#5

41.1K 2K 26

Typo 999+++

Update guys...;)
Jangan lupa Vote n commentnya yah ;)
Thankyou guys ;)

Happy reading ~~~



~~~~

"Hmm..setelah pernikahan mari kita buat perjanjian." Kata Werlyn sembari menoleh ke samping dengan mata yang serius.

Landon tertawa mendengarnya. "Perjanjian? Masih jaman?"

Werlyn mendengus kesal mendengarnya, alhasil ia mencubit pinggang Landon dengan keras.

"Aaawww!" Ringis Landon sembari mengusap pinggangnya yang sakit. Sebenarnya Landon paling tidak suka sama nama cubitan karena itu kekanak-kanakan sekali.

But see? Dia tidak marah, malahan sekarang ia tertawa. Perubahan yang cepat sekali.

Werlyn mendengus kesal karena lelaki di sampingnya itu tertawa dengan senangnya. Niatnya ia ingin membuatnya kesal hingga marah, tapi gagal.

"Okay, okay, janji apa yang kau maksud?"

"Gak usah gak tau deh, lo pasti tau maksud gue, kan udah banyak kisah kayak gini di cerita." Jawab Werlyn acuh tak acuh.

Landon tertawa kecil," maksud lo perjanjian nikah kontrak?"

"Ya, bisa di bilang begitu."

"Kalau gitu sorry gue gak tertarik. Kalau lo gak mau pernikahan ini tinggal bilang ke kedua orang tua lo, gue sih fine-fine aja kalau gak nikah, banyak cewek yang ngantri di belakang gue."

"Mana ceweknya? Di belakang lo cuman kosong." Jawab Werlyn. Kalau saja keluarganya sedang tidak ada masalah tentu ia akan menolak perjodohan yang menurutnya sama sekali belum berfaedah di umurnya yang masih dini.

Landon memutar kedua matanya dan berjalan mendekat ke Werlyn secara tiba-tiba.

"Ya,ya! Ngapain deket-deket!" Sergah Werlyn sembari ia mendorong badan Landon dengan kedua tangannya.

"Kenapa?" Tanya Landon sembari menaikkan satu alisnya. "Ini hanya untuk pemulaan sebelum ke jenjang lebih tinggi." Tambah Landon lalu tersenyum sinis ke Werlyn dan berlalu dari hadapan Werlyn yang sedang membeku.

>>~~<<

Pagi-pagi sekali, Werlyn sudah di buat kesal dengan sikap Landon terhadapnya. Bagaimana tidak, Landon mendorong Werlyn yang sedang berdiri di pinggir kolam renang untuk merenggangkan ototnya lalu tercebur ke kolam renang yang dingin.

Werlyn menjadi menggigil di pagi harinya karena dia, oh jangan lupakan ini sedang musim dingin.

"AAAAHHH dosa apa gue bisa ketemu lelaki kayak gitu?!!" Teriak Werlyn di dalam kamarnya setelah ia selesai membilas badannya.

"Demi apapun! Gue kesel banget sama-" kata Werlyn terpotong karena mendengar suara pintu masuk terdengar.

"Kamu kesel sama siapa?" Tanya Shofia kepada anak satu-satunya itu.

"Werlyn, kalau sudah siap, kamu segera kebawah yah, kamu gak usah ikut sarapan bareng kita. Nanti kamu akan sarapan bersama Landon." Ujar Anthony setelah memasuki ruang kamar anaknya itu.

Sarapan? Bareng? What! Batin Werlyn kesal dengan kenyataannya.

"Aku mau makan disini aja, Pa, Ma. Aku sedang malas pergi keluar." Kata Werlyn dengan senyuman cengegesannya. Bareng dia, tambah Werlyn di dalam hatinya.

CLOSE STRANGER (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang