Chapter 133: Ceramah Hiiro

2.4K 161 66

YOSHA! Baru bisa apdet XD

Jujur aja ini baru dikerjain jam 12 siang ini dan belum termasuk edit >< jadi maaf kalo ada yang kurang nyambung.

Ah ngomong-ngomong ini baru pertama kalinya Hiiro aktif ngomong ke para pahlawan itu dan silahkan nikmati saat pahlaawan dihadapkan dengan kenyataan XD mwahahaha

Jadi selamat membaca

Chapter 133: Ceramah Hiiro

_____________________________  

"... oi, apa maksudnya ini?" (Hiiro)

Saat ini Hiiro baru saja kembali ke penginapan tempat dia tinggal. Eveam memberitahunya 'Karena Gabranth sudah sepakat akan mundur ke negri mereka sendiri, seharusnya dia bisa mengurus sisanya sendiri'. Karena Eveam meminta Hiiro menunggu sampai dia menghubungi Hiiro, Hiiro pun kembali. namun...

Entah mengapa di ruangannya sendiri ada dua orang asing yang belum pernah berbicara atau saling melihat dengan Hiiro sebelumnya. Salahsatunya sedang tertidur di atas kasur tempat dia tidur. Dan yang satunya sedang membersihkan darah yang ada pada keduanya dengan sihir penyembuh.

Walaupun dia tidak melihat wajah keduanya, Hiiro mengenal mereka. Kedua orang asing itu adalah dua orang dari empat pahlawan. Walaupun dia tidak mengingat nama mereka, Hiiro tidak salah. 'Mengapa dua orang ini ada di sini? Juga apa yang terjadi dengan dua yang lain?' Itulah yang Hiiro pikirkan karena tidak mengerti apa yang telah terjadi.

"Berikan aku penjelasan, murid idiot." (Hiro)

Dia mengangkat leher Nikki dengan cara yang sama seperti dia mengangkat kucing.

"Uu~ tolong maafkan akuzzo. Aku lupa mengatkannyazzo." (Nikki)

Saat ini Nikki sedang melayang dengan menyedihkan. Saat melihat itu, Mikazuki tertawa keras sambil berkata "Ba~ka, ba~ka, akhirnya kau dimarahi~" dengan senangnya. Walaupun Hiiro mendengar suara Mikazuki seperti sedang menghina Nikki, namun dia tidak memperdulikannya.

Dari apa yang Nikki katakan, saat Hiiro pergi ke tempat konferensi, Nikki merasa kalau kedua orang itu memiliki hal yang harus dibicarakan dengan Hiiro. Namun karena pembicaraannya dengan Mikazuki, Nikki pun menjadi lupa dengan itu.

TL note: hint on chapter 124 -_-

Setelah dia menerima penjelasan dari Nikki mengapa ini bisa terjadi, Hiiro pun memegang dahinya dengan reflek.

"Begitu ya. Jadi maksudmu setelah mereka diserang oleh pengguna tornado, dua orang yang lain terhempas, ya?" (Hiiro)

"A-Ano, Okamura-cchi?" (Shinobu)

"Tolong diam dulu." (Hiiro)

"Ah... un." (Shinobu)

Setelah Hiiro memotong Akamori Shinobu yang mencoba memasuki percakapan mereka dengan datarnya, Shinobu yang tahu kalau mood Hiiro sedang buruk pun kembali terdiam.

"Bagaimana dengan Aka-Loli" (Hiiro)

"Ah tentang itu. Katanya dia akan pergi untuk menjemput kelompok hentai, jadi dia pergi ke suatu tempat-zzo!" (Nikki)

TL note: yupz emang ditulis "Hentai-tachi"

"... haa, ini sangat menyulitkan." (Hiiro)

Walaupun itu terlihat seperti dia akan menjemput rekan mereka yang belum kembali, namun itu sama saja dengan tindakan melarikan diri karena mereka tidak ingin mengasuh Nikki dan Mikazuki.

Konjiki no Wordmaster - Arc 3: Perang Antar RasBaca cerita ini secara GRATIS!