#17

27.1K 1K 45

Typo 999+++


Jangan lupa vote n comment yah ;) love u




Picnya bagus yah :)







<•~•>

Landon berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Werlyn. Werlyn juga berdiri dan sekarang berhadapan dengan Landon.

"Lyn...bisa kita seperti ini? Tidak ada keributan dan aku ingin menjagamu. Aku tau kamu gak suka aku atur tapi kamu itu tanggung jawab aku. Papa kamu menitip kamu kepada aku, dan juga dari seminggu ini, kita akan menikah. Aku ingin tidak ada kebencian setelah kita menikah." Kata Landon dengan panjang lebarnya.

"Landon...aku tau kamu ingin menjaga aku, tapi aku akan berusaha menerima apa yang kau bilang. Kebencian di antara kita tidak boleh ada setelah kita menikah."

"Percaya atau tidak, aku merasa tertarik sejak pertama kali kita bertemu."

"Aku akan menerimamu, asal kau janji tidak akan meninggalkanku."

"Tentu, mana mungkin aku meninggalkanmu, muffin."

Wait kalimatnya kenapa mirip dengan yang di ucapkan sama anak kecil di pikiran gue kemarin yah? Pikir Werlyn.

<•~•>

Sekarang mereka sudah berada dalam perjalanan ke bandara untuk kembali ke Amerika. Menurut Werlyn, malam ini adalah malam yang menakjubkan menurutnya. Menurut Landon, malam ini adalah tanda awal ia bisa menyambungkan tali yang sudah lama putus. 

Werlyn berkutat pada handphonenya selama perjalanan ke bandara. Tanpa ia sadari tangan Landon sudah merangkul bahunya agar mendekat ke tubuh lelaki itu.

Landon melirik ke arah handphone Werlyn, gadis itu sedang mengobrol dengan temannya, Willow.

Ada rasa kesal saat mengetahuinya. Tapi ia harus menahannya karena ia baru saja berbaikan dengan gadis itu.

Masih hampir satu minggu kan acaranya.

Begitu yang gadis itu tulis di ruang obrolan. Lelaki itu menyadari kalau gadis itu sedang mengerjakan tugas osisnya.

Gadis itu menepuk dahinya sembari menghela nafas lelah, tugas osisnya masih menumpuk dan beruntungnya ia pulang hari ini jadi lusa, ia bisa datang ke rapat.

"Aku tau kamu lelah, lanjutkan nanti saja, sebentar lagi kita akan sampai bandara, bersiap-siaplah." Kata Landon lalu mengecup dahi Werlyn sebentar. Namun Gadis itu belum menyadari kalau sekarang Landon sangat mendapat keuntungan.

"Beruntungnya kita pulang sekarang, lusa aku ada tugas."

"Iya aku udah tau, seusai dari sana, aku akan menjemputnya dan kita akan makan malam bersama."

"Ya ya, okelah."

Sesampainya di Bandara, mereka keluar dari mobil dengan koper yang baru keluar dari bagasi. Mereka menarik koper itu sembari mencari trolley untuk meletakan koper itu di atasnya.

Akhirnya trolley ketemu dan mereka menaikkan kopernya ke atasnya lalu mendorongnya memasuki Bandara.

Setelah mengurus beberapa hal, mereka memasuki ruang tunggu karena pesawat yang akan mereka tumpangi belum siap.

CLOSE STRANGER (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang