi inilah aku.

Setelah selesai aku langsung keluar kamar dengan mengendap-endap seperti maling. Aku segera membuka pintu itu dengan password. Setelah terbuka aku segera melanjutkan langkahku. Ketika sudah berada di luar apartemen aku menghela nafas lega. Beruntunglah aku, ia tidak terbangun dari tidurnya. Aku menunggu angkutan kota atau tidak bus tetapi tidak ada yang melintas, apa mungkin ini masih pagi?.

Aku membuka layar handphone ku dan aku segera menghubungi sahabat ter-ter ku.

"Halo, Tan lo dimana?"

"Ciee, nanyain gua ada di mana"

"Cepet, lo ada di mana?"

"Gua ada di garasi mobil lagi  panasin mobil sambil gua kata-katain biar nambah panas"

"Lo bisa jemput gua nggak?"

"Dimana?"

"Di apart___"

"Oke deh gua otw" ujar Tania memutuskan sambungannya terdengar suara pintu mobil tertutup dari sebrang sana.

Dasar sahabat ter-ter.

Lima belas kemudian aku menunggu Tania, namun tidak ada tanda-tanda ia akan datang. Aku mulai gelisah, bagaimana tidak ini sudah jam enam lewat dan ini biasanya Niall sedang membangunkanku.

Tak lama dari itu Tania datang dengan mobilnya yang bewarna merah, berbarengan dengan Niall yan muncul dari pintu utama Apartemen.

"Kiara!"panggil Niall seraya berlari kecil ke arahku.

Aku menoleh sebentar dan langsung memasuki mobil Tania. Terlihat wajah Tania yang heran dengan aku dan Niall.

Tania memberhentikan mobilnya di pinggir jalan karena ia melihat Niall yang tengah mengejar mobilnya.

"Kiara, lo ada apa sama Niall?"

"Lo udah jalanin aja, ntar gua ceritain"

"Tapi lo bisa selesain sekarang kan, kasian suami lo ngejar-ngejar lo"

"Gua bilang jalanin mobilnya sekarang!"tegasku dan Tania masih belum mau menurutinya hingga akhirnya Niall sudah berada di samping mobil Tania, tepatnya di sampingku.

My Cold HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang