#28

19.8K 924 19

HAPPY HALLOWEEN DAN JUGA HAPPY WEDDING UNTUK SONGSONGCOUPLE, maigat!!

#haripatahhatiinternasional

Dah happy reading guys :) jangan lupa VOMMENTS-nya guys

<•~•>

Sampai lagu habis, dengan posisi yang sama.  Hembusan nafas yang bisa mereka rasakan. Landon mulai menepis jarak mereka dan seketika suara tepukan dan riuh terdengar ketika mereka saling berciuman.

"We want more! We want more!" Teriak semua murid di aula ini setelah Landon menyudahi ciuman singkat itu. Werlyn menyembunyikan kepalanya pada dada bidang Landon sambil memeluk erat Landon.

Landon hanya terkekeh karena ini pertama kalinya Werlyn bersikap seperti ini. Apa harus ia lakukan pertunjukan atau hal yang manis dulu baru wanita itu bersikap seperti ini?

Kalau itu bisa, lelaki itu rela melakukan berapa kali pun hanya untuk melihat sikap gemas istrinya ini.

"Kalau kalian mau, kalian bisa mencium pasangan kalian sendiri." Kata Landon ke semua murid disini. Seketika teriakan kecewa terdengar walaupun ada beberapa juga tertawa.

"Bagaimana kalau ada yang jomblo?" Teriak seseorang yang di sambut dengan tawaan murid di aula ini. Lantas Landon juga menjawab dengan," kalau begitu itu adalah nasibmu."

Tawa memenuhi aula ini lagi. Landon dan Werlyn turun dengan posisi Werlyn masih memeluk Landon. Wanita itu masih malu untuk memperlihatkan wajahnya sekarang.

"Cie yang habis dapet ciuman!" Seru Wendy saat melihat sahabatnya ini.

"Diamlah, gue masih malu bego!" Jawab Werlyn dengan kesal.

"Bahasamu, Lyn." Balas Landon cepat. Werlyn mengangguk pelan lalu mengucapkan kata maaf.

"Ekhm tumben yang namanya Werlyn tuh langsung nurut haha!" Kata Wendy sambil menahan ketawanya.

"Bacot lah lu pada!" Werlyn langsung menutup mulutnya sambil menatap Landon. Landon menatap balik Werlyn sambil menyipitkan matanya.

"Udah ah tatap-tatapannya, mendingan ikut sama yang lain, dah pada siap berdansa tuh." Ajak Wendy lalu menarik Willow ke tengah aula dan bergabung bersama yang lain.

Landon yang tidak mau kalah, ia menarik tangan Werlyn lalu bergabung bersama yang lain. Dengan lantunan musik, semua menggerakkan badannya mengikuti musik itu.

Ada yang beromantis-romantisan alias berdansa bersama pasangannya dan ada juga yang hanya berdansa sendiri karena jomblo.

Lantunan musik Versace on the floor milik bruno mars memenuhi aula ini, menemani malam yang dingin dan indah ini menurut Werlyn sendiri. Sampai beberapa musik sudah terlewati beberapa kali, mereka masih di menikmati acara sekolah ini walaupun sudah malam sekali.

<•~•>

Hari minggu yang cerah dan juga cahaya matahari yang memasuki ruangan yang sebelumnya gelap, membangunkan seorang wanita yang berada di dalam pelukan lelaki yang tak lain adalah suaminya.

Werlyn membuka matanya pelan karena masih menyamakan dengan cahaya di kamar ini. Wanita itu menaikkan tangan Landon yang melingkar di perutnya pelan-pelan lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya.

Sebelum pergi dari tempat wanita itu tidur, sebuah tangan menariknya kembali lalu memeluknya lagi. Werlyn sedikit menghela nafas dan tersenyum kecil dan mencoba melepaskannya lagi.

"Sebentar saja." Ucap Landon purau dengan keadaan mata tertutup. Werlyn tersenyum lalu membiarkan Landon memeluknya.

Hingga beberapa menit kemudian, Landon terbangun dan memposisikan dirinya duduk di sebelah Werlyn, dengan posisi tangan yang masih menggenggamnya.

"Mana morning kiss-nya?" Pinta Landon sambil tersenyum ke Werlyn.

"Tidak, aku tidak mau. Aku mau mandi dulu, lepasin."

"Tidak, sebelum kamu memberikanku morning kiss."

"Ayolah, kemarin kan kita sudah melakukannya."

"Kemarin hanya sebentar menur-" Werlyn langsung menciumnya sebentar lalu dengan cepat berlari ke kamar mandi.

Landon terkekeh gemas lalu beranjak dari kasurnya dan mengambil handphonenya lalu duduk di sofa dekat kasurnya.
.
.
.
Werlyn udah selesai sama ritualnya dan ia melupakan sesuatu, yaitu pakaiannya. Alhasil ia memakai bathrope dan berjalan keluar dengan hati-hati, takut ketahuan dengan Landon.

"AHH!" Teriak Werlyn saat Landon membuka suaranya tiba-tiba.

"Kenapa berjalan seperti maling?"

"Tidak, aku hanya takut kepeleset." Kata Werlyn namun ia merutuki dirinya yang menjawab seperti itu karena aslinya lantainya sama sekali tidak licin.

"Sudahlah, aku tahu di baliknya. Lagi pula aku sudah melihat semua di tubuhmu." Kata Landon lalu mengedipkan satu matanya dan pergi dari kamar ini.

"Dasar mesum!"

Next gk nih?
Pendek sorry yah guys :)

2017.10.31

CLOSE STRANGER (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang