#27

21.2K 980 18

Typo 999+++

Jangan lupa vote n commentnya guys ;)

Happy reading~~~

<•~•>

Sampai akhirnya Werlyn berteriak kesakitan dan Landon dengan cepat menghentikan ucapannya dan langsung fokus ke keadaan Werlyn.

"Lyn! Kau kenapa?!" Landon mulai panik.

Hingga akhirnya Werlyn merasa pandangannya gelap total dan pingsan. Landon langsung membawa Werlyn ke rumah sakit.

'Please jangan meninggalkanku untuk kedua kalinya.'Batin Landon sambil ia berdoa.
.
.
.
Setelah melakukan pemeriksaan dan lainnya, akhirnya Werlyn istirahat dengan selang infus di tangannya. Landon sedang di ruang dokter untuk penjelasannya.

"Pasien pernah mengalami amnesia dan karena ada bagian yang mulai ia ingat, jadinya pasien mengalami sakit kepala yang luar biasa. Kalau bisa jangan terlalu mendesak pasien untuk mengingat suatu hal karena itu bisa membuat pasien bahaya."

"Baiklah, Dok. Saya akan membuat ingatan itu muncul perlahan-lahan. Terima kasih." Kata Landon lalu pamit dan kembali ke kamar Werlyn.

Landon menggeser pintu kamar Werlyn dan langsung menghampiri Werlyn. Lelaki itu duduk sambil mengambil tangan Werlyn lalu mengelusnya pelan.

"Maafin aku Lyn. Aku paksa kamu untuk ingat dan akhirnya kamu jadi kayak gini." Kata Landon sambil mengecup punggung tangan Werlyn.

Tidak lama kemudian, Werlyn terbangun dan melihat Landon yang duduk di sampingnya sambil memegang tangannya.

"Lyn, kamu udah sadar." Kata Landon saat merasakan gerakan pada tangan Werlyn. Werlyn memejamkan matanya sebagai tanda 'iya'.

Landon tidak memberitahukan kedua orangtuanya maupun mertuanya karena ia tau kalau mereka sibuk. Werlyn berusaha untuk duduk namun di tahan oleh Landon.

"Kamu jangan banyak gerak dulu, dan juga aku minta maaf karena memaksamu untuk mengingat."

Werlyn menggeleng pelan," tidak apa, lagi pula ini bukan salah kamu."

Landon menatap Werlyn lalu tidak lama kemudian ia tersenyum. Werlyn membalas senyum itu.
.
.
.
Karena penyakit Werlyn tidak terlalu parah, jadi Werlyn sudah di bolehin untuk pulang. Sekarang Werlyn dan Landon dalam perjalanan kembali ke rumah-penthouse-mereka.

"Malam ini kita mau makan apa?" Tanya Werlyn ke Landon yang masih fokus ke jalan raya.

"Kamu maunya apa?"

"Aku lagi mau makan spagetti."

"Kalau itu aku bisa buat sendiri."

Werlyn mengangguk sambil tersenyum. Dalam pikiran wanita itu, ia masih tidak percaya kalau lelaki di sampingnya ini adalah teman kecilnya. Ia harus menanyakannya pada orangtuanya.

Akhirnya Mereka sampai di penthouse mereka dan Landon membantu Werlyn sampai ke kamar lalu menidurkannya. Lelaki itu hanya ingin biar ia tidak kecapean.

"Cepatlah, aku sudah lapar." Gerutu Werlyn.

"Iya iya, kamu di sini aja tiduran. Makanan akan segera datang." Kata Landon lalu pergi ke arah pintu dan menutupnya.

CLOSE STRANGER (COMPLETED)Baca cerita ini secara GRATIS!