Konflik (1)

206 10 0

"Ron maafin Gue Udah ninggalin lo tadi"
"Iya Gak papa Aku tau kamu tadi lagi emosi"
"Lo emang Paling pengertian Ron Gue harap persahabatan kita Akan selalu begini"
Veron memeluk sahabatnya itu
"Iya Aku janji Persahabatan kita Akan terus begini,mau soal apapun pokoknya kita tetep sahabat"
"Thanks babe"
"Y"
"Veron,joan nyariin Lo tuh" teriak salah satu teman mereka.
"Ah Iya,Ashley sebentar ya"
Veron meninggalkan sahabatnya Itu,karena penasaran Ashley mengikuti mereka pergi,mereka sampai di Taman sekolah,Ashley berada di belakang pohon besar,untuk mengetahui Apa yang Akan Veron Dan Joan katakan
"Ron"
"Hmm"
"Gue mau ngomong sesuatu Sama Lo"
"Iya ngomong Aja"
"Gue suka Sama Lo,Lo mau Nggak jadian Sama gue"
"Mau banget!"
Ashley kaget mendengar pernyataan Joan terhadap Veron
"Wah mereka jadian ya?" Tanya seseorang yang berada di belakang Ashley
"Iya mereka jadi...eh Bentar perasaan,Gue sendiri an kok" Ashley menengok kebelakang,matanya menangkap seseorang yang tampan sedang tersenyum kepadanya
"Ohh ternyata hobi Ashley Jadi penguntit ya?"
"Ha..Hans ngapain di disini pergi sana!"
"Dih Aku di usir nih?"
"Iyalah"
"Cantik cantik penguntit!"
"Diem bodoh!" Ashley langsung menutup mulut Hans dengan tanganya.
"Hehasin Oi" kata Hans Nggak jelas
"Diem!"
"Iya"
"Kenapa Lo keliatan sedih mereka jadian,oh Lo suka ya Sama Joan!"
"Nggak lah Gue cuma suka Sama Dave seorang!"
"Ya Dave di bawa bawa,eh terus kenapa Lo sedih?"
"Hmm Gue cuma berfikir Aja kalau mereka jadian,Veron nanti bagi kasih sayangnya Sama joan,Dan Gue Nggak mau Itu terjadi,karena bagi Gue Veron Itu Udah Jadi ibu ke dua Gue setelah ibu kandung Gue"
"Itu Nggak mungkin terjadi ley dia Sayang Sama Lo,pasti dia bakal tetap Sama kok"
Ashley membelikan tubuhnya menghadap Hans
"Lo Nggak tau Apa Apa soal Gue Hans" kata Ashley tersenyum hambar
"Eh sejak kapan Lo tau Nama gue?!"
"Yee kan udah pernah kenal"kata Ashley
"Oh Iya hehehe"
"Ashley kamu lagi Apa?" Kata seseorang.
"Oh mm lag..lagi ..ngun...tit..ve..veron"
"Masa sih kok Ada dia?" Kata Dave sambil menunjuk Hans yang sedari tadi di samping Ashley
"Mm Jadi Itu Aku lagi nguntit Veron terus dia mm ikut an" kata Ashley dengan suara yang mengecil,takut Dave marah padanya.
"O" Dave Hanya membe o dengan tatapan marah pada Ashley.
"Da...Dave,swear deh Aku Nggak ngapa ngapain!"
"Cih Berisik Amat sih,Dave yang ashley bilang Itu bener Gue yang ikutin dia Gue Nggak nyentuh dia Sama sekali Jadi Itu Nggak bisa Jadi Alasan Lo marah Sama dia!"
Dave menatap Hans,Dave menarik tangan Ashley dengan kuat sehingga Ashley meringis kesakitan.
"Da..Dave sa...sakit.."
Dave berhenti Dan membelikan tubuhnya di lihat Nya wanitanya Itu sedang menunduk.
"Aku Nggak suka kamu deket deket Sama dia,mulai sekarang kamu kalau mau kemana mana bilang Aku dulu!"
"I..iya"
"Yaudah Aku mau ke kelas,pulang nanti jangan kemana mana Aku yang ng anter kamu pulang,jangan keluar Dari kelas mu kalau Aku blm dateng ok?!"
Ashley Hanya mengangguk lemah.
------------
"Ashley Gue pulang Sama Joan ya"
"Iya dah"
"Dah"
Ashley masih menunggu di dalam kelas sampai Dave datang.dave datang Tanpa meng ucap sepatah kata pun.ashley menunduk Dan langsung keluar Dari kelas.
"Ayo!"
"I..Iya"
Mereka sudah berada dalam Mobil Dave.
Mereka tidak memulai pembicaraan Sama sekali
"Dave"
"Hmm"
"Masih marah?"
Dave tidak menjawab
"Dave?"
"APA KAMU MAU NANYA LAGI AKU MARAH ATAU NGGAK?!UDAH JELAS AKU MASIH MARAH MALAH DI TANYA?!"
Ashley menitikan air mata.
"Turunin gue!"
"Apa?!"
"TURUNIN GUE!"
Dave mengepal Kan tanganya.
"DASAR PEREMPUAN MURAHAN!!!"
DEG...seketika hati Ashley hancur
"GUE KAN UDAH BILANG GUE NGGAK NGAPA NGAPAIN KENAPA BUAT LO PERCAYA SUSAH BANGET SIH KALAU EMANG LO NGGAK PERCAYA MENDINGAN KITA PUTUS AJA,KALAU EMANG UDAH NGGAK ADA KEPERCAYAAN SATU SAMA LAIN!!!!"
Dave terdiam,dilihatnya Ashley yang kini menangis kencang
"Ash..ashley..ak..Aku..Nggak..bermaksud-"
"TURUNIN GUE.ATAU GUE LONCAT!"
Mobil berhenti Ashley turun dari mobil membanting pintu mobil dengan kuat dan berjalan dengan lunglai.
($($($($($)$)$)$)$)$))(
Ashley membanting pintu kamarnya dan menghembuskan tubuhnya ke kasur dengan isak tangis,karena tidak percaya ia di marahi dengan kata "perempuan murahan" oleh pacar yang amat ia sayangi itu.
Klek..pintu kamar terbuka
"Aley kenapa?"
"Hiks..hiks a..aku...nggak..pa..Pa..kok."Kak aga prihatin olehnya kak aga memeluk adik kesayangannya itu.
"Ada masalah apa ley cerita dong Sama kakak,kalau kamu nangis terus kakak kan nggak ngerti"
"Hiks..hiks..kak...da..dave..hiks"
"Dave kenapa?"
"Hiks..di..dia..bilang...aku...ce..we...mu...rah...an"
"Breng*** tuh orang beraninya ngomongin adek gue murahan,gue Hajar itu orang"
"Kak...ja..jangan..ha...hajar...da...ve"
"Kenapa? Dia udah bilangin Aley murahan kan?"
"I..iya,ta..tapi..jan...jangan,a..ley..sa...yang...sama ..da...ve"
"Huft iya iya kakak nggak hajar dia,udah udah jangan nangis lagi Kakak ikut sedih nih "kak mama kemana Aley mau sama mama"
"Iya Aley Kakak bakal terus cari mama."
"Janji?"
"Iya janji".

Ok teman teman ceritanya ampe sini dulu Ok?,jangan lupa vote dan compos ya!!!,dadah..

When bad boy love queen school Baca cerita ini secara GRATIS!