Ini publish ulang ya, okcip 👌
Yang onoh anggep tamat, ehe 👌
_
Yoongie tetaplah seorang little space yang bersikap layaknya seorang balita.
🍼🍼🍼
"Daddy daddyyyy~"
Yoongie berjingkat riang saat Jungkook memasuki kamarnya dengan sebotol susu, tersenyum cerah dengan tangan yang menggapai-gapai udara seakan akan botol itu berada tepat didepan matanya, Jungkook gemas, jelas.
"Lapar ya, hm?"
Yoongie mengangguk spontan, tangannya masih terlentang di udara, dan Jungkook terkikik pelan.
Susu, selimut, dan Jeon Jungkook. Tiga paduan pas untuk penghantar tidur malam yang indah bagi Yoongie. Yah 一Jeon Jungkook adalah daddy dari Min Yoongie atau Min Yoongi dalam aktenya.
"Mau ditemani?"
Jungkook tak harus bertanya, karena jawabannya jelas, cukup jelas dari Yoongi yang langsung menariknya kuat kuat dan membuatnya terjerembab di sampingnya.
Dengan polis ditambah gummy smile nya, Yoongie berujar, "Bacain Yoongie dongeng ya, daddy?"
Jungkook tak harus menjawab, tapi langsung mengambil satu buku dongeng di laci nakas, dan mengabaikan Yoongie yang sibuk menyamankan posisinya dalam lengan berotot miliknya.
Jika daddy biasanya merangkap sebagai kekasih, Jungkook tidak. Dia hanya menjadi daddy Yoongie di saat dia melihat daddy Namjoon kesusahan untuk menghandle si kecil.
Atas usulan Namjoon yang boosy, dia mengangkat Jungkook sebagai daddy sementara untuk Yoongie, atau bisa dibilang sampai Namjoon kembali secara sukarela dari pendidikannya di luar negeri.
"Daddy?"
Yoongie menatap sedih Jungkook, matanya berlinang, "Apa semua cerita dongeng selalu sedih begini?"
"Apa ini sedih?" Wajah Jungkook berkerut, baginya biasa saja, hei ini hanya cerita Belle dan si buruk rupa, apanya yang menyedihkan jika nanti mereka hidup bersama, "Mau cerita yang lain?"
"Uhh?" Yoongie mengerjapkan matanya, kemudian menggeleng setelah semenit berpikir, "Yoongie suka itu. Lanjutkan ya daddy~~ "
Jungkook hanya tertawa, sebelum mulai bercerita, selimut ia tarik dulu sampai menutupi leher, leher Yoongi, jaga jaga jika udara malam mendingin mendadak.
"Penduduk tau, penduduk tau jika ada yang tak beres dengan istana di seberang gunung...." Jungkook memainkan nadanya, dan membuat Yoongie terperangah dengan ceritanya.
Karena dari dulu, Jungkook selalu tau apa yang bisa membuat Yoongie nya senang, ataupun membuat si kecil nyaman.
Bersyukur Jungkook sudah dewasa, meskipun banyak orang bilang dia seimut kelinci dan berparas setara dengan Yoongie, namun nyata nya dia cocok dengan perannya yang terlihat seperti daddy sempurna untuk Yoongie 一tentunya sebelum Namjoon pindah.
Jungkook bukan sehari dua hari menjadi daddy, dia paham dengan bayinya yang suka dipeluk dan dielus, katanya; Yoongie nyenyak kalau daddy eyus eyus lambut Yoongie, Yoongie suka. Kekeke, Jungkook pun menuruti nya tanpa berpikir dua kali.
Dan di saat mata Yoongie mulai terlihat sayu, istilahnya mengantuk total, Jungkook tak punya pilihan selain menaruh bukunya dan menggantikan lengannya dengan bantal.
Karena tidak mungkin Yoongie tidur dalam posisi yang sama semalaman.
Tapi menidurkan bayi tidak akan semudah itu bukan?
"Eunghh~ daddy~~ "
一see?
Yoongie bahkan mulai bergeliat tak nyaman dalam pelukannya, masih berpikir mengasuh anak itu mudah?
"Kenapa pumpkin nya daddy bangun lagi, hm?"
Yoongie tak menjawab, tangannya sibuk mengucek ucek sisi kanan matanya sambil menguap lebar,
Setelahnya Yoongie mengusel ke dada Jungkook, malu malu dia berujar, "Daddy? Yoongie mau beltemu dengan Jiminie~"
"Jiminie?"
"Eungh!" Yoongie mengangguk cepat tapi tak bertenaga, kantuknya sudah diambang batas, tapi ingin mengobrol, sangat menggemaskan. Susu rasa obat tidur, itu yang selalu Yoongie rasakan, "Jiminie~ ituloh yang theling muncul di acala mucikk, Phak Jiminn daddy namanya."
Park Jimin eh?
"Wanna meet him, huh?"
"Eunggh! Jiminie keyen Yoongie cukaa."
Yoongie memainkan ujung dagu Jungkook dan mengapitnya dengan dua jari, selalu memainkannya karena itu juga salah satu dari sekian banyak cara nya untuk mendapatkan semua keinginan tak berujung miliknya 一merajuk ala Yoongie yang selalu sukses di menit ketiga.
"T-tapi一"
"Hm?"
"Tapi Yoongie takut Jiminie ndak cuka cama Yoongie."
Sesuatu mulai menggantung ditiap sudut matanya, Yoongie hampir terisak, tapi masih setia dengan botol susu yang terus di hisapnya dengan semangat. Membuat Jungkook heran dan gemas disaat yang bersamaan.
Tidak ada yang lebih menggemaskan dari Yoongie bukan?
"Hey little pump, siapa yang tidak menyukai mu? Tak ada alasan dia akan tidak suka denganmu." Jungkook berhenti untuk mengecup pelan setiap panca indera Yoongie, "Lihat? Kau manis, lucu dan menggemaskan. Percaya sama daddy kalau dia akan suka 一tidak, bahkan dia akan sangat sangat suka denganmu."
°°° to be continue °°°
A
da perubahan di part ini ngahaha, part berikutnya kalo masih ngefeel ya ga berubah :'v intinya一sama.
Yay ya yay? Ada yang nay soal fic ini?? :")
KAMU SEDANG MEMBACA
Our cute little fanboy [Minyoon]
Short StoryYoongie jadi fanboy nya Park Jimin? ✖leh ugha✖ Seri kedua dari 'Our cute little space' dengan banyak perbedaan dalam segi cerita. Kisahnya adalah, Yoongie meminta Jungkook一daddy nya- untuk mempertemukan dia dengan Jimin yang notabene nya adalah seor...
![Our cute little fanboy [Minyoon]](https://img.wattpad.com/cover/126427229-64-k355225.jpg)